Amsal 12

Amsal 12
Kitab Amsal lengkap pada Kodeks Leningrad, dibuat tahun 1008.
KitabKitab Amsal
KategoriKetuvim
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Lama
Urutan dalam
Kitab Kristen
20

Amsal 12 (disingkat Ams 12) adalah bagian dari Kitab Amsal dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1][2]

Teks

Struktur

  • Amsal 12:1–28 = Kumpulan amsal-amsal Salomo (TB)/Kumpulan amsal Salomo (TB2)

Ayat 1

Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan;
tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu. (TB)[4]
Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan;
tetapi siapa membenci teguran, ia dungu. (TB2)

Kadang-kadang semua orang memerlukan teguran dan perbaikan. Orang sombong tidak senang dikoreksi, tetapi seorang yang rendah hati akan dengan tulus menerima kritikan serta menarik manfaat daripadanya (bandingkan Amsal 1:7; Amsal 6:23; 10:17).[5]

Ayat 4

Isteri yang cakap adalah mahkota suaminya,
tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit yang membusukkan tulang suaminya.[6]
Istri yang cakap adalah mahkota suaminya,
tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit yang membusukkan tulang suaminya. (TB2)

"Isteri yang cakap"/"Istri yang cakap" merujuk kepada penjabaran dalam pasal 31. Biasanya hubungan antara manusia paling penting yang pernah akan dimiliki adalah dengan suami atau istri. Pasangan hidup yang baik akan ikut menyumbang kebahagiaan, sukacita, dan keberhasilan, sedangkan pasangan yang tidak baik akan menyebabkan banyak kesusahan dan kesedihan. Ketika mencari pasangan hidup, orang harus mempertimbangkan sifatnya dan komitmennya kepada Kristus dan standar-standar hidup kudus-Nya, sehingga ia tidak menikahi orang yang salah dan menyesal seumur hidup (lihat 1 Korintus 7:3, 14).[5]

Ayat 10

Orang benar memperhatikan hidup hewannya,
tetapi belas kasihan orang fasik itu kejam. (TB)[7]
Orang benar memperhatikan hidup hewannya,
tetapi rasa kasihan orang fasik itu kejam. (TB2)

Cara Allah untuk hidup benar mencakup bersikap baik bahkan kepada binatang. Binatang bermanfaat bagi manusia untuk persahabatan, kerja, dan makanan, dan mereka tidak boleh dianiaya atau dimanfaatkan dengan cara kejam (Kejadian 1:28; 9:3; 24:32; Ulangan 25:4).[5]

Referensi

  1. ^ J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  2. ^ (Indonesia) WS Lasor, Pengantar Perjanjian Lama 2, sastra dan nubuatan. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994.
  3. ^ Amsal 10:1
  4. ^ Amsal 12:1
  5. ^ a b c The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  6. ^ Amsal 12:4
  7. ^ Amsal 12:10

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.