Air Terjun Curup Buluh
Air Terjun Curup Buluh adalah destinasi wisata alam di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, yang terletak di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu. Air terjun ini dikenal juga dengan sebutan Air Terjun Tujuh Tingkat karena memiliki struktur bebatuan bertingkat yang terbentuk secara alami. Dengan ketinggian mencapai 40 meter, Curup Buluh menawarkan keindahan unik berupa formasi batuan berundak sebanyak tujuh tingkat yang dilalui aliran air deras.
Keunikan lain dari air terjun ini adalah keberadaan pepohonan bambu yang tumbuh lebat di sekitar kawasan, menciptakan suasana seperti terowongan hijau alami yang asri dan menenangkan. Air yang mengalir melalui bebatuan bertingkat membentuk kolam-kolam kecil di sepanjang alirannya, menambah kesan eksotis dari air terjun ini. Curup Buluh menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang mencari ketenangan sambil menikmati pemandangan alam ditemani suara gemuruh air terjun dan gesekan rumpun bambu.[1]
Letak Geografis
Curup Buluh secara administratif berada di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Lokasi air terjun ini berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan darat dari pusat Kabupaten Lahat. Kawasan ini merupakan bagian dari wilayah pegunungan dengan topografi berbukit dan lembah yang dikelilingi oleh hutan tropis serta perkebunan.
Air terjun ini memiliki struktur geografis berupa bebatuan bertingkat dengan ketinggian total sekitar 40mr yang terbagi menjadi tujuh undakan alami. Aliran air yang deras melintasi formasi batuan ini menciptakan kolam-kolam kecil di setiap tingkatannya. Karakteristik khas dari lokasi ini adalah keberadaan rumpun bambu yang tumbuh lebat di sepanjang tepian sungai dan area sekitar air terjun, yang menjadi asal-usul penamaan "Buluh" (bambu dalam bahasa daerah Lahat). Bahkan pegangan tangga menuju lokasi air terjun dibuat dari material bambu yang memanfaatkan sumber daya alam setempat.[2]
Sejarah
Nama Curup Buluh berasal dari bahasa daerah Lahat, di mana kata curup memiliki arti air terjun, sedangkan buluh berarti bambu. Penamaan ini diberikan berdasarkan keberadaan pohon-pohon bambu yang tumbuh luas di sekitar tepian sungai dan kawasan air terjun. Kabupaten Lahat yang dijuluki Seganti Setungguan memang dikenal kaya akan destinasi wisata air terjun, dan Curup Buluh menjadi salah satu yang paling menonjol dengan karakteristik bertingkat-tingkatnya.
Air terjun ini awalnya hanya dikenal oleh masyarakat lokal Desa Lubuk Selo dan sekitarnya sebagai bagian dari sumber air alami di wilayah pegunungan. Seiring berkembangnya sektor pariwisata di Sumatera Selatan, Curup Buluh mulai diperkenalkan sebagai objek wisata alam pada awal abad ke-21. Pemerintah daerah dan masyarakat setempat kemudian mengembangkan infrastruktur pendukung seperti jalur trekking dengan tangga kayu dan batu, serta fasilitas wisata lainnya. Kini, Curup Buluh menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar daerah yang mencari suasana tenang dan pengalaman berinteraksi dengan alam pegunungan.[2]
Aktivitas Wisata
Kawasan Air Terjun Curup Buluh menawarkan berbagai aktivitas wisata yang dapat dinikmati pengunjung. Salah satu kegiatan menarik adalah mendaki setiap tingkatan batuan air terjun, meskipun pengunjung perlu berhati-hati karena permukaan bebatuan cenderung licin, terutama saat musim hujan. Kolam-kolam kecil yang terbentuk di sepanjang aliran air terjun memungkinkan pengunjung untuk bermain air atau berendam di air pegunungan yang sejuk dan segar. Aktivitas ini sangat diminati oleh keluarga dan anak-anak yang ingin merasakan kesegaran alami air terjun.
Deretan pohon bambu yang mengelilingi area air terjun menciptakan latar belakang alami yang unik dan estetis, menjadikannya spot fotografi yang populer bagi pengunjung. Suasana seperti terowongan hijau alami ini sangat cocok untuk berburu foto yang instagramable. Selain itu, bagi penggemar kegiatan alam bebas, kawasan ini juga menyediakan area untuk berkemah dengan suasana tenang dan hening, ditemani suara gemuruh air terjun dan gesekan rumpun bambu yang tertiup angin. Pengelola telah melengkapi lokasi dengan berbagai fasilitas seperti toilet umum, musholla, kantin, tempat duduk, dan tempat ganti pakaian untuk kenyamanan pengunjung.[3]
Rute Perjalanan
Perjalanan menuju Air Terjun Curup Buluh memerlukan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari pusat Lahat. Rute perjalanan dapat dilalui menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun mobil, dengan kondisi jalan yang relatif mudah ditempuh meskipun terdapat beberapa bagian yang naik turun mengikuti kontur pegunungan. Aksesibilitas menuju lokasi air terjun cukup baik dengan petunjuk jalan yang tersedia sepanjang rute perjalanan.
Setelah tiba di area parkir, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuruni bukit selama sekitar 10-15 menit untuk mencapai lokasi air terjun. Jalur trekking ini terbilang cukup menantang dengan medan tanah berkontur yang dapat menjadi licin, terutama saat musim hujan. Namun, jalur menuju air terjun telah dilengkapi dengan petunjuk arah serta tangga sederhana yang terbuat dari kayu dan batu, bahkan pegangan tangga dibuat dari bambu untuk meminimalisasi risiko terpeleset saat menuruni lembah. Pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman dan membawa bekal air minum serta makanan karena ketersediaan pedagang di lokasi masih terbatas. Meskipun perjalanan cukup melelahkan, keindahan Curup Buluh akan segera terbayar ketika pengunjung tiba di bibir air terjun. Jam operasional wisata dimulai pukul 07:00 hingga 18:00 WIB dengan tarif masuk sebesar Rp 5.000 yang sudah termasuk fasilitas parkir.[4]
Referensi
- ^ Yulianto, Heru (2024-06-03). "Habis Turun Bukit Terbitlah Keindahan | Jelajahin.com". Diakses tanggal 2025-12-26.
- ^ a b Sugiyanto, Agus. "Air Terjun Curup Buluh, Eksotisme Alam yang Memukau di Sumatera Selatan - Pandhalungan.com". Air Terjun Curup Buluh, Eksotisme Alam yang Memukau di Sumatera Selatan - Pandhalungan.com. Diakses tanggal 2025-12-26.
- ^ Pos, Ujang Ketik. "Curup Buluh Lahat: Pesona Alam Air Terjun 7 Tingkat - Ketik Pos". Curup Buluh Lahat: Pesona Alam Air Terjun 7 Tingkat - Ketik Pos. Diakses tanggal 2025-12-26.
- ^ Atourin. "Curup Buluh Lahat di Lahat". Atourin. Diakses tanggal 2025-12-26.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.