Formularium

Formularium adalah daftar obat-obatan yang digunakan untuk terapi tertentu yang dibuat oleh negara, pemerintah daerah, atau rumah sakit. Penyusunan formularium dilakukan oleh Komite Farmasi dan Terapi, disepakati oleh staf medis dan paramedis, kemudian disetujui dan dilegalisir oleh direktur rumah sakit.[1]

Indonesia memiliki susunan formularium yang disebut sebagai Formularium Nasional (Fornas) yang diperbaharui secara berkala oleh Komite Nasional Penyusunan Fornas. Penyusunan formularium dilakukan secara sistematis berdasarkan kajian-kajian akademis yang telah dilakukan sebelumnya.

Fungsi formularium adalah untuk memudahkan pemilihan obat-obatan dalam rangka pengadaan sediaan farmasi dan acuan peresepan obat pada praktik pelayanan kesehatan dan penyelenggaraan program jaminan kesehatan.[2]

Formularium Obat Herbal Asli Indonesia

Formularium Obat Herbal Asli Indonesia (disingkat FOHAI) adalah daftar baku tanaman obat dan sediaan herbal asli Indonesia yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai acuan dalam pemanfaatan obat tradisional di fasilitas pelayanan kesehatan. Formularium ini disusun untuk menjamin penggunaan tanaman obat yang aman, bermutu, dan bermanfaat, serta mendukung pengembangan obat tradisional berbasis bahan alam Indonesia.[3]

FOHAI menjadi salah satu instrumen dalam kebijakan nasional obat bahan alam, berdampingan dengan pengembangan Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan Fitofarmaka, yang masing-masing memiliki tingkat pembuktian ilmiah yang berbeda.[4]

Referensi

  1. ^ Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2020). "KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR HK.01.07/MENKES/200/2020 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN FORMULARIUM RUMAH SAKIT". Berita Negara Republik Indonesia.
  2. ^ Kefarmasian, Dit Produksi dan Distribusi. "Formularium Nasional Kendalikan Mutu dan Biaya Pengobatan | Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-03-02. Diakses tanggal 2021-06-16.
  3. ^ Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia. Kementerian Kesehatan RI
  4. ^ "Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan". keslan.kemkes.go.id. Diakses tanggal 2025-11-27.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.