Federalisme Dunia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2025) |
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Desember 2025)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
|
Federalisme Dunia merupakan sebuah pemikiran yang berupaya melihat dunia sebagai satu kesatuan politik yang diorganisasi melalui sistem federasi.[1] Konsep ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan untuk mengatasi isu-isu global yang tidak dapat diselesaikan oleh satu negara saja, seperti perubahan iklim, terorisme, ketimpangan ekonomi, dan konflik antarnegara. Oleh karena itu, negara-negara di dunia membangun suatu struktur pemerintahan bersama yang memiliki kekuasaan di tingkat global, namun tetap menghormati kedaulatan masing-masing negara di tingkat lokal.
Globalisasi menjadi salah satu pendorong utama munculnya pemikiran tentang federalisme global. Proses globalisasi mengaburkan batas-batas antarnegara, baik di bidang ekonomi, teknologi, maupun budaya.[2] Seperti yang diungkapkan oleh Archibugi (2008), global governance atau tata kelola global diperlukan agar interaksi antarnegara dapat berlangsung dengan lebih teratur dan berkeadilan. Dengan kata lain, federalisme global dapat dilihat sebagai bentuk institusionalisasi dari globalisasi, di mana kolaborasi internasional tidak hanya kesepakatan belaka, tapi juga memiliki ikatan hukum dan struktur politik yang jelas.
Konsep federalisme global sendiri juga menghadapi tantangan signifikan. Salah satu tantangan tersebut adalah sikap negara-negara powerful yang enggan melepaskan sebagian kedaulatan mereka untuk kepentingan otoritas global. Selain itu, perbedaan dalam sistem politik, budaya, dan kepentingan nasional membuat gagasan ini sering kali dianggap sebagai sesuatu yang utopis. Meskipun demikian, para pendukung federalisme global tetap melihatnya sebagai alternatif untuk mencegah terjadinya perang besar dan menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.
Referensi
- ^ Archibugi, Daniele (2008-12-31). The Global Commonwealth of Citizens: Toward Cosmopolitan Democracy. Princeton: Princeton University Press. doi:10.1515/9781400829767. ISBN 978-1-4008-2976-7.
- ^ Abad Martínez, Enrique (1970-01-01). "D. Held. Democracy and the Global Order. From the Modem State to Cosmopolitan Governance. Polity Press, Cambridge, 1995, 324 pp". Persona y Derecho: 288–293. doi:10.15581/011.32445. ISSN 2254-6243.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.