Asmaragama

Asmaragomo atau juga disebut asmaragama adalah ajaran percintaan yang diambil dari filosofi Jawa berdasarkan kehidupan para raja di keraton. Asmaragomo juga lazim disebut seni bersanggama antara suami istri atau kamasutra dari tanah Jawa.[1] Dalam perkembangannya juga muncul Aji Asmaragomo sebagai ilmu mistik kamasutra asli Jawa yang digunakan untuk membuat pasangan menjadi lebih sayang.[2]

Tahap

Asmaragomo tidak melulu mengajarkan tentang teknik persenggamaan,[3] melainkan sebelumnya ada 6 tahapan yang harus dilewati dalam asmaragomo, yaitu:[1]

  1. Asmaranala: Tahap ini merupakan tahap ketika pasangan suami-istri telah memiliki rasa cinta kasih satu sama lain. Ada keterikatan batin yang memunculkan rasa kasmaran dan kepedulian.
  2. Asmaratura: memiliki makna daya tarik yang berasal dari pandangan atau juga bisa disebut mengungkapkan ketertarikan fisik. Bisa berupa pujian atau rayuan terhadap fisik pasangan. Hal ini dapat menjaga keharmonisan pasangan suami-istri.
  3. Asmaraturida: memiliki makna daya tarik yang berasal dari suara. Hal ini dapat berupa, desahan, erangan manja, atau tawa. Oleh sebab itu, unsur canda menjadi faktor penting dalam membina hubungan.
  4. Asmaradana: memiliki makna daya tarik yang berasal dari ucapan atau pemilihan kalimat. Merangkai kalimat-kalimat indah akan membuat luluh pasangan. Mempersembahkan puisi dan syair adalah salah satu caranya.
  5. Asmaratantra: Pada tahap ini, pasangan suami-istri hendaknya telah memiliki 'getaran' satu sama lain. Mengarah pada tindakan yang membuat gairah semakin berkobar, seperti berciuman.
  6. Asmaragama: Inilah tahap yang menjadi pintu gerbang persanggamaan. Jika kelima tahap sebelumnya telah diterapkan sehari-hari, maka tahap asmaragama akan dapat dilalui dengan mudah. Pada tahap asmaragama diajarkan untuk tidak tergesa-gesa. Persiapan seperti membersihkan diri dan bersemedi seperti yang konon dilakukan para raja mengandung makna pembersihan diri dan hati sebelum melakukan persanggamaan.

Referensi

  1. ^ a b ratukamasutra (2016-10-17). "Asmaragama - Ajian Pemikat Wanita & Ilmu kamasutra Jawa". RatuKamasutra.Com. Diakses tanggal 2019-02-23.
  2. ^ "Aji Asmaragama - Rahasia Kebahagiaan Hubungan Asmara Anda". Ilmu Asmaragama. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-02-23. Diakses tanggal 2019-02-23.
  3. ^ "Ajian Asmaragama – 10 Posisi Bercinta ala Kamasutra Jawa". Dewi Sundari (dalam bahasa American English). 2017-06-07. Diakses tanggal 2019-02-23.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.