Film propaganda

Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI, film dokudrama propaganda anti-komunisme, anti-PKI dan pro-Soeharto yang paling dikenal dan paling ditonton kala era Orde Baru di Indonesia.

Film propaganda adalah sebuah film yang melibatkan beberapa bentuk propaganda. Film-film propaganda dapat dikemas dalam berbagai cara, tetapi yang paling sering produksi gaya dokumenter atau skenario fiksi, yang diproduksi untuk meyakinkan pemirsanya pada sudut pandang politik tertentu atau memengaruhi pendapat atau perilaku penonton, sering dengan menyajikan konten subjektif yang mungkin secara sengaja menyesatkan.[1]

Propaganda dapat didefinisikan sebagai kemampuan "untuk memproduksi dan menyebarkan pesan-pesan yang subur, sekali ditaburkan, akan bertumbuh dalam budaya yang besar."[2] Namun, pada abad ke-20, sebuah propaganda "baru" muncul, yang berkisar di seputar organisasi politik dan kebutuhan mereka untuk mengomunikasikan pesan yang akan "menarik golongan yang relevan untuk mengakomodasi agenda-agenda mereka".[3] Pertama kali dikembangkan oleh Lumiere bersaudara pada tahun 1896, media film menyediakan sarana unik untuk mengakses penonton dalam jumlah sekaligus besar. Film adalah media massa universal pertama yang secara bersamaan dapat memengaruhi pemirsa sebagai individu dan anggota kerumunan, yang menyebabkan media ini dengan cepat menjadi alat bagi pemerintah dan organisasi non-pemerintah untuk menyuarakan pesan ideologis yang diinginkan.[4] Seperti Nancy Snow menyatakan dalam bukunya, Information War: American Propaganda, Free Speech and Opinion Control Since 9-11, propaganda "dimulai di mana pemikiran kritis berakhir."[5]

Referensi

  1. ^ Bennett, Todd. "The celluloid war: state and studio in Anglo-American propaganda film-making, 1939-1941." The International History Review 24.1 (Maret 2002): 64(34).
  2. ^ Combs, James. Film Propaganda and American Politics. New York: Garland Publishing, 1994. p.35
  3. ^ Combs, James. Film Propaganda and American Politics. New York: Garland Publishing, 1994. p.32
  4. ^ Taylor, Richard. Film Propaganda: Soviet Russia and Nazi Germany. London: Croom Helm Ltd, 1979. 30-31
  5. ^ Snow, Nancy (2003). Information War: American Propaganda, Free Speech and Opinion Control Since 9-11. New York: Seven Stories Press. hlm. 22. ISBN 978-1-58322-557-8.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.