Amanda Weltman

Amanda Weltman (lahir 1979) adalah fisikawan teoretis asal Afrika Selatan yang dikenal atas serangkaian publikasi bersama terkait "gravitasi chameleon" sebagai penjelasan keberadaan energi gelap. Saat ini ia menjabat sebagai profesor dan Ketua Riset Afrika Selatan di University of Cape Town.

Pendidikan dan penelitian awal

Weltman mulai tertarik pada fisika saat menempuh pendidikan sarjana di University of Cape Town.[1] Ia menyatakan bahwa memahami cara kerja alam semesta adalah pekerjaan paling menarik.

Pada 2007, Weltman meraih gelar Ph.D. di bidang fisika teoretis dari Columbia University, New York, di bawah bimbingan Brian Greene.[2] Ia juga menempuh riset pascadoktoral di University of Cambridge dalam Centre for Theoretical Cosmology yang dipimpin Stephen Hawking.[3] Saat ini, ia memimpin grup riset High Energy Physics, Cosmology and Astrophysics Theory (HEPCAT) yang didirikannya pada 2018.

Kehidupan pribadi

Weltman lahir pada 1979 di Cape Cod, Massachusetts, lalu pindah ke Afrika Selatan bersama orang tuanya saat berusia dua bulan. Masa kecilnya dihabiskan di Johannesburg dan Cape Town. Ia sempat menekuni olahraga senam secara kompetitif.[4]

Ia menikah dengan Jeff Murugan, seorang ahli teori string di universitas yang sama. Mereka bertemu pada 1997 dan memiliki tiga anak. Weltman mengaku dibesarkan di lingkungan keluarga yang tidak membatasi peran gender dan menilai stereotip terhadap perempuan di sains sangat merugikan sejak anak-anak. Bersama suami, ia bergantian merawat anak-anak dan kerap membawa mereka ke konferensi.

Penelitian dan karier

Weltman dikenal lewat publikasi bersama Justin Khoury berjudul "Chameleon Cosmology" pada 2004, saat ia masih mahasiswa di Columbia University. Makalah ini mengusulkan teori tentang energi gelap sebagai penyebab percepatan ekspansi alam semesta. Teori tersebut memperkenalkan gaya baru yang kekuatannya bergantung pada lingkungan—melemah di daerah padat dan menguat di ruang hampa.[5] Gaya chameleon ini sulit terdeteksi di area padat, tetapi mendorong benda menjauh di ruang kosong sehingga memicu perluasan alam semesta.[6]

Keunggulan teori gravitasi chameleon terletak pada potensi pengujiannya di berbagai kondisi, termasuk laboratorium.[7] Pencarian energi gelap pertama di laboratorium dilakukan sebagai upaya menemukan partikel chameleon. Pada 2007, Weltman bergabung dengan tim eksperimen di Fermilab melalui proyek GammeV untuk mencari partikel mirip aksion. Batas awal parameter gravitasi chameleon ditetapkan oleh eksperimen ini pada 2008.[8] Eksperimen tersebut lalu dikembangkan menjadi detektor khusus chameleon, GammeV CHASE (Chameleon Afterglow Search Experiment),[9] yang pada 2010 berhasil membatasi teori energi gelap chameleon secara langsung untuk pertama kalinya. Rangkaian riset ini membuka sub-bidang baru dalam eksperimen laboratorium terkait gravitasi chameleon dan energi gelap.[10] Teori Khoury dan Weltman dinilai melahirkan sub-bidang baru dalam kosmologi dan fisika eksperimental, serta dianggap sebagai kelanjutan dari karya Albert Einstein.

Belakangan, Weltman berkontribusi besar di bidang astrofisika, khususnya penelitian Fast Radio Bursts (FRB),[11] yaitu ledakan gelombang radio berdurasi milidetik dari galaksi jauh. Salah satu kontribusi utamanya adalah menyusun katalog model teoretis penyebab FRB.[12] Ia juga mengusulkan uji model FRB yang didasarkan pada efek Gertsenshtein-Zeldovich (GZ), yakni konversi sebagian gelombang gravitasi menjadi radiasi elektromagnetik saat melewati magnetosfer pulsar. Model ini memprediksi adanya gelombang gravitasi terus-menerus yang dapat dideteksi oleh instrumen masa depan.

Weltman turut memimpin proyek Hydrogen Intensity and Real-time Analysis eXperiment (HIRAX) yang sedang dibangun di Afrika Selatan.

Daftar Referensi

  1. ^ Nordling, Linda (7 March 2013). "Amanda Weltman: Driving Force". Nature. 495: 29–30. Diakses tanggal 21 December 2015.
  2. ^ Chant, Ruth (12 December 2013). "Remarkable Journeys – Dr Amanda Weltman". Alliance of Women Scientists. Diarsipkan dari asli tanggal 27 February 2019. Diakses tanggal 29 June 2016.
  3. ^ "SA's future could be written in the stars". IOL. Diakses tanggal 29 June 2016.
  4. ^ "Amanda Weltman | Next Einstein Forum". Nef.org. Diakses tanggal 13 July 2016.
  5. ^ Young, Monica (24 August 2015). "Is Dark Energy a Chameleon?". Sky & Telescope.
  6. ^ Belinda Smith (7 September 2015). "Hunting for dark energy | Cosmos". Cosmosmagazine.com. Diarsipkan dari asli tanggal 24 March 2019. Diakses tanggal 29 June 2016.
  7. ^ Merali, Zeeya (2009-05-29). "Dark-energy particle spotted?". Nature (dalam bahasa Inggris). doi:10.1038/news.2009.531. ISSN 0028-0836.
  8. ^ Cho, Adrian (2007-06-29). "A Spare Magnet, a Borrowed Laser, and One Quick Shot at Glory". Science (dalam bahasa Inggris). 316 (5833): 1838–1839. doi:10.1126/science.316.5833.1838. ISSN 0036-8075. PMID 17600197. S2CID 44940449.
  9. ^ Chou, A. S.; Wester, W.; Baumbaugh, A.; Gustafson, H. R.; Irizarry-Valle, Y.; Mazur, P. O.; Steffen, J. H.; Tomlin, R.; Upadhye, A.; Weltman, A.; Yang, X.; Yoo, J. (2009-01-22). "Search for Chameleon Particles Using a Photon-Regeneration Technique". Physical Review Letters (dalam bahasa Inggris). 102 (3): 030402. arXiv:0806.2438. Bibcode:2009PhRvL.102c0402C. doi:10.1103/PhysRevLett.102.030402. ISSN 0031-9007. OSTI 1893404. PMID 19257328. S2CID 12327360.
  10. ^ "Searching for chameleons in the dark". The Mail & Guardian (dalam bahasa Inggris). 2012-07-11. Diakses tanggal 2023-07-16.
  11. ^ Weltman, Amanda; Walters, Anthony (November 2020). "A fast radio burst in our own Galaxy". Nature (dalam bahasa Inggris). 587 (7832): 43–44. Bibcode:2020Natur.587...43W. doi:10.1038/d41586-020-03018-5. S2CID 226258016.
  12. ^ "FRB Theory Wiki". frbtheorycat.org. Diakses tanggal 2023-07-16.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.