Bahureksa

Tumenggung Bahureksa adalah Bupati Kendal pertama dan merupakan seorang Panglima Perang Mataram di bawah kekuasaan Sultan Agung.[1] Pelantikannya pada tanggal 28 Juli 1605 menjadi dasar hari jadi Kabupaten Kendal.[2] Nama Bahureksa pun diabadikan sebagai nama GOR dan terminal di kabupaten tersebut.

Sejarah

Jaka Bahu adalah seorang abdi dalem Kesultanan Mataram yang dikenal sebagai seorang yang mencintai sesama dan pekerja keras hingga berhasil memajukan daerahnya. Atas keberhasilan itu, Sultan Agung Adi Prabu Anyakrakusuma mengangkatnya sebagai peguasa Kendal bergelar Tumenggung Bahureksa. Selain itu, Tumenggung Bahureksa juga diangkat sebagai Panglima Perang Mataram pada 26 Agustus 1628 untuk memimpin puluhan ribu prajurit menyerbu VOC di Batavia. Pada pertempuran 21 Oktober 1628 di Batavia, Tumenggung Bahureksa beserta dua orang putranya meninggal karena luka-luka. Dari peristiwa Tumenggung Bahureksa memimpin penyerangan VOC di Batavia pada 26 Agustus 1628 itu, kemudian dijadikan patokan sejarah lahirnya Kabupaten Kendal.

Perkembangan selanjutnya, peristiwa gugurnya Tumenggung Bahureksa sebagi penentuan hari jadi dinilai beberapa kalangan kurang tepat, karena momentum tersebut merupakan sejarah kelam bagi Tumenggung Bahureksa. Jika tanggal tersebut diambil sebagai momentum hari jadi, dikhawatirkan akan membawa efek psikologis. Munculnya istilah gagal dan gugur dalam mitologi Jawa dikawatirkan akan memengaruhi kejiwaan yang berpengaruh pada perilaku pola rasa, cipta, dan karsa warga Kabupaten Kendal, sehingga tidak tepat dijadikan sebagai penanda awal mula Kabupaten Kendal.

Seminar pada 15 Agustus 2006 menghadirkan para pakar dan pelaku sejarah, seperti Prof. Dr. Djuliati Suroyo (guru besar Fakultas sastra Undip Semarang), Dr. Wasino, M.Hum (dosen Pasca Sarjana Unnes) dan H. Moenadi (tokoh masyarakat Kendal dengan moderator Dr. Singgih Tri Sulistiyono. Setelah diadakan penelitian yang komprehensif, disepakati bahwa momentum pengangkatan Tumenggung Bahureksa sebagai penguasa Kendal, dijadikan titik tolak diterapkannya hari jadi Kabupaten Kendal. Pengangkatan bertepatan pada 12 Rabiul Awal 1014 H atau 28 Juli 1605. Tanggal tersebut bertepatan pada hari Kamis Legi malam Jumat Pahing tahun 1527 Saka. Penentuan hari jadi ini selanjutnya ditetapkan melalui Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Kendal Nomor 20 Tahun 2006, tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten Kendal (Lembaran Daerah no 20 Tahun 2006 Seri E nomor 15) Sejarah Kendal juga terdapat di perpustakaan Leiden University, Leiden, Belanda.

Referensi


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.