Ekonomi Afrika Selatan

Ekonomi Afrika Selatan mengandalkan kerja sama perdagangan antar negara Afrika. Perkembangan ekonomi di Afrika Selatan dipengaruhi oleh kerja sama perdagangan dengan negara anggota Serikat Pabean Afrika Selatan. Anggotanya ialah Afrika Selatan, Botswana, Lesotho, Namibia, dan Eswatini. Afrika Selatan menetapkan tarif eksternal umum yang dirundingkan bersama dalam Serikat Pabean Afrika Selatan. Afrika Selatan menetapkan perdagangan bebas tarif pada tahun 2008 setelah menjadi anggota Komunitas Pembangunan Afrika Selatan. Pertumbuhan ekonomi Afrika selatan didukung oleh pembangunan infrastruktur yang dimulai sebelum krisis ekonomi global terjadi.[1]

Referensi

  1. ^ "Afrika Selatan". kemlu.go.id. 2018. Diakses tanggal 26 September 2021.


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.