All That's Left of You

All That's Left of You
Poster promosi internasional
Arabاللي باقي منك
SutradaraCherien Dabis
Produser
  • Thanassis Karathanos
  • Cherien Dabis
  • Martin Hampel
  • Karim Amer
Ditulis olehCherien Dabis
Pemeran
Penata musikAmine Bouhafa
SinematograferChristopher Aoun
EditorTina Baz
Perusahaan
produksi
  • Pallas Film
  • Displaced Pictures
  • Nooraluna Productions
  • Twenty Twenty Vision
  • AMP Filmworks
  • ZDF
  • Arte
DistributorX Verleih AG (melalui Warner Bros. Pictures) (Jerman)
Tanggal rilis
  • 25 Januari 2025 (2025-01-25) (Sundance)
  • 20 November 2025 (2025-11-20) (Jerman)
Durasi146 menit[1]
Negara
  • Jerman
  • Palestina
  • Yordania
  • Yunani
  • Qatar
  • Arab Saudi
Bahasa
  • Arab
  • Inggris
  • Ibrani
Pendapatan kotor$1 juta[2][3]


All That's Left of You (Arab: اللي باقي منك, romanizedIllī Bāqī Minnak) adalah film drama tahun 2025 yang diproduksi, ditulis, dan disutradarai oleh Cherien Dabis, yang juga berperan di dalamnya bersama Saleh Bakri, Mohammad Bakri, Adam Bakri, Maria Zreik, Muhammad Abed Elrahman, Sanad Alkabareti, dan Salah El Din. Film ini mengikuti sebuah keluarga Palestina lintas tiga generasi, dari masa Nakba tahun 1948 hingga dekade 2020-an di bawah pendudukan Israel.[4]

Film ini tayang perdana dunia di Festival Film Sundance 2025 pada 25 Januari 2025.[5] Film ini terpilih sebagai perwakilan Yordania untuk Film Internasional Terbaik di Academy Awards ke-98,[6] dan masuk daftar pendek Desember.[7]

Alur cerita

Pada tahun 1948 di Jaffa, Sharif tinggal bersama keluarganya di tengah berkecamuknya perang Arab-Israel. Bertekad mempertahankan rumah leluhurnya, Sharif memutuskan memindahkan keluarganya ke Nablus, sementara ia tetap tinggal untuk berunding bersama para kepala keluarga lain dengan pasukan Israel yang semakin menguasai wilayah tersebut. Setelah Israel mendeklarasikan kemerdekaannya, tentara mulai melakukan pengusiran secara paksa dengan cara memeriksa dan menangkap warga yang masih bertahan di rumah masing-masing, termasuk Sharif. Para tahanan dibawa ke kamp penahanan dan dipaksa bekerja selama berbulan-bulan. Sharif akhirnya dibebaskan setelah mengalami serangan jantung, lalu pergi menemui keluarganya di Nablus.

Tiga puluh tahun kemudian, Sharif yang telah menjadi duda merayakan pernikahan putri bungsunya, yang segera menyusul kakaknya tinggal di Toronto. Putra sulung Sharif juga telah pindah ke Amman. Sementara itu, Sharif menetap di Tepi Barat bersama putra bungsunya, Salim, istrinya Hanan yang sedang hamil, serta dua anak kecil mereka. Suatu hari, Salim mengajak putra sulungnya, Noor, untuk mengambil obat bagi Sharif yang memiliki riwayat penyakit jantung. Namun, mereka dihentikan dan diprovokasi oleh tentara Israel yang memberlakukan jam malam secara mendadak. Di bawah todongan senjata, Salim dipaksa mempermalukan dirinya sendiri dengan menyebut Hanan sebagai pelacur di hadapan Noor. Peristiwa itu membuat Noor menjadi radikal. Ia memandang ayahnya sebagai pengecut dan semakin dekat dengan Sharif karena semangat patriotisme yang dianut kakeknya.

Sepuluh tahun kemudian, Sharif telah meninggal dunia. Noor yang beranjak remaja berkeliaran di jalanan karena sekolah diliburkan. Ia bergabung dalam sebuah aksi demonstrasi, tetapi ketika tentara Israel melepaskan tembakan ke arah massa, Noor tertembak di kepala. Ia dibawa ke rumah sakit setempat di Tepi Barat, namun dokter menyarankan agar Hanan dan Salim segera membawanya ke rumah sakit di Haifa untuk mendapatkan perawatan lebih memadai. Karena terkendala izin, Noor baru bisa dipindahkan beberapa hari kemudian. Di Haifa, ia langsung dioperasi, tetapi kondisinya tidak membaik dan akhirnya dinyatakan mengalami kematian otak.

Hanan dan Salim dihadapkan pada dilema mengenai donor organ. Mereka ragu karena organ Noor mungkin saja diberikan kepada penerima yang kelak tumbuh dewasa dan justru menyakiti bangsa mereka sendiri. Setelah merenungkan nasihat seorang syekh dan teringat pada ibunda Salim yang dahulu meninggal karena tidak mendapat donor ginjal, mereka akhirnya sepakat mendonorkan organ Noor. Organ-organ tersebut menyelamatkan nyawa enam anak. Jenazah Noor kemudian dibawa kembali ke Tepi Barat untuk dimakamkan. Beberapa waktu kemudian, Hanan dan Salim pergi ke Tirat Carmel untuk menemui Ari, penerima jantung Noor dan satu-satunya penerima organ asal Israel yang masih hidup. Ari tampak canggung dan gelisah di hadapan mereka, enggan mendekat, serta tidak mengucapkan sepatah kata pun.

Tiga puluh empat tahun kemudian, Hanan dan Salim yang kini tinggal di Toronto kembali mengunjungi Jaffa, yang saat itu telah menjadi bagian dari Tel Aviv. Hanan bertemu kembali dengan Ari yang telah dewasa dan menceritakan sejarah keluarganya.

Ari tampaknya tidak terlalu menganggap penting kisah Noor, tetapi ia meyakinkan Hanan bahwa dirinya tidak pernah bergabung dengan militer karena masalah kesehatan. Sebelum pergi, Hanan meminta Ari agar tidak melupakan bahwa Noor “memiliki hati yang baik”. Setelah itu, Hanan mendorong Salim, yang awalnya ingin segera kembali ke Kanada, untuk menjelajahi kota dan mengunjungi lingkungan tempat ia dibesarkan. Di sana, mereka menemukan rumah leluhur Salim yang ternyata masih berdiri, meski dalam kondisi terbengkalai dan nyaris runtuh.

Sambil menyaksikan matahari terbenam di atas laut, Salim membacakan kepada Hanan sebuah puisi yang dahulu sering ia dengar dari Sharif, tujuh puluh empat tahun sebelumnya.

"أنا بَحْرٌ في أَحشائِهِ الدُّرُّ كامِنٌ،
فَهَل سَأَلوا الغَوّاصَ عَن صَدَفاتي

(Aku adalah lautan, di dalamnya mutiara tersembunyi. Namun adakah yang pernah bertanya pada penyelam tentang cangkangku?)

Pemeran

Produksi

Awalnya dijadwalkan untuk memulai produksi di Palestina, namun Perang Gaza memaksa kru untuk dievakuasi dua minggu sebelum tanggal mulai yang direncanakan. Produksi kemudian dipindahkan ke Siprus, Yunani, dan Yordania.[8][9]

Pada November 2024, diumumkan bahwa Dabis, Saleh Bakri, Adam Bakri, Mohammad Bakri, Maria Zreik, dan Muhammad Abed Elrahman bergabung dalam jajaran pemeran.[10]

Pada September 2025, setelah rangkaian festival film, Mark Ruffalo dan Javier Bardem diumumkan bergabung sebagai produser eksekutif.[11]

Perilisan

Film ini tayang perdana dunia di Festival Film Sundance 2025 pada 25 Januari 2025.[12] Film ini juga ditayangkan dalam Kompetisi Resmi di Festival Film Sydney 2025 pada bulan Juni, di mana film ini memenangkan Penghargaan Penonton untuk Film Internasional Terbaik,[13] dan kemudian ditayangkan di Festival Film Internasional Malaysia ke-8 dalam bagian Kompetisi pada 25 Juli 2025.[14] Pada Agustus 2025, Watermelon Pictures memperoleh hak distribusi di Amerika Serikat, bekerja sama dengan Visibility Films.[15]

Di Amerika Serikat, film ini akan menjalani penayangan bioskop terbatas di Los Angeles pada 28 November 2025 untuk memenuhi syarat Academy Awards, diikuti dengan rilis terbatas di bioskop di sejumlah kota pada 9 Januari 2026, dan ekspansi nasional dalam minggu-minggu berikutnya.[11]

Film ini menjadi salah satu dari tiga film bertema Sejarah Palestina yang diajukan ke Academy Awards ke-98 untuk Film Internasional Terbaik – dua lainnya adalah Palestine 36 dan The Voice of Hind Rajab.[16][17][18]

Film ini juga bersaing dalam bagian Awards Buzz – Best International Feature Film di Festival Film Internasional Palm Springs ke-37 pada 5 Januari 2026.[19]

Penerimaan

Di situs web agregator ulasan Rotten Tomatoes, 100% pada 64 ulasan para kritikus adalah positif, dengan nilai rata-rata 8.1/10. Konsensus situs web berbunyi: "Sebuah catatan menyentuh tentang trauma lintas generasi dan keteguhan, All That's Left of You merupakan drama yang memikat dengan cakupan tematik seluas sebuah karya epik."[20] Di situs Metacritic, yang menggunakan sistem penilaian rata-rata tertimbang, film ini mendapatkan skor 78 dari 100, berdasarkan 14 kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "secara umum baik.".[21] Mengenai film ini, M. Sellers Johnson menyatakan bahwa Cherien Dabis "menawarkan pertanyaan tentang hakikat pendudukan, trauma generasi, masa depan yang penuh keyakinan, serta hakikat diaspora (dan kepulangan)."[22]

Penghargaan

Film ini meraih Penghargaan Penonton pada Festival Film Internasional Leiden 2025 di Belanda,[23] serta dinobatkan sebagai film terbaik pada Festival Film Internasional Malaysia ke-8.[24]

Penghargaan Tanggal acara Kategori Penerima Hasil Ref.
Festival Film Internasional Laut Merah 13 Desember 2025 Silver Yusr Feature Film All That's Left of You Menang [25]
Penghargaan Film Independent Spirit 15 Februari 2026 Film Internasional Terbaik Cherien Dabis Nominasi [26]

Referensi

  1. ^ "All That's Left of You (12A)". British Board of Film Classification (dalam bahasa Inggris). 3 Desember 2025. Diakses tanggal 3 Desember 2025.
  2. ^ "All That's Left Of You". The Numbers. Diakses tanggal 20 Februari 2026.
  3. ^ "All That's Left Of You". Box Office Mojo. Diakses tanggal 20 Februari 2026.
  4. ^ Adrian Horton, All That's Left of You review – deeply moving epic of Palestinian intergenerational trauma, ulasan film, 25 Januari 2025, The Guardian
  5. ^ "Program Guide | 2025 Sundance Film Festival".
  6. ^ "Oscars: Jordan Submits Cherien Dabis' 'All That's Left Of You' For 2026 Best International Feature Film". Deadline (dalam bahasa Inggris). 26 Agustus 2025. Diakses tanggal 26 Agustus 2025.
  7. ^ Davis, Clayton (16 Desember 2025). "Oscars Shortlists Announced in 12 Categories: 'Sinners' and 'Wicked: For Good' Lead, 'Sirât' Gets Strong Showing". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 16 Desember 2025.
  8. ^ Nina Roth, E (29 November 2024). "How Cherien Dabis moved 'All That's Left Of You' from Palestine to Cyprus and Greece to avoid the war". Screen International. Diakses tanggal 13 Desember 2024.
  9. ^ Leffler, Rebecca (16 Oktober 2023). "Production disrupted on Cherien Dabis' 'All That's Left Of You' as Palestinian industry reels from conflict (exclusive)". Screen International. Diakses tanggal 13 Desember 2024.
  10. ^ Croll, Ben (29 November 2024). "The Match Factory Boards Palestinian Family Saga 'All That's Left of You' From 'Amreeka,' 'Only Murders in the Building' Director Cherien Dabis". Variety. Diakses tanggal 13 Desember 2024.
  11. ^ a b Goodfellow, Melanie (24 September 2025). "Javier Bardem & Mark Ruffalo Join Cherien Dabis' Palestinian Drama & Jordanian Oscar Entry 'All That's Left Of You' As Exec Producers; First Trailer Revealed". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 24 September 2025.
  12. ^ D'Alessandro, Anthony; Patten, Dominic (11 Desember 2024). "Sundance 2025: JLo, Sly Stone, Putin, Ayo Edebiri, André Holland, & Ex-NZ PM Jacinda Ardern Films Among Park City Festival Offerings". Deadline Hollywood. Diakses tanggal 12 Desember 2024.
  13. ^ "The Winners of the 72nd Sydney Film Festival". Sydney Film Festival. 16 Juni 2025. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
  14. ^ "Film Lineup 2025". Malaysia International Film Festival (dalam bahasa Inggris). 12 Juni 2025. Diakses tanggal 19 Juni 2025.
  15. ^ Roxborough, Scott (26 Agustus 2025). "Watermelon Pictures Acquires Jordan Oscar Contender 'All That's Left of You' (Exclusive)". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 26 Agustus 2025.
  16. ^ Roxborough, Scott (5 September 2025). "Amid the Tragedy of War, Palestinian Filmmakers Are Finding a Way to Break Through". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal 4 Oktober 2025.
  17. ^ Tobah, Sumayya (29 Agustus 2025). "Watermelon Pictures Wants To Be The Future Of Palestinian Representation In Hollywood". Rolling Stone MENA. Diakses tanggal 4 Oktober 2025.
  18. ^ Lenkinski, Libby (15 September 2025). "Three Films, Three Women, One Message: At the Oscars, Palestine Will Not Be Erased". Haaretz.com. Diakses tanggal 4 Oktober 2025. {{cite web}}: |archive-date= membutuhkan |archive-url=Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  19. ^ "All That's Left of You". Palm Springs International Film Festival (dalam bahasa Inggris). 3 Desember 2025. Diakses tanggal 5 Desember 2025.
  20. ^ "All That's Left of You". Rotten Tomatoes. Fandango Media. Diakses tanggal 31 Juli 2026.
  21. ^ "All That's Left of You". Metacritic. Fandom, Inc. Diakses tanggal 6 Februari 2026.
  22. ^ Johnson, M.Sellers (1 Juli 2025). "Insurgent Stories, Global Voices: Featured Female Filmmakers of Sundance 2025". Offscreen. Diakses tanggal 3 September 2025.
  23. ^ "Organisatie LIFF maakt winnende films bekend". Sleutelstad. 20 Oktober 2025. Diakses tanggal 6 November 2025.
  24. ^ Wong, Sylvia (28 Juli 2025). "Palestine's 'All That's Left of You' scoops top prize at Malaysia film festival". Screen Daily. Diakses tanggal 6 November 2025.
  25. ^ Salwa, Ola (12 Desember 2025). "Lost Land and All That's Left of You triumph at the fifth Red Sea International Film Festival". Cineuropa (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 14 Desember 2025.
  26. ^ Lattanzio, Ryan (3 Desember 2025). "Spirit Award Nominees include 'Sorry, Baby', 'Peter Hujar's Day', 'Train Dreams', 'Twinless', and 'The Plague'". IndieWire. Diakses tanggal 3 Desember 2025.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.