Daegu-Gyeongbuk

Daegu-Gyeongbuk
Hangul
Hanja
Alih AksaraDaegu-Gyeongbuk
McCune–ReischauerTaegu-Kyŏngbuk

Daegu-Gyeongbuk (대구경북, 大邱慶北) adalah gabungan dari Daegu dan Gyeongbuk (Gyeongsangbuk-do). Dengan jumlah penduduk 5,05 juta,[1] daerah ini merupakan kawasan dengan kekuatan politik, ekonomi, dan budaya yang sama, meskipun bukan merupakan wilayah administratif kesatuan. Daegu adalah kota mandiri dari Gyeongsangbuk-do dan memiliki status yang sama dengan provinsi induknya. Keduanya memiliki pemerintah lokal, mereka terpisah melapor langsung kepada pemerintah nasional.

Ada banyak kota-kota di wilayah ini termasuk Daegu sebagai kota penting, Pohang sebagai kota pelabuhan utama, Gumi sebagai kota industri utama, Gyeongju dan Andong sebagai kota bersejarah. Wilayah ini memiliki sekitar sepersepuluh dari GDP dan populasi Korea Selatan. Daegu adalah wilayah metropolitan terbesar ketiga.

Sejarah dan kebudayaan

Cheomseongdae di Gyeongju

Secara historis, wilayah ini adalah tempat lahir Kerajaan Silla. Kota Bersejarah Gyeongju adalah Situs Warisan Dunia, ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2000. Provinsi Gyeongsang dibentuk pada zaman Goryeo dan kemudian Dinasti Joseon. Namanya merupakan lakuran dari Gyeongju dan Sangju, dua kota besar pada saat itu. Banyak aset budaya berwujud dan tidak berwujud dapat dilihat di seluruh wilayah itu. Pada tahun 2010, Kampung Rakyat Hahoe dari Andong dan Kampung Rakyat Yangdong Gyeongju ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.[2] Untuk beberapa saat, Daegu menjadi pusat perdagangan, ibu kota Gyeongsang pindah ke kota ini pada tahun 1601.

Perisitiwa

  • 1896: Gyeongsang dibagi menjadi Gyeongsang Utara dan Gyeongsang Selatan.
  • 1981: Daegu lepas dari Gyeongsang Utara.
  • 2016: Kantor Provinsi Gyeongsang Utara pindah ke Andong.

Subdivisi

Ini terdiri dari Daegu (Kota Metropolitan resmi Daegu) dan Gyeongsangbuk-do. Daegu dibagi menjadi 7 bangsal (Gu) dan 1 kabupaten (Gun), sedangkan Gyeongsangbuk-do terbagi menjadi 10 kota (Si) dan 13 kabupaten (Gun).

Daegu

7 gu's

1 gun

Gyeongsangbuk-do

10 si'

13 gun'

Referensi

  1. ^ "지역별 인구 및 인구밀도". Statistics Korea. 2009. Diakses tanggal 2009-11-29.
  2. ^ (Inggris) Hahoe, Yangdong become Korea’s 10th UNESCO treasures, koreatimes.co.kr. 26-05-2016

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.