1-Dekanol

1-Dekanol[1]
Rumus kerangka
Model pengisian ruang
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
Dekan-1-ol
Nama lain
desil alkohol
n-desil alkohol
kaprik alkohol
epal 10
antak
agen 504
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/C10H21OH/c1-2-3-4-5-6-7-8-9-10-11/h11H,2-10H2,1H3 checkY
    Key: MWKFXSUHUHTGQN-UHFFFAOYSA-N checkY
  • InChI=1/C10H21OH/c1-2-3-4-5-6-7-8-9-10-11/h11H,2-10H2,1H3
    Key: MWKFXSUHUHTGQN-UHFFFAOYAN
  • OCCCCCCCCCC
Sifat
C10H21OH
Massa molar 158,28 g/mol
Penampilan Cairan kental
Densitas 0,8297 g/cm3
Titik lebur 6,4 °C (43,5 °F; 279,5 K)
Titik didih 232,9 °C (451,2 °F; 506,0 K)
37 mg/L pada suhu 20 °C[2]
log P 4,57
Viskositas 12,048 mPa.s (pada suhu 25 °C)
Bahaya
Lembar data keselamatan Oxford MSDS
Titik nyala 108 °C (226 °F; 381 K)
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
checkY verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

1-Dekanol adalah sebuah alkohol lemak rantai lurus dengan sepuluh atom karbon dan memiliki rumus molekul C10H21OH. Senyawa ini adalah cairan kental nirwarna hingga kuning muda yang tidak larut dalam air dan memiliki bau aromatik.[3] Tegangan antarmuka 1-dekanol terhadap air pada suhu 20 °C adalah 8,97 mN/m.

Produksi

Dekanol dapat dibuat melalui hidrogenasi asam dekanoat, yang terjadi dalam jumlah kecil dalam minyak kelapa (sekitar 10%) dan minyak inti sawit (sekitar 4%). Dekanol juga dapat diproduksi secara sintetis melalui proses Ziegler.

Kegunaan

Dekanol digunakan dalam pembuatan pemlastis, pelumas, surfaktan, dan pelarut. Kemampuannya untuk meresap ke dalam kulit telah membuatnya diselidiki sebagai penambah penetrasi untuk pengiriman obat transdermal.[4][5]

Keselamatan

Seperti alkohol lemak rantai menengah lainnya, 1-dekanol mampu menembus kulit yang dapat menyebabkan iritasi.

Referensi

  1. ^ Merck Index, Edisi ke-12, 2911.
  2. ^ "1-Decanol".
  3. ^ "Material Safety Data Sheet - Decyl alcohol, 99%". fscimage.fishersci.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 September 2021. Diakses tanggal 24 Januari 2024.
  4. ^ Kanikkannan, N; Singh, Mandip (November 2002). "Skin permeation enhancement effect and skin irritation of saturated fatty alcohols". International Journal of Pharmaceutics. 248 (1–2): 219–228. doi:10.1016/S0378-5173(02)00454-4. PMID 12429475.
  5. ^ Williams, Adrian C; Barry, Brian W (Maret 2004). "Penetration enhancers". Advanced Drug Delivery Reviews. 56 (5): 603–618. doi:10.1016/j.addr.2003.10.025. PMID 15019749.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.