Agus Nur Amal
| Agus Nur Amal | |
|---|---|
| Lahir | 17 Agustus 1969 Sabang, Aceh |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | Institut Kesenian Jakarta |
| Pekerjaan | seniman |
Agus Nur Amal adalah seorang pendongeng dan seniman tutur yang berasal dari Aceh.[1] Seni mendongeng yang ditampilkannya terinspirasi dari seni tutur tradisional Aceh yang dibawakan oleh Adnan PMTOH.[2][3] Dalam penampilannya ia berimajinasi dengan barang-barang yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Penampilannya tidak hanya di Indonesia tetapi juga sampai ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Eropa dan Amerika Serikat.[4][5][6]
Penampilan
Pada tahun 1990-an yang saat itu masih pada masa Orde Baru, ia cenderung mengambil tema sosial-politik, seperti Jenderal Puyer Bintang Tujuh, yang menyindir korupsi di kalangan perwira tinggi militer, Hikayat Polisi dan Bandit, yang berisi kisah satire perihal batasan moral penegak hukum dan para bandit. Setelah reformasi, ceritanya bergeser ke tema yang jarang diperhatikan orang dan mengajak berpikir alternatif seperti lakonnya yang berjudul Jiwa Laut. Saat konflik Aceh di pengujung 1990-an, ia giat mementaskan karya yang menggugah kesadaran atas hak-hak masyarakat sipil. Pasca tsunami Aceh tahun 2004, ia menampilkan pertunjukan keliling TV Eng Ong ke kamp-kamp pengungsian. Pertunjukan itu berupa set televisi, yang dipakai untuk memancing pemirsa bercerita.[7]
Riwayat Pendidikan
- D3 Seni Pertunjukan Institut Kesenian Jakarta (1990)
- S1 Seni Pertunjukan Institut Kesenian Jakarta (2000)
Jenjang Karier
- Pertunjukan teater keliling Tv Eng Ong ke kamp pengungsi tsunami Aceh (2006-2007)
- Solo performance di Japan Foundation, Tokyo, Jepang (Juli 2007)
- Pameran Tunggal Jendela PM Toh, RURU Gallery, Jakarta (Februari 2009)
- Pertunjukan TV Eng Ong di Goethe Institute, Boston, Amerika Serikat (Mei 2010)
- Pertunjukan bersama Komunitas Geunta Aceh di Shanghai Expo, Tiongkok (Juli 2010)
- Jakarta-Belin Arts Festival, Berlin, Jerman (Juni 2011)
- Pembicara dalam konferensi Object Theater Network di Nottingham, Inggris (Desember 2011)
- Pameran Tunggal Hidangan dari Langit, RURU Gallery, Jakarta (Mei 2015)
- Jiwa:Jakarta Biennale 2017 (November 2017)[8]
Referensi
- ^ https://ikj.ac.id/agus-nur-amal-pmtoh/. Diakses tanggal 2026-05-30.
- ^ HUTOMO, HENDHY. "Sesi Mendongeng bersama PM Toh: Jalan Lurus, Jalan Terus". Museum MACAN. Diakses tanggal 2026-05-30.
- ^ foxdev (2024-10-08). "Agus Nur Amal PM Toh: Healing through Storytelling". The ASEAN Magazine (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-30.
- ^ Maskur, Fatkhul (2014-04-20). Marlina, Inda (ed.). "Agus Nur Amal (PT Toh): Dari Gudang Hingga Pinjam". Bisnis.com. Diakses tanggal 2020-09-18.
- ^ Eda, Fikar W. "Seniman Tutur Kontemporer Aceh Agus PMTOH Tampil dalam Repertoar 'Jiwa Laut' di TIM Jakarta". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-02-27.
- ^ https://repositori.kemendikdasmen.go.id/14688/1/Ensiklopedi%20tokoh%20kebudayaan%20V.pdf. ;
- ^ KBA.ONE. "Agus PMTOH Beraksi: Hidupkan Benda Mati di ICAD". KBA.ONE. Diakses tanggal 2021-02-27.
- ^ Fikrie, Muammar. "Agus PM Toh, pendongeng seribu pentas". Lokadata.ID. Diakses tanggal 2021-02-27.[pranala nonaktif permanen]
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.