Diagram Ishikawa
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Februari 2023) |
Diagram Ishikawa (disebut juga diagram tulang ikan, atau cause-and-effect matrix) adalah diagram yang menunjukkan penyebab-penyebab dari sebuah even yang spesifik. Diagram ini pertama kali diperkenalkan oleh Kaoru Ishikawa (1968).[1][2][3] Pemakaian diagram Ishikawa yang paling umum adalah untuk mencegah defek serta mengembangkan kualitas produk. Diagram Ishikawa dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang signifikan memberi efek terhadap sebuah even.
Bagian Kepala Ikan
Kepala ikan biasanya selalu terletak di sebelah kanan. Di bagian ini, ditulis even yang dipengaruhi oleh penyebab-penyebab yang nantinya di tulis di bagian tulang ikan. Even ini sering berupa masalah atau topik yang akan di cari tahu penyebabnya.
Bagian Tulang Ikan
Pada bagian tulang ikan, ditulis kategori-kategori yang bisa berpengaruh terhadap even tersebut.
Kategori yang paling umum digunakan:
- Orang: Semua orang yang terlibat dari sebuah proses.
- Metode: Bagaimana proses itu dilakukan, kebutuhan yang spesifik dari poses itu, seperti prosedur, peraturan dll.
- Material: Semua material yang diperlukan untuk menjalankan proses seperti bahan dasar, pena, kertas dll.
- Mesin: Semua mesin, peralatan, komputer dll yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan.
- Pengukuran: Cara pengambilan data dari proses yang dipakai untuk menentukan kualitas proses.
- Lingkungan: Kondisi di sekitar tempat kerja, seperti suhu udara, tingkat kebisingan, kelembapan udara, dll.
Dari masing-masing kategori tersebut, terus dikembangkan ke tahap yang lebih ditail.
Validasi Penyebab
Tidak semua penyebab yang ada di bagian tulang ikan memiliki kontribusi yang sama terhadap even atau masalah. Beberapa penyebab memiliki kontribusi yang sangat besar, tetapi ada juga penyebab yang kontribusinya terlalu kecil, bahkan mungkin hampir tidak ada kontribusi sama sekali. Hal yang perlu dilakukan setelah diagram ishikawa selesai dibuat adalah memvalidasi masing-masing penyebab untuk mengetahui seberapa besar kontribusi penyebab tersebut.
Referensi
- ^ Ishikawa, Kaoru, Guide to Quality Control (Japanese): Gemba No QC Shuho (1968) by JUSE Press, Ltd., Tokyo
- ^ Ishikawa, Kaoru, Guide to Quality Control, Asian Productivity Organization, UNIPUB, 1976, ISBN 92-833-1036-5
- ^ Hankins, Judy (2001). Infusion Therapy in Clinical Practice. hlm. 42.
Pranala luar
- Article from HCI Australia on Cause and Effect Diagrams Diarsipkan 2014-01-01 di Wayback Machine.
- Example Ishikawa diagram template Diarsipkan 2014-01-05 di Wayback Machine.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.