Arte povera

Arte Povera (istilah dalam bahasa Italia yang berarti seni miskin) adalah sebuah gerakan seni yang berkembang di Italia pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an. [1]Gerakan ini muncul di sejumlah kota besar, terutama di Turin dan beberapa kota lain seperti Milan, Roma, Genoa, Venesia, Napoli, dan Bologna. Istilah Arte Povera diperkenalkan oleh kritikus seni Germano Celant pada tahun 1967 dalam konteks perubahan sosial dan politik di Italia pada masa tersebut.[2] Pada periode itu, sejumlah seniman mulai menyoroti struktur dan nilai yang terkait dengan institusi pemerintah, industri, dan kebudayaan melalui pendekatan artistik yang menggunakan bahan-bahan nontradisional.[3]

Beberapa pameran awal yang menampilkan karya seniman yang kemudian dikategorikan sebagai bagian dari Arte Povera diselenggarakan di Christian Stein Gallery di Turin, yang dikelola oleh Margherita Stein.[4] Pameran “IM Spazio”, yang dikurasi oleh Celant dan berlangsung di Galleria La Bertesca, Genoa dari September hingga Oktober 1967 dan dianggap sebagai awal resmi gerakan ini. Celant kemudian mengoordinasikan beberapa pameran pada tahun 1967 dan 1968, serta menerbitkan buku Arte Povera Storie e protagonisti (dalam bahasa Inggris: Arte Povera. Histories and Protagonists) melalui Electa pada tahun 1985. Publikasi tersebut memuat penjelasan mengenai sejarah, praktik, dan tokoh-tokoh yang terkait dengan Arte Povera.[5]

Arte Povera merujuk pada kelompok seniman Italia yang menggunakan material nontradisional serta metode kerja yang berbeda dari praktik akademik umum pada periode tersebut. Seniman yang sering dikaitkan dengan gerakan ini meliputi Giovanni Anselmo, Alighiero Boetti, Enrico Castellani, Pier Paolo Calzolari, Luciano Fabro, Jannis Kounellis, Mario Merz, Marisa Merz, Giulio Paolini, Pino Pascali, Giuseppe Penone, Michelangelo Pistoletto, Emilio Prini, dan Gilberto Zorio.[6] Karya mereka menggunakan objek temuan sebagai bagian dari penyusunan elemen visual atau struktural. Selain kelompok inti tersebut, terdapat pula seniman dan gerakan sebelumnya yang menunjukkan pendekatan artistik dengan karakteristik serupa, termasuk Antoni Tàpies dan kelompok Dau al Set, Alberto Burri, Piero Manzoni, serta Lucio Fontana melalui gagasan Spasialisme. Dalam konteks perdagangan seni, sejumlah pedagang seni, termasuk Ileana Sonnabend, berperan dalam mempresentasikan karya dan memperluas jangkauan internasional gerakan Arte Povera.[1]

Referensi

  1. ^ a b Meyer, Isabella (2021-12-07). "Arte Povera - What Was the Arte Povera Movement?". Art in Context (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-21.
  2. ^ "Arte Povera's radical simplicity". The Economist. ISSN 0013-0613. Diakses tanggal 2025-11-21.
  3. ^ "Arte Povera | MoMA". The Museum of Modern Art (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-21.
  4. ^ "Storia". www.galleriachristianstein.com (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 2025-11-21.
  5. ^ Celant, Germano (1985). Arte povera: = Art povera. Milan: Electa. ISBN 978-88-435-1043-6.
  6. ^ Christov-Bakargiev, Carolyn (2005). Arte povera. London: Phaidon. ISBN 978-0-7148-4556-2.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.