Anahita

Mangkuk perak berlapis emas dengan gambar Anahita, bertanggal 400–600 Masehi, disimpan di Museum Seni Cleveland.

Anahita adalah bentuk Persia Kuno dari nama seorang dewi Iran dan muncul dalam bentuk lengkap dan lebih awal sebagai Aradvi Sura Anahita (Arədvī Sūrā Anāhita), nama Avestan dari sosok kosmologis Indo-Iran yang dipuja sebagai dewa “Air” (Aban), sehingga dikaitkan dengan kesuburan, penyembuhan, dan kebijaksanaan. Anahita adalah dewa Zoroastrian yang disebut dalam Avesta. Di Iran juga terdapat sebuah kuil bernama Anahita. Arədvī Sūrā Anāhita dikenal sebagai Ardwisur Anahid (اردویسور آناهید) dalam bahasa Persia Pertengahan dan Persia modern, serta Anahit dalam bahasa Armenia.[1] Sekte kuil ikonik pemujaan Arədvī Sūrā Anāhita, bersama dengan sekte kuil lainnya, tampaknya diperkenalkan pada abad ke-4 SM dan bertahan hingga ditindas setelah munculnya gerakan ikonoklastik pada masa Sasaniyah.[2] Simbol dewi Anahita adalah bunga teratai. Festival Teratai (Persia: Jashn-e Nilupar) adalah festival Iran yang diadakan pada akhir minggu pertama bulan Juli. Waktu pelaksanaan festival ini kemungkinan didasarkan pada mekarnya bunga teratai pada awal musim panas.

Sejarawan Yunani dan Romawi pada zaman klasik kuno menyebutnya sebagai Anaïtis atau mengidentifikasikannya dengan salah satu dewa dari panteon mereka sendiri. Asteroid 270 Anahita, sebuah asteroid tipe-S yang kaya silikat, dinamai menurut namanya. Berdasarkan perkembangan kultusnya, Anahita digambarkan sebagai dewi sinkretis yang tersusun dari dua unsur independen. Unsur pertama adalah perwujudan gagasan Indo-Iran tentang Sungai Surgawi yang menyediakan air bagi sungai-sungai dan aliran di bumi, sedangkan unsur kedua adalah dewi dengan asal-usul yang tidak pasti, tetapi memiliki karakteristik uniknya sendiri, yang kemudian dikaitkan dengan kultus dewi Mesopotamia kuno Inanna-Ishtar. Menurut salah satu teori, hal ini terjadi sebagian karena keinginan untuk memasukkan Anahita ke dalam Zoroastrianisme setelah penyebaran kultusnya dari wilayah paling barat laut ke seluruh Persia.[3]

Menurut Herman Lommel, nama asli dewa ini pada masa Indo-Iran adalah Sarasvati, yang juga berarti “dia yang memiliki air”.[4] Dalam bahasa Avesta, nama Arəduuī Sūrā Anāhitā berarti “air, perkasa, dan murni”. Seperti Sarasvati dalam tradisi India, Anahita menyuburkan tanaman dan ternak; ia juga dipuja baik sebagai dewi maupun sebagai sungai mitologis yang dipersonifikasikan olehnya, “sebesar seluruh air yang mengalir di bumi”.[5]

Referensi

  1. ^ Boyce 1983b, hlm. 1003.
  2. ^ Boyce 1975b, hlm. 454.
  3. ^ Malandra, William (1983), An Introduction to Ancient Iranian Religion: Readings from the Avesta and Achaemenid Inscriptions, Minneapolis, MN: University of Minnesota Press, hlm. 119, ISBN 0-8166-1114-9
  4. ^ Lommel, H. "Anahita-Sarasvati," Asiatica, Festschrift F. Weller, Leipzig, 1954, pp. 405-13
  5. ^ Boyce, M. Anahid, Encyclopædia Iranica

Bibliografi

  • Arjomand, Saïd Amir (1998), "Artaxerxes, Ardašīr, and Bahman", Journal of the American Oriental Society, 118 (2): 245–248, doi:10.2307/605896, JSTOR 605896
  • Bikerman, E. (1938), "Anonymous Gods", The Journal of the Warburg and Courtauld Institutes, 1 (3): 187–196, doi:10.2307/750004, JSTOR 750004, S2CID 244492118
  • Boyce, Mary (1967), "Bībī Shahrbānū and the Lady of Pārs", Bulletin of the School of Oriental and African Studies, 30 (1), London: University of London: 30–44, doi:10.1017/S0041977X00099080, JSTOR 611813, S2CID 162849583
  • Boyce, Mary (1975a), A History of Zoroastrianism, Vol. I, Leiden/Cologne: Brill
  • Boyce, Mary (1975b), "On the Zoroastrian Temple Cult of Fire", Journal of the American Oriental Society, 95 (3), Ann Arbor: AOS/UMich. Press: 454–465, doi:10.2307/599356, JSTOR 599356
  • Boyce, Mary (1982), A History of Zoroastrianism, Vol. II, Leiden/Cologne: Brill
  • Boyce, Mary (1983a), "Āban", Encyclopædia Iranica, vol. 1, New York: Routledge & Kegan Paul, hlm. 58
  • Boyce, Mary (1983b), "Anāhīd", Encyclopædia Iranica, vol. 1, New York: Routledge & Kegan Paul, hlm. 1003–1009
  • Campos, Israel (2013), "Anahita and Mithra in the achaemenid royal inscriptions", Anahita: Ancient Persian Goddess and Zoroastrian Yazata, London: Avalonia, hlm. 5–12
  • Cumont, Franz (1926), "Anahita", dalam Hastings, James (ed.), Encyclopedia of Religion and Ethics, vol. 1, Edinburgh: T. & T. Clark
  • Dandamaev, Muhammad A; Lukonin, Vladimir G (1989), The Culture and Social Institutions of Ancient Iran, New York: Cambridge UP, ISBN 0-521-32107-7
  • Darmesteter, James (1892), "Le Zend-Avesta, I", Annales du Musée Guimet, 21, Paris: Musée Guimet
  • Darrow, William R (1988), "Keeping the Waters Dry: The Semiotics of Fire and Water in the Zoroastrian 'Yasna'", Journal of the American Academy of Religion, 56 (3): 417–442, doi:10.1093/jaarel/lvi.3.417, JSTOR 1463964
  • de Jong, Albert (1997), Traditions of the Magi: Zoroastrianism in Greek and Latin literature, BRILL
  • Girshman, Roman (1962), Persian art, Parthian and Sassanian dynasties, London: Golden Press
  • Gray, Louis H (1926), "A List of the Divine and Demonic Epithets in the Avesta", Journal of the American Oriental Society, 46: 97–153, doi:10.2307/593793, JSTOR 593793
  • Jacobs, Bruno (2006), "Anahita" (PDF), Iconography of Deities and Demons in the Ancient Near East (Electronic Pre-Publication), Leiden: Zurich UP/Brill, diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2007-06-21
  • Kleiss, Wolfram (2005), "Kangavar", Encyclopædia Iranica Online, vol. OT 7, Costa Mesa: Mazda Pub, diarsipkan dari asli tanggal 2007-12-14, diakses tanggal 2007-04-02
  • Lommel, Herman (1927), Die Yašts des Awesta, Göttingen-Leipzig: Vandenhoeck & Ruprecht/JC Hinrichs
  • Lommel, Herman (1954), "Anahita-Sarasvati", dalam Schubert, Johannes; Schneider, Ulrich (ed.), Asiatica: Festschrift Friedrich Weller Zum 65. Geburtstag, Leipzig: Otto Harrassowitz, hlm. 405–413
  • MacKenzie, David Neil (1964), "Zoroastrian Astrology in the 'Bundahišn'", Bulletin of the School of Oriental and African Studies, 27 (3), London: University of London: 511–529, doi:10.1017/S0041977X0011835X, JSTOR 611388, S2CID 170584936
  • Meyer, Eduard (1886), "Anaitis", Ausführliches Lexikon der griechischen und römischen Mythologie, vol. I, Leipzig: WH Roscher, hlm. 330–334
  • Monier-Williams, Monier (1898), A Sanskrit-English Dictionary, New York: OUP
  • Nöldecke, Theodor, ed. (1879), Geschichte der Perser und Araber zur Zeit der Sasaniden, Leiden: Brill (repr. 1973)
  • Nyberg, Henrik Samuel (1938), Die Religionen des alten Iran, Leipzig: JC Hinrichs
  • Taqizadeh, Sayyid Hasan (1938), Old Iranian Calendars (Prize Publication Fund, Vol. 16), London: Royal Asiatic Society
  • Tseretheli, Michael (January 1935), "The Asianic (Asia Minor) elements in national Georgian paganism", Georgica, 1 (1): 55, diakses tanggal 7 August 2012
  • Widengren, Geo (1955), "Stand und Aufgaben der iranischen Religionsgeschichte: II. Geschichte der iranischen Religionen und ihre Nachwirkung", Numen, 2 (1/2): 47–134, doi:10.2307/3269455, JSTOR 3269455
  • Widengren, Geo (1965), Die Religionen Irans (Die Religion der Menschheit, Vol. 14), Stuttgart: Kohlhammer Verlag

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.