Defisit

Defisit anggaran merupakan salah satu kebijakan fiskal yang menjadi perhatian dalam menjaga kesinambungan fiskal secara nasional.[1] Defisit anggaran merupakan selisih antara anggaran pendapatan dengan anggaran belanja yang nilainya negatif.[2] Belanja lebih besar dari pendapatan yang diperoleh. Meskipun demikian, terdapat konsepdan definisi anggaran yang tidak sama. Ketidaksamaan ini disebabkan oleh perbedaan metode pencatatan dan perbedaan tujuan analisis.[3] Defisit anggaran pemerintah yang terjadi harus dibiayai dengan sumber-sumber yang mungkin dilakukan oleh pemerintah. Pembiayaan defisit anggaran seharusnya untuk mendanai pengeluaran pemerintah yang dapat meningkatkan produktivitas perekonomian, yaitu pengeluaran kapital pemerintah untuk investasi.[4]

Pendahuluan

Defisit anggaran merupakan salah satu kebijakan fiskal yang menjadi perhatian dalam menjaga kesinambungan fiskal secara nasional. Pengelolaan defisit anggaran dikerjakan dengan hati-hati dan transparan agar tidak menyebabkan dampak negatif terhadap perekonomian. Pengelolaan defisit anggaran yang tidak baik dapat menimbulkan Krisis ekonomi.[1] Peningkatan pajak akan mengakibatkan kenaikan total penerimaan pemerintah yang mengakibatkan defisit akan berkurang. Defisit anggaran yang melalui sektor perbankan dapat ditelusuri melalui neraca otoritas moneter dan neraca konsolidasi bank umum yang berupa perubahan net claim central government (NCG).[5] Pembiayaan defisit anggaran dengan menggunakan utang luar negeri dilatarbelakangi oleh pembiayaan defisit anggaran dengan pencetakan uang. APBN ampuh sebagai pengendali inflasi jika defisit anggaran ditutup dengan penambahan stok jumlah uang beredar.[6]

Definisi

Defisit anggaran adalah selisih antara anggaran pendapatan dengan anggaran belanja yang nilainya negatif. Untuk menganalisis faktor apa saja yang dominan terhadap timbulnya defisit anggaran dapat dilihat sejauhmana pertumbuhan dari setiap komponen pendapatan dan belanja setiap tahunnya.[2] Defisit anggaran juga dibiayai dengan pinjaman domestik. Negara-negara berkembang biasanya mengandalkan pinjaman domestik sebagai sumber pembiayaan defisit.[7]

Mekanisme

Defisit anggaran dibiayai dengan sumber-sumber yang dilakukan oleh pemerintah. Pembiayaan defisit anggaran seharusnya untuk mendanai pengeluaran pemerintah yang dapat meningkatkan produktivitas perekonomian, yaitu pengeluaran kapital pemerintah untuk investasi. Sumber pembiayaan defisit anggaran secara konvensional terdiri dari money financed dan bond financed defisit, yaitu pembiayaan dengan pencetakan uang dan pembiayaan dengan menerbitkan bonds atau obligasi negara. Secara garis besar ada dua cara pembiayaan defisit yaitu dengan pencetakan uang (money creation) dan utang (Debt). Sumber pembiayaan defisit berasal dari:Utang luar negeri, Utang dalam negeri, Pencetakan uang, Privatisasi, dan Running down cadangan devisa pemerintah. Masing-masing mekanisme pembiayaan defisit memberikan pengaruh yang berbeda terhadap perekonomian baik sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama.[8]

Pengaruh

Defisit anggaran pemerintah yang terjadi harus dibiayai dengan sumber-sumber yang mungkin dilakukan oleh pemerintah. Pembiayaan defisit anggaran semestinya untuk mendanai pengeluaran pemerintah untuk meningkatkan produktivitas perekonomian. Pembiayaan defisit anggaran secara konvensional bersumber dari money financed dan bond financed defisit. Pembiayaan defisit terbagi menjadi dua macam yaitu dengan pencetakan uang (money creation) dan utang (Debt). Defisit anggaran sangat berpengaruh terhadap suku bunga.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b Mulyadi 2015, hlm. 123.
  2. ^ a b Prihatiningsih, Rachmad, dan Syamsuddin, A,. M (2013). "Defisit Anggaran dan Implikasinya terhadap Perkembangan Ekonomi dan Kinerja Keuangan Kabupaten Tebo" (PDF). Neliti. 1 (2): 97–108. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ^ Mulyadi 2015, hlm. 124.
  4. ^ a b Waluyo 2006, hlm. 5.
  5. ^ Waluyo 2006, hlm. 1.
  6. ^ Waluyo 2006, hlm. 2.
  7. ^ Mulyadi 2015, hlm. 125.
  8. ^ Waluyo 2006, hlm. 4.

Daftar pustaka

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.