Ekomodernisme

Ekomodernisme merupakan filsafat lingkungan hidup yang berasal dari kepercayaan bahwa perkembangan teknologi dapat memungkinkan manusia untuk berkembang di samping meminimalkan dampak terhadap lingkungan.[1] Manusia membutuhkan perkembangan di bidang sosial, ekonomi, dan kekuatan teknologi untuk membuat hidup yang lebih baik, menstabilkan iklim, dan melindungi alam dunia.[2] Dalam konteks ketahanan pangan, ekomodernisme dapat dilakukan dengan cara membebaskan lahan untuk konservasi dengan meningkatkan produksi makanan dan sumber daya lainnya menggunakan teknologi.[1]

Terminologi

Istilah ekomodernis berdasarkan sebuah manifesto yang ditulis bersama oleh 18 ilmuwan terkemuka di bidangnya masing-masing dari berbagai institusi seperti Harvard, Breakthrough Institute, dan Long Now Foundation.[2]

Ekomodernisme adalah suatu teori perubahan sosial yang menggambarkan proses keberlanjutan lingkungan. Hal tersebut juga menjelaskan bahwa perkembangan ekonomi dapat dibarengi dengan perlindungan ekologi. Berbeda dengan pendapat yang konservatif, ekomodernisme berpandangan bahwa semua komponen dalam kehidupan modern seperti ekonomi pasar, perkembangan industry, kesejahteraan warga, produksi pertanian, serta institusi sains dan teknologi harus direstrukturisasi melalui berbagai kebijakan untuk menjaga lingkungan.[3]

Pemangku kepentingan

Restrukturisasi melibatkan banyak pemangku kepentingan seperti pemerintah, swasta, pencinta lingkungan yang berpandangan moderat serta para ahli lingkungan. Melalui kemitraan yang terjalin, proses pengambilan keputusan harus berdasarkan consensus dari berbagai pihak yang terlibat. Pemerintah merupakan factor kunci yang sangat berpengaruh terhadap semua kebijakan public berbasis lingkungan, pemerintah pula yang diharapkan membuat regulasi yang mapan terkait kebijakan industry, serta memberikan peluang kepada swasta untuk berinovasi.[4]

Referensi

  1. ^ a b "Your gateway to the EU, News, Highlights | European Union". european-union.europa.eu (dalam bahasa Inggris). 2025-09-24. Diakses tanggal 2025-09-25.
  2. ^ a b "What is ecomodernism? - TheGreenAge". TheGreenAge - The Home of Energy Saving (dalam bahasa Inggris). 2016-04-11. Diakses tanggal 2025-09-25.
  3. ^ Robbins, David; Torney, Diarmuid; Brereton, Pat (2020-09-24). Ireland and the Climate Crisis (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 133. ISBN 978-3-030-47587-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Robbins, David; Torney, Diarmuid; Brereton, Pat (2020-09-24). Ireland and the Climate Crisis (dalam bahasa Inggris). Springer Nature. hlm. 134. ISBN 978-3-030-47587-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.