Fushimi Inari-taisha

Fushimi Inari Taisha

Gerbang Utama Romon
Lokasi Fushimi-ku, Kyoto
Koordinat 34°58′02″LU, 135°46′22″BT
Saijin Ukanomitama
Peringkat Terdaftar dalam Jinmyōchō (Engishiki), nijūnisha, kampeisha
Tahun didirikan 711
Arsitektur
kuil utama
Nagare-zukuri [1]
Tanggal festival 3 Mei

Fushimi Inari Taisha (伏見稲荷大社) adalah kuil Shinto yang berada di Fushimi-ku, Kyoto, Jepang. Kuil ini merupakan kuil pusat bagi sekitar 40.000 kuil Inari yang memuliakan Inari. Kuil utama (honden) terletak di kaki Gunung Inari, dan tanah milik kuil mencakup gunung yang tingginya 233 meter.

Di kuil ini dimuliakan Ukanomitama bersama pendampingnya, Satahiko no Ōkami, Ōmiyanome no ōkami, Tanaka no ōkami, dan Shi no ōkami (四 大神).[1] Inari dipercaya sebagai dewa pertanian, sehingga kuil ini dipercaya membawa berkah bagi panen palawija, kesukesan dalam perdagangan bisnis, dan keselamatan di bidang transportasi.

Kuil Fushimi Inari masuk dalam peringkat kuil menurut Jinmyōchō (daftar nama kuil) yang diterbitkan bersama Engishiki. Selain itu, kuil ini berada dalam kelompok 7 kuil papan atas dari daftar 22 kuil utama (Nijūnisha). Dalam sistem lama peringkat kuil Shinto, kuil ini merupakan salah satu dari kampeisha (kuil resmi yang didanai pemerintah Jepang).

Kuil utama yang ada sekarang dibangun tahun 1499 setelah bangunan yang lama habis terbakar sewaktu terjadi Perang Ōnin. Aula utama kuil ini ditetapkan pemerintah Jepang sebagai warisan budaya yang penting. Sejak abad ke-17, penganut kuil Fushimi Inari memiliki tradisi membangun torii. Sekitar 10.000 torii yang berderet-deret di Gunung Inari merupakan hasil sumbangan umat. Di antaranya, Senbon torii (deretan seribu torii) telah menjadi salah satu objek pariwisata.

Sejarah

Pada tahun 711, Hata no Iroku menerima perintah kaisar untuk mendirikan kuil untuk sanza (tempat bertahta tiga Kami) di Gunung Inari. Menurut literatur Nijūni shaki, ketiga Kami tersebut adalah Ōmiyame no mikoto, Ukanomitama no mikoto, Sarutahiko no mikami.[1] Kisah serupa juga ditulis dalam catatan sejarah (fudoki) Provinsi Yamashiro yang masih tersisa. Dalam bagian Jinmyōchō dari Engishiki, nama kuil ini ditulis sebagai Inari Jinja Sanza (稲荷神社三座).

Pada tahun 1871, berdasarkan sistem derajat kepentingan kuil (Kindai shakaku seido), kuil ini ditetapkan sebagai kuil resmi (kampeisha), dan nama kuil secara resmi diganti menjadi Inari Jinja atau Kampei Taisha Inari Jinja. Seusai Perang Dunia II (1946), kuil ini berdiri organisasi keagamaan yang terdaftar sebagai badan hukum, dan terpisah dari Asosiasi Kuil Shinto yang berafiliasi dengan Ise Jingu. Nama kuil diganti menjadi Fushimi Inari Taisha, dan terus digunakan hingga sekarang.

Referensi

  1. ^ a b "Inari Shinkō". Encyclopedia of Shinto. Establishment of a National Learning Institute for the Dissemination of Research on Shinto and Japanese Culture. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-30. Diakses tanggal 3 February. ; ; ;

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.