Autofobia
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
Autofobia adalah jenis fobia spesifik yang ditandai oleh ketakutan berlebihan terhadap kesendirian, keterasingan, penelantaran, atau diabaikan oleh orang lain. Kondisi ini dapat menimbulkan kecemasan intens yang muncul ketika individu berada sendirian atau merasa tidak mendapat dukungan sosial yang memadai.[1][2][3]
Secara klinis, autofobia belum diakui sebagai gangguan tersendiri dalam sistem klasifikasi gangguan mental utama seperti Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi kelima (DSM-5) dan International Classification of Diseases edisi kesebelas (ICD-11).[4] Namun, kondisi ini termasuk dalam kelompok fobia spesifik karena memiliki karakteristik serupa, yakni ketakutan yang dipicu oleh situasi tertentu. Dalam ICD-11, autofobia dikategorikan sebagai specific phobia (kode 6B03), sedangkan dalam DSM-5 digolongkan sebagai fobia spesifik tipe situasional [300.29 (F40.248)].[5]
Penderita autofobia dapat mengalami ketakutan baik saat sendiri maupun saat bersama orang lain. Ketika sendiri, individu dapat merasa tidak mampu menghadapi tantangan tanpa bantuan. Sebaliknya, ketika bersama orang lain, mereka mungkin masih mengalami ketakutan akan penolakan, kehilangan, atau ditinggalkan oleh orang yang dekat dengannya.[3]
Istilah autofobia secara etimologis berasal dari bahasa Yunani autos (diri sendiri) dan phobos (takut). Namun, dalam konteks medis, istilah ini tidak berarti ketakutan terhadap diri sendiri.[6] Autofobia juga tidak berkaitan dengan ketakutan terhadap mobil, meskipun kata auto dalam beberapa bahasa digunakan sebagai singkatan dari automobile. Gangguan ini biasanya berkembang akibat trauma psikologis, gangguan kecemasan, depresi, atau gangguan mental lainnya.[7]
Autofobia sering kali muncul bersamaan dengan fobia lain, terutama agorafobia, dan umumnya dikategorikan dalam klaster agorafobik. Klaster ini mencakup gangguan yang memiliki kesamaan ciri, seperti rasa takut tidak dapat memperoleh bantuan dalam situasi darurat, ketakutan berada di tempat umum, di tengah keramaian, sendirian, atau terjebak di suatu lokasi tanpa pertolongan.[8][9]
Meskipun berhubungan, autofobia tidak dapat disamakan dengan agorafobia, kebencian terhadap diri sendiri (self-hatred), maupun gangguan kecemasan sosial (social anxiety disorder). Autofobia merupakan gangguan tersendiri yang sering muncul bersamaan atau berhubungan dengan gangguan kecemasan lainnya, trauma, maupun kondisi psikologis yang berkaitan dengan ketergantungan emosional.[10]
Referensi
- ^ Gould, George M. (George Milbry) (1910). The practitioner's medical dictionary;. The Library of Congress. Philadelphia, P. Blakiston's son & co.
- ^ "Medical Definition of Fear of oneself". RxList (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-10.
- ^ a b "Autophobia (fear of being alone): Definition, symptoms, and treatment". www.medicalnewstoday.com (dalam bahasa Inggris). 2020-08-13. Diakses tanggal 2025-11-10.
- ^ Fordham, Beth; Sugavanam, Thavapriya; Edwards, Katherine; Hemming, Karla; Howick, Jeremy; Copsey, Bethan; Lee, Hopin; Kaidesoja, Milla; Kirtley, Shona (2021-02). Summary tables of included systematic reviews grouped according to the conditions they targeted as per the ICD-11 (dalam bahasa Inggris). NIHR Journals Library.
{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date= - ^ Association, American Psychiatric (2013-05-22). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5®) (dalam bahasa Inggris). American Psychiatric Publishing. ISBN 978-0-89042-557-2.
- ^ "Autophobia". www.bionity.com. Diakses tanggal 2025-11-10.
- ^ Magazine, W (2007-12-01). "Monophobia". W Magazine (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-10.
- ^ Lindsay (2022-05-31). "Fear of Being Alone | What Is Monophobia?". HVRC (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-10.
- ^ "Fear of Being Alone". www.anxietycare.org.uk. Diakses tanggal 2025-11-10.
- ^ Barber, Chris (2018-11-02). "Loneliness and mental health". British Journal of Mental Health Nursing. 7 (5): 209–214. doi:10.12968/bjmh.2018.7.5.209. ISSN 2049-5919.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.