Ekskarnasi

Dalam arkeologi dan antropologi, istilah ekskarnasi (juga dikenal sebagai mengempis) mengacu pada praktik pengambilan daging dan organ orang mati sebelum dikuburkan. Ekskarnasi dapat dilakukan melalui cara-cara alami, seperti membiarkan mayat terkena cuaca atau membiarkan hewan mengais; atau dengan menyayat mayatnya dengan tangan. Setelah ekskarnasi, beberapa masyarakat mengambil tulang yang diekskarnasi untuk dimakamkan.[1]
Ekskarnasi telah dipraktikkan di seluruh dunia selama ratusan ribu tahun. Bukti arkeologi paling awal mengenai ekskarnasi berasal dari Lembah Sungai Awash di Etiopia, 160.000 tahun yang lalu.[2] Contoh ekskarnasi termasuk "pemakaman langit" di beberapa bagian Asia, "Menara Kesunyian" Zoroaster, dan "pemakaman pohon" penduduk asli Amerika. Ekskarnasi dilakukan karena berbagai alasan spiritual dan praktis, termasuk keyakinan spiritual Tibet bahwa ekskarnasi adalah bentuk penguburan yang paling dermawan[3] dan kekhawatiran praktis Comanche bahwa di musim dingin tanah terlalu keras untuk penguburan bawah tanah.[4][5]
Situs ekskarnasi dapat diidentifikasi dalam catatan arkeologi berdasarkan konsentrasi tulang yang lebih kecil (seperti jari tangan atau kaki), yang merupakan tulang yang paling mudah lepas dari tubuh, dan tidak akan diperhatikan oleh praktisi ekskarnasi.[4]
Referensi
- ^ Booth, Thomas; Bruck, Joanna (2020). "Radiocarbon and histo-taphonomic evidence for curation and excarnation of human remains in Bronze Age Britain" (PDF). Antiquity. 94 (377): 1186–1203. doi:10.15184/aqy.2020.152. hdl:1983/b0e52b84-8d38-4419-92a0-1be5ff8cd1fc. S2CID 224969196.
- ^ Clark, J. Desmond; Beyene, Yonas; WoldeGabriel, Giday; Hart, William K.; Renne, Paul R.; Gilbert, Henry; Defleur, Alban; Suwa, Gen; Katoh, Shigehiro; Ludwig, Kenneth R.; Boisserie, Jean-Renaud; Asfaw, Berhane; White, Tim D. (June 2003). "Stratigraphic, chronological and behavioural contexts of Pleistocene Homo sapiens from Middle Awash, Ethiopia". Nature. 423 (6941): 747–752. Bibcode:2003Natur.423..747C. doi:10.1038/nature01670. PMID 12802333. S2CID 4312418.
- ^ "How Sky Burial Works". 25 July 2011.
- ^ a b Millar, J. F. V. (1981). "Mortuary Practices Of The Oxbow Complex". Canadian Journal of Archaeology. 5 (5): 103–117. JSTOR 41058605 – via JSTOR.
- ^ Yarrow, H. C. (1881). A further contribution to the study of the mortuary customs of the North American Indians (dalam bahasa English). Government Printing Office, Washington: First Annual Report of the Bureau of Ethnology to the Secretary of the Smithsonian Institution, 1879-80. hlm. 158. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.