Al-Ajurri
Al-Ajurri (bahasa Arab: الآجري) adalah seorang imam ahlus sunnah yang hidup pada abad ke-4 Hijriyah. Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Al Husein bin Abdillah Al-Baghdadi Al-Ajurri, kunyahnya Abu Bakr. Ia berasal dari desa Darbal Ajur di bagian barat kota Baghdad. Setelah belajar dari banyak ulama di Irak, ia pindah ke Mekkah dan menjadi orang yang diambil ilmunya disana. Di Mekkah ia tinggal selama 30 tahun hingga wafatnya pada tahun 320 H. Menurut sebagian ulama ia bermzhab Syafi'i dan sebagian yang lain menyatakan ia bermazhab Hambali.[1]
Riwayat ilmiah
Imam Al-Ajurri memiliki banyak guru dan murid. Guru terbesarnya ialah Al-Hafizh Ibrahim bin Abdillah bin Muslim bin Ma’iz Abul Muslim Al-Bashri Al-Kajji (190 H-292 H) yang meninggal di Baghdad lalu dimakamkan di Bashrah. Juga Abu Bakr Abdullah bin Sulaiman bin Al-Asy’ats As-Sijistani (230 H-316 H) yang menjadi syeikh di Baghdad. Sedangkan di antara muridnya ialah Abu Nu’aim Ahmad bin Abdullah bin Ahmad Al Mihrani Al-Ashbahani (336 H-425 H) penulis kitab Al-Hilyah,[2] dan yang selain mereka.
Karya tulis
Imam Al-Ajurri meninggalkan banyak karya tulis, sebagian dapat ditemukan cetak ulangnya pada masa ini, sebagian masih berupa manuskrip (6 judul), dan sebagian lagi hilang (18 judul):
- Akhlaq Ahlil Qur’an
- Akhlaqul Ulama
- Akhbar Umar bin Abdil Aziz
- Al-Arba’in Haditsan
- Al-Ghuraba’
- Tahrimun Nard was Satranji wal Malahi
- Asy-Syari’ah
- At-Tashdiq bin Nadhar Ilallah
Pengakuan ulama terhadapnya
- Al-Khatib berkata: “Dia tsiqah, shaduq (sangat jujur), taat beragama, dan memiliki banyak karya.”
- Yaqut al-Hamawi berkata: “Dia faqih bermadzhab Syafi’i, tsiqah, dan menulis banyak karya.”
- Ibnul Jauzi dalam kitab As-Shawatus Shafwah mengatakan: “Dia tsiqah, taat beragama, alim, dan banyak menulis karya.”
- As-Subki dalam Thabaqat-nya mengatakan: “Dia faqih, muhadits, pemilik beberapa karangan.”
- Dzahabi dalam Siyar A’lamin Nubala’ berkata: “Dia seorang imam, pakar hadis, panutan, Syaikh di Al-Haram, shaduq, ahli ibadah, shahibus sunan, dan pengikut sunnah (ahli ittiba’).”
- As-Suyuthi mengatakan: “Dia ‘alim dan mengamalkan ilmu ahli sunnah.”
Rujukan
- ^ Al-Isnawi mengatakan bahwa Al-Ajurri pengikut mazhab Syafi’i, tetapi ia menambahkan bahwa sebagian orang meyakini bahwa Al-Ajurri bermadzhab Hanbali. Demikian pula keterangan Abu Ya’la dalam kitabnya Tabaqat al-Hanabilah.
- ^ Kitab Hilyah al-Auliya wa Thabaqat al-Ashfiya
Pranala luar
- (Arab) شبكة الإمام الآجري
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.