Biblioterapi

Biblioterapi (bibliotheraphy) adalah penyembuhan mental berbasis pendekatan terapi[1] dengan mengkombinasikan kegiatan literasi membaca yang erat kaitannya dengan ilmu perpustakaan , serta upaya untuk membangun atau mempertahankan psikis pembacanya, dimana kegiatan ini erat kaitannya dengan keilmuan psikologi. Kegiatan dilakukan dengan pemilihan literatur secara seksama[2] sebagai upaya intervensi psikologi, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan refleksi yang diharapkan dapat mendukung regulasi emosi dari pembacanya.

Potensi penggunaan biblioterapi didapatkan melalui wawasan atau pandangan baru yang didapatkan oleh penggunanya. Semakin sang pembaca berhubungan dengan alur cerita buku, semakin kuat hubungan emosional yang akan mereka rasakan antara dirinya dengan buku tersebut. Hubungan ini memungkinkan pembaca untuk menyadari bahwa orang lain menghadapi masalah dan situasi serupa, sehingga memberikan semacam katarsis (pelepasan emosi)[3].

Biblioterapi bertujuan menyembuhkan atau mengurangi permasalahan mental dari pembaca melalui intervensi psikologi, yang diawali dengan kegiatan membaca buku yang akan dilanjutkan dengan latihan refleksi, praktik kesadaran formal dan informal.[4] Sebagai alat pedagogi, pembaca diharapkan dapat mengetahui terlebih dahulu masalah yang dihadapi[3], sebagai jalan untuk mencari penyelesaian masalah yang dialami pembaca.

Sebagai bentuk dari psikoterapi suportif kepada pembaca, biblioterapi juga bertujuan untuk menjadi intervensi bantuan diri yang singkat dan terstruktur, dengan penggunaan panduan standar. Sehingga pembacanya dapat mengembangkan keterampilan regulasi emosi, utamanya dari teknik terapi perilaku dan terapi kognitif[5].Biblioterapi juga termasuk ke dalam kegiatan literasi baca, dimana keseluruhan aktivitas menuju kesembuhan dapat mencakup kegiatan literasi pada umumnya, yaitu membaca, melihat, berbicara, serta menulis yang menjadian pembaca sebagai individu dapat melakukan komunikasi dan interaksi[6] dengan individu lainnya dengan lebih baik lagi.

Cakupan

Biblioterapi adalah salah satu implementasi tertua dalam konsep ilmu perpustakaan. Diodorus Siculus menuliskan dalam Bibliotheca historica, terdapat frasa di atas pintu masuk tempat Raja Ramses II dari Mesir menyimpan buku-bukunya. Frasa yang berbunyi ψῡχῆς ἰατρεῖον (psyches iatreion, yang berarti "rumah penyembuhan untuk jiwa") ini juga dapat dilihat sebagai salah satu motto perpustakaan tertua di dunia[7].

Referensi

  1. ^ Daulay, Nadilah Shifa; Munthasir, Munthasir; Yunita, Rahmi; Karunia, Leila (2025). "Layanan Biblioterapi di Perpustakaan dengan Pendekatan Scoping Review di Database Scopus". IQRA: Jurnal Perpustakaan dan Informasi. 19 (5): 300–320. doi:http://dx.doi.org/10.30829/iqra.v19i2.26028. ;
  2. ^ Dysart-Gale, Deborah (2007). "Lost in Translation: Bibliotherapy and Evidence-based Medicine". J Med Humait. 29: 33–43. doi:https://doi.org/10.1007/s10912-007-9050-0. ;
  3. ^ a b Cook, Katherine E.; Earles-Vollrath, Theresa; Ganz, Jennifer B. (2006). "Bibliotherapy". Sage Journals Home. 42 (2): 91–100. doi:https://doi.org/10.1177/10534512060420020801. ;
  4. ^ Juwita, Ulandari; Ifdil, Ifdil (2024). "Pengembangan e-modul bibliotherapy untuk mencegah stres pada ibu muda". Jurnal Konseling dan Pendidikan. 12 (2): 23–33. doi:https://doi.org/10.29210/1109100. ;
  5. ^ Gualano, M.R.; Bert, F.; Martorana, M; Voglino, G; Andriolo, V; Thomas, R; Gramaglia, C; Zeppegno, P.; Siliquini, R. (2017). "The long-term effects of bibliotherapy in depression treatment: Systematic review of randomized clinical trials". Clinical Psychology Review. 58: 49–58. doi:https://doi.org/10.1016%2Fj.cpr.2017.09.006. ISSN 0272-7358. ; ;
  6. ^ Solichah, Novia (2023). Psikologi literasi. Malang: UIN MALIKI PRESS. hlm. 9. ISBN 9786232329058. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ^ Lutz, Cora E. (1978). "The oldest Library Motto: ψῡχῆς Ἰατρεῖον". The Library Quarterly. 48 (1). doi:https://doi.org/10.1086%2F629993. ;

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.