Bilberi

Bilberi (/ˈbɪlbəri/), juga dikenal sebagai bluberi Eropa, adalah perdu Eurasia yang tumbuh rendah dalam genus Vaccinium dari famili tumbuhan berbunga Ericaceae yang berasal dari Eropa utara dan Amerika Utara.[1][2] Vaccinium myrtillus L. adalah spesies yang paling umum disebut bilberi, tetapi spesies Vaccinium lain yang berkerabat dekat juga dapat memiliki nama ini.[1][3]
Tumbuhan ini menghasilkan buah beri yang dapat dimakan, berwarna biru tua, yang menyerupai – tetapi berbeda dari – bluberi Amerika Utara. Warna biru tua pada bilberi berasal dari kandungan antosianin yang tinggi.[1][2][4]
Ekstrak dan bubuk kering bilberi, yang terkenal dalam budaya rakyat, dijual sebagai suplemen makanan yang dipromosikan terutama untuk gangguan mata, meskipun tidak ada bukti klinis yang substansial bahwa mengonsumsi buah bilberi atau preparatnya memberikan manfaat kesehatan apa pun.[2][4]
Etimologi dan nama regional
Nama "bilberi" tampaknya berasal dari Skandinavia, mungkin sejak tahun 1577, sedangkan penggunaan nama "bluberi" dalam bahasa Inggris yang paling awal diketahui berasal dari tahun 1594, muncul dalam Undang-Undang Parlemen Skotlandia. Nama "bilberi" mirip dengan kata Denmark bølle untuk whortleberry dengan tambahan "beri".[5][6] Dalam bahasa-bahasa Skandinavia, istilah untuk bilberi memiliki nama dengan arti "bluberi", seperti blåbär dalam bahasa Swedia dan blåbær dalam bahasa Denmark dan Norwegia.[1]
Bilberi (khususnya Vaccinium myrtillus) dapat disebut blaeberry (/ˈbleɪbɛri/) dalam dialek regional Skotlandia dan Inggris Utara,[7] whortleberry (/ˈhwɜːrtəbri/) di Inggris selatan,[7] dan fraochán di Irlandia.[8][9]
Deskripsi

Bilberi, yang merupakan buah asli Eropa, berbeda dengan bluberi Amerika Utara, meskipun spesiesnya berkerabat dekat dan termasuk dalam genus yang sama, yakni Vaccinium.[1][2]
Bilberi adalah buah beri non-klimakterik dengan bentuk melingkar yang halus di ujung yang berlawanan dengan tangkai, sedangkan bluberi Amerika mempertahankan kelopak bunga yang tetap ada di sana, meninggalkan pola kasar berbentuk bintang dengan lima lipatan.[10] Bilberi tumbuh tunggal atau berpasangan, bukan dalam kelompok seperti bluberi Amerika, dan bluberi Amerika memiliki lebih banyak daun yang selalu hijau. Bilberi berwarna gelap, dan seringkali tampak hampir hitam dengan sedikit warna ungu.[1][2]
Fitokimia
Buah bilberi mengandung beragam polifenol termasuk tanin, asam organik, asam fenolat, dan antosianin, khususnya antosianidin sebagai glikosida delfinidin dan sianidin.[2][4][11][12] Kandungan antosianin yang tinggi pada V. myrtillus dapat mewarnai jari, bibir, dan lidah.[11] Kandungan antosianin pada bilberi dan jusnya dapat melebihi kadar yang terdapat pada bluberi dan jusnya.[13]
Spesies
Istilah "bilberi" dapat menggambarkan beberapa spesies yang berkerabat dekat, yang (kecuali V. uliginosum) merupakan bagian dari seksi Myrtillus:[3]
- Vaccinium myrtillus L. (bilberi biasa)
- Vaccinium uliginosum L. (bog bilberry, bog blueberry, bog whortleberry, bog huckleberry, northern bilberry, ground hurts)
- Vaccinium cespitosum Michx. (bilberi kerdil)
- Vaccinium deliciosum Piper (Cascade bilberry)
- Vaccinium membranaceum (mountain bilberry, black mountain huckleberry, black huckleberry, twin-leaved huckleberry)
- Vaccinium ovalifolium (oval-leafed blueberry, oval-leaved bilberry, mountain blueberry, high-bush blueberry).
Ekologi
Bilberi dapat terserang penyakit hawar bilberi,[14] yang disebabkan oleh Phytophthora kernoviae. Telah terjadi wabah penyakit tersebut yang parah di Staffordshire, Inggris.[15]
Pemanenan

Buah bilberi ditemukan di tanah asam dan miskin nutrisi di seluruh wilayah beriklim sedang dan subarktika di dunia.[1][2][4][3] Karena sulit ditanam dan buahnya kecil, bilberi jarang dibudidayakan. Buah sebagian besar dikumpulkan dari tumbuhan yang tumbuh liar di lahan yang dapat diakses publik di seluruh Eropa utara dan tengah di mana buah ini melimpah;[1] misalnya, bilberi terdapat di sekitar 17% wilayah Swedia,[16] di mana buah beri ini disebut blåbär (secara harfiah "bluberi", yang terdapat kebingungan dalam membedakannya dengan bluberi Amerika Utara).[17]
Di Islandia, bilberi (dikenal sebagai aðalbláber, atau "bluberi utama") tumbuh terutama di Fyord Barat dan daerah sekitarnya.[18]
Di Irlandia, bilberi (dikenal sebagai fraochán) secara tradisional dikumpulkan pada hari Minggu terakhir bulan Juli, yang dikenal sebagai Bilberry Sunday, untuk festival panen Celtic Lughnasadh, yang menandai berakhirnya bulan Juli yang penuh kelaparan.[8][9][19]
Kegunaan

Buahnya dimakan segar atau dibuat menjadi selai, fool, jus, atau pai.[1][2] Di Prancis dan Italia, buah ini digunakan sebagai bahan dasar likeur dan merupakan penyedap rasa yang populer untuk sorbet dan makanan penutup lainnya. Di Bretonia, buah ini sering digunakan sebagai penyedap rasa untuk crêpe. Di Vosges dan Massif Central, tart bilberi (tarte aux myrtilles) adalah makanan penutup tradisional. Di Rumania, buah ini digunakan sebagai bahan dasar untuk minuman keras yang disebut afinată, diambil dari nama buah ini dalam bahasa Rumania yakni afină. Di negara-negara Nordik, buah bilberi dimakan segar atau diolah menjadi selai dan hidangan lainnya, termasuk pai bilberi (mustikkapiirakka di Finlandia, blåbärspaj di Swedia) dan blåbärssoppa, sup bilberi yang disajikan panas atau dingin. Di Islandia, buah ini dimakan dengan skyr (produk susu fermentasi yang mirip dengan yoghurt). Di Polandia, buah ini dimakan segar (sering dicampur dengan gula), sebagai isian dalam roti manis beragi yang dikenal sebagai jagodzianka, dalam selai, dan dengan śmietana.
Penelitian
Meskipun bilberi telah digunakan dalam pengobatan tradisional, tidak ada manfaat kesehatan atau efek anti penyakit yang terbukti dari mengonsumsinya.[2][4] Sebuah tinjauan penelitian klinis berkualitas rendah menyimpulkan bahwa tidak ada bukti bahwa mengonsumsi bilberi meningkatkan penglihatan malam.[20]
Referensi
- ^ a b c d e f g h i "Bilberry or European blueberry (Vaccinium myrtillus L.)". NordGen, Nordic Genetic Resource Center. Diakses tanggal 2025-08-10.
- ^ a b c d e f g h i "Bilberry". National Center for Complementary and Integrative Health, US National Institutes of Health. November 2024. Diakses tanggal 23 September 2025.
- ^ a b c Kathleen A. Kron; E. Ann Powell; J. L. Luteyn (2002). "Phylogenetic relationships within the blueberry tribe (Vaccinieae, Ericaceae) based on sequence data from MATK and nuclear ribosomal ITS regions, with comments on the placement of Satyria". American Journal of Botany. 89 (2): 327–336. doi:10.3732/ajb.89.2.327. PMID 21669741.
- ^ a b c d e "Bilberry". Drugs.com. 15 January 2025. Diakses tanggal 23 September 2025.
- ^ "Bilberry". Dictionary.com. 2025. Diakses tanggal 23 September 2025.
- ^ "Bilberry". Merriam-Webster Dictionary. Merriam-Webster, Incorporated. 2025. Diakses tanggal 23 September 2025.
- ^ a b Blamey, M.; Fitter, R.; Fitter, A (2003). Wildflowers of Britain and Ireland: The Complete Guide to the British and Irish Flora. London: A & C Black. hlm. 106. ISBN 978-1-4081-7950-5.
- ^ a b "It's Bilberry Sunday this weekend but have you ever eaten one?". rte.ie. 25 July 2025. Diakses tanggal 28 July 2025.
- ^ a b "Billberry Sunday". pilgrimagemedievalireland.com. 28 July 2012. Diakses tanggal 28 July 2025.
- ^ Voss, E.G. (1996). Michigan Flora Part III Dicots Concluded. Cranbrook Institute of Science. hlm. 46. ISBN 1-877370-40-1.
- ^ a b Burdulis, D.; Ivanauskas, L.; Dirse, V.; Kazlauskas, S.; Razukas, A. (2007). "Study of diversity of anthocyanin composition in bilberry (Vaccinium myrtillus L.) fruits" (PDF). Medicina (Kaunas). 43 (12): 971–7. doi:10.3390/medicina43120127. PMID 18182842.
- ^ Lätti, A.K.; Riihinen, K.R.; Kainulainen, P.S. (2008). "Analysis of anthocyanin variation in wild populations of bilberry (Vaccinium myrtillus L.) in Finland". Journal of Agricultural and Food Chemistry. 56 (1): 190–6. Bibcode:2008JAFC...56..190L. doi:10.1021/jf072857m. PMID 18072741.
- ^ Müller D, Schantz M, Richling E (April 2012). "High performance liquid chromatography analysis of anthocyanins in bilberries (Vaccinium myrtillus L.), blueberries (Vaccinium corymbosum L.), and corresponding juices". Journal of Food Science. 77 (4): C340–5. Bibcode:2012JFooS..77605.xM. doi:10.1111/j.1750-3841.2011.02605.x. PMID 22394068.
- ^ "Phytophthora". Natural England. Diarsipkan dari asli tanggal 27 March 2012. Diakses tanggal 26 June 2011.
- ^ "Disease of Bilberry (Phytophthora)". Staffordshire County Council. Diarsipkan dari asli tanggal 27 January 2018. Diakses tanggal 26 January 2018.
- ^ "This is your rough guide to nature and wildlife in Sweden". Swedish Institute. 2025. Diakses tanggal 16 January 2026.
- ^ sv:Blåbär
- ^ "Bilberry". Flora of Iceland, Natural History of Iceland. 2025. Diakses tanggal 23 September 2025.
- ^ "Bilberry Sunday". emeraldisle.ie. Diakses tanggal 28 July 2025.
- ^ Canter, Peter H; Ernst, Edzard (2004). "Anthocyanosides of Vaccinium myrtillus (Bilberry) for Night Vision—A Systematic Review of Placebo-Controlled Trials". Survey of Ophthalmology. 49 (1): 38–50. doi:10.1016/j.survophthal.2003.10.006. ISSN 0039-6257. PMID 14711439.
Pranala luar
Media terkait Bilberry di Wikimedia Commons
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.