Daftar tokoh Sulawesi Tengah

Ini adalah daftar tokoh-tokoh yang berasal dari Sulawesi Tengah. Daftar ini disusun menurut pekerjaan dan profesi.

Agamawan

Aktivis

Artis

Politikus

Sulawesi Tengah

Bangga
Banggai Kepulauan
Banggai Laut
Buol
  • Ir. Abdul Karim Mbouw - Mantan Bupati I (1999-2000)
  • Drs. A. Karim Hanggi - Mantan Bupati II (2000-2002)
  • H. Amran H.A.Batalipu, SE, MM. - Mantan Bupati III (2007-2012)
  • Ir. H. Abdullah Kawulusan, M.Si - PLT Bupati (2016-2017)
  • Drs Muchlis Yojodolo,MM - Pj. Bupati (2022 - )
Donggala
Palu
Parigi Moutong
Morowali
Morowali Utara
Poso
Sigi
Tojo Una-Una
Tolitoli

Penulis, Sastrawan, Budayawan

  • Drs. Harry S. Kabi (Ketua Umum Majelis Hondo Adat Tampo Pekurehua-Tawailia), Pejuang DOB Tampo Lore
  • Masyhuddin Masyhuda (1930-2000), budayawan dan sastrawan, perintis berdirinya Museum Negeri Sulawesi Tengah. Menghasilkan puluhan karya tulis hasil penelitian mandiri dan tim. Umumnya karya yang dihasilkan bertema bahasa, sejarah dan budaya, di antara bukunya adalah: Pra Survey Kebudayaan Sulawesi Tengah, Bahasa Kaili Pamona, Leksikostatistik, Palu Meniti Zaman, Kumpulan Puisi Dari Kuala Hingga Samudra dan masih banyak lainnya,
  • Syahrun Latjupa, penulis buku: Dunia Orang Tompu, Sando Dan Tradisi Pengobatan Tradisional Di Sulawesi Tengah, Antara Teks Dan Konteks: Dinamika Pengakuan Hukum Masyarakat Adat Atas Sumber Daya Alam
  • TS. Atjat, penyair Kaili telah menerbitkan beberapa buku puisi.
  • Nooral Baso, penyair dengan karya-karya puisi, di antaranya yang terkenal Soneta Comberan.
  • Jamrin Abubakar, penulis cerita rakyat Sulawesi Tengah, di antara bukunya GONENGGATI, MATINYA SANG TADULAKO Sehimpun Cerita Rakyat Sulawesi Tengah, Asal Mula Donggala, Orang Kaili Gelisah (Catatan Kecil Seorang Wartawan), Misteri Negeri Seribu Megalit, Donggala Kota Pusaka, Tenun Donggala Pusaka Nusantara, Tokoh Bersejarah Sulawesi Tengah, Perompak Donggala, Putri Karapea: Sehimpun Cerita Rakyat Donggala, Datang Ke Palu Pergi ke Donggala: Pantun dan Puisi.
  • Dg Pattiro Laetangoga
  • Mas'amah M. Amin Syam,penyair perempuan dengan karya-karya puisi.
  • Chaerudin A. Ewa Penulis Buku sekaligus menggagas pendirian penerbit buku di Palu Sulawesi Tengah dengan nama Penerbit Magamawww.penerbitmagama.com yang menjadi salah satu penerbit Sulawesi Tengah yang aktif memfasilitasi penulis di daerah untuk menerbitkan karya-karyanya.
  • Haryanto Djalumang, penulis Sejarah Kerajaan Banggai dan Sejarah Kabupaten Banggai.
  • Rozali Latief, Peneliti, Penulis Sastra Saluan, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
  • Dr.J.J. Doermeir, Penulis Hukum Adat Banggai.
  • Dr.Albert C.Kruyt, Penulis Buku "Raja-raja Bangga" dan "Studi tentang Balantak" Banggai
  • Kambay Effendy,dkk., Penulis Struktur Sastra Lisan Suku Saluan dan Balantak, Banggai.
  • Muh.Asri Hente,dkk., Penulis Morfologi Nomina dan Adjektive Bahasa Saluan, Banggai.
  • E. Gobee, Penulis Cerita-cerita Suku Loinang, Banggai.
  • Hasdin Mondika, M.Si, Penulis Buku: Generasi Islam antara Romantisme dan Rekonstruksi Peradaban, dan Buku: Banggai Darussalam, Solusi di Tengah Krisis.
  • Drs. H. Narjun Bahmid, MPdI, Penulis buku: Washiat Bersajak Buat Anak Cucuku.
  • Noer Sumpena Putri adalah penulis muda yang menerbitkan buku UMKM Halal, Pemuda Lintas Agama, dan Go Digital Go Global yang berkolaborasi dengan sangat aktif bersama para penulis dan komunitas-komunitas di Sulawesi Tengah sekaligus murid dari Penyair yang telah menerbitkan puluhan buku Mas'amah M. Amin Syam dkk.
  • Rizaldy Alif Syahrial, penulis buku bertajuk Negara, Aku dan Rindu; Menjadi Puisi; dan HAM di Xinjiang.
  • Muliananda, S.M pembina komunitas Youmemoeslimah sekaligus penulis buku Totalitas untuk Allah.
  • Meisya Trianur, penulis Buku kumpulan Puisidengan judul Sajak Anjana.
  • Winda Nandasari penulis novel best seller yang berjudul Tersesat Sesaat; kemudian buku keduanya yang tentang motivasi dengan judul "Cemburunya Bidadari Syurga" dan buku ketiga yang sedang ditulis berjudul "Relung Hati Terdalam" beliau juga merupakan pendakwah aktif di LDK UPIM Universitas Tadulako.
  • St. Rahmah, penulis cerita anak nasional yang terpillih sebagai penulis GLN tahun 2016, 2017, 2018, dan 2024. Bukunya berjudul Vuyul Punsu Negunggun, Rumahku Istanaku, Kain Kulit Kayu Dei, dan Lobo si Ramah Gempa. Ia juga berkolaborasi dengan penuliis nasional seperti Asma Nadia, Gol A Gong, dan Watiek Ideo dalam penerbitan buku fiksi mini, cerpen, dan dongeng.

Musik

Perupa

  • Endeng Mursalin
  • Fathuddin Mujahid
  • Azis Alkatiri
  • Edi Inayat Muslaini
  • Tanwir Pettalolo

Seniman Tradisional

  • Yasamomi (Dadendate)
  • Musudero Labuan
  • Lagompuyu Yentempole (Dadendate)
  • Daeng Sitjapa (Rabana)
  • Katidjah (Kakula)
  • M. Yunan (Molabot)
  • Damai Pandjode (Composer lagu daerah Poso)
  • Simeon Nggasi
  • Martianus Mogimpa
  • Kin Sau Salua
  • Awis Rais
  • Ashar Yotomaruani
  • Marten Pode'u (Karambangan Poso)
  • J. Hokey (Maestro Kayori Poso)
  • Charles Kareba (Lagu Daerah Napu)
  • Antonius Taula, Maestro dan Budayawan Kain Kulit Kayu dari Bada (Lore Selatan)

Olahragawan

  • Erwin Sumampow
  • Ansar Yotomaruangi
  • Karno Wahid
  • Anwar Hadi
  • Arifin Amu
  • Ramang Paduai
  • Inhar Adam
  • Cristo Mondolu
  • Jois Rumampuk
  • Jordan Yorry Moula
  • Ferry Rotinsulu
  • Ferly La'ala
  • Djet Donald La'ala
  • Rudi Ombong
  • Teguh Ganeswara
  • Ch. Indra Kandori
  • Witan Sulaeman

Wartawan

  • Rusdy Toana
  • Horas Siregar
  • Nungci H. Ali
  • Hamid Rana
  • M.Saleh Kamah
  • Soria Lasni
  • Husni Alatas
  • H. Ayuba Yusuf Lasira (Om Kota)

Pejuang

  • Karadjalemba (Toma i Dompo) Pejuang asal Kerajaan Sigi Tahun 1905-1910
  • Ds. Juda Melaha (Pejuang melawan Permesta)
  • Lamariapa ( Sigi )
  • Malonda
  • Tombolotutu (Raja Parigi Moutong)
  • Mokole Marunduh (Pejuang Mori)
  • Laginda (Banggai)
  • Haji Hayun (Pejuang Tolitoli)
  • Tomai Torengke
  • Muslaini (Ampana)
  • Janggo Putteh (Banggai)
  • Janggo Ittem (Banggai)
  • Galanggusing (Banggai)
  • Lalogani (mianututui Tompotika, Banggai)
  • Mandapar (raja Banggai)
  • Agama (raja Banggai)
  • Syukuran Aminuddin Amir (raja Banggai)
  • Laparege Laborahima (raja Una-Una)
  • Tanjung Bulu (raja Tojo)
  • T.S. Bullah
  • Abdau Masulili
  • Agulu Lagonah
  • TD. Zaman
  • SP. Makarao
  • Husen Hajim
  • Jusuf Monoarfah
  • AL. Lanasir
  • Sa'dan Kardiat
  • Sunusi Mangantjo
  • Ahmad Fulelkhan
  • Salmin Djibran
  • Djen Djalumang
  • Abdurrahman al Idrus
  • Ince Umar Dahlan
  • Go Weng Sui
  • Sulaeman Sandagang
  • Talasa (Raja Poso)
  • Tadjongga
  • Raja Marunduh II "Mokole van Wita Mori" dalam Perang Wulanderi 1907
  • Oema i Soli (Totua AMA), Pejuang To Napu Tahun 1907 pada Perang Peore
  • Ladju Valuate
  • Bemba Pampi
  • Olobora
  • Daeng Masese (Raja Tolitoli)
  • Moh. Saleh Bantilan (Raja Tolitoli)
  • A. A. Karim (Pejuang Tolitoli)
  • Bantilan Syafiuddin (Raja Tolitoli)
  • Haji Mohammad Ali (Raja Tolitoli)
  • Sultan Djamalul Alam (Sultan Tolitoli)
  • Sultan Mirfaka (Sultan Tolitoli)
  • Muhiddin (Raja Tolitoli)
  • Mohammad Yusuf Syaiful Muluk Muidjuddin (Raja Tolitoli)
  • Haji Abdul Hamid Bantilan (Raja Tolitoli)
  • Haji Ismail Bantilan (Raja Tolitoli)
  • Haji Moh. Ali Bantilan (Raja Tolitoli)
  • Awuy (pejuang Tolitoli)
  • Waani (Pejuang Tolitoli)
  • Tantong Madayuni (Pejuang Tolitoli)
  • Haji Ibrahim Nangga (Pejuang Tolitoli)
  • KOTA RANTE atau dikenal dengan panggilan Tiba ( Pejuang Asal Sigi)
  • GANTU LEMBAH dikenal dengan panggilan Pue Kodi ( Pejuang Asal Sigi )
  • Arnold Masulili (pejuang Pagimana)
  • Suralembah (Palu)
  • Oema i Batoeroe (Totua Kareba), Pejuang To Napu pada tahun 1904
  • Oema i Tahoengki (Totua Ula), Pejuang To Napu pada tahun 1904
  • Datu POLITE (Inana Moso), Datu Terakhir To Pekurehua pada awal abad ke-20 dan Pejuang To Napu pada tahun 1907
  • TABATOKI (Pejuang Poso)
  • Papa i Mengkodjoedjoe @ Lateka (Pejuang Pamona Poso) Tahun 1910
  • MAKADA (Pejuang Napu)
  • DATUMIMO (Raja Buol 1804-1810)
  • MOKOAPOT(Raja Buol II 1810-1818)
  • Ndubu II (Raja Buol III)
  • Takuloe (Raja Buol IV)
  • Datoetinggi (Putra Mahkota III, Raja Mokoapot)
  • Sahi Alam (Kapitalaut Buol, Putra Mahkota Ndubu II, Raja Buol III)
  • Datumula (Daloela) (Kerajaan Buol 1839 - 1843)
  • Elam S (Kerajaan Buol 1843 - 1857)
  • Modejo (Modeiyo) Wakil Kerajaan Buol (1857 - 1858)
  • Labodoe (Lahadung) (Kerajaan Buol 1858-1864)
  • Dullah Batalipu (Ketua Dewan Pemangku Adat Buol Tolitoli)
  • Abdurahman Timumun (Pejuang Buol)
  • Idris Rahman Timumun (Pejuang Buol)
  • Sologi (Pejuang Napu) tahun 1907
  • Lengaro (Pejuang Napu) tahun 1907
  • Lantigau (Pejuang Parigi)
  • Rusa Palu (Pejuang Parigi)

Tokoh Perdamaian

Tokoh Pendidikan

  • Ds. Juda Melaha , Anggota MPR S (Sementara) Pusat bergerak di bidang Pendidikan

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.