Garis Lucu

Garis Lucu adalah sebutan untuk fenomena atau gerakan keagamaan di Indonesia yang mengusung humor dalam membicarakan isu-isu agama khususnya melalui media sosial. Garis lucu dianggap penyeimbang dan respons atas gerakan keagamaan garis keras yang menggejala di Indonesia. Garis lucu juga dianggap mampu menjembatani banyak perbincangan lintas agama dan lintas aliran tanpa perlu masuk ke dalam ranah yang kaku dan serius. Akun-akun lintas agama ini sering melemparkan lelucon dan meme bertemakan agama satu sama lain. Garis lucu dianggap dapat mempersatukan berbagai kalangan agama di Indonesia melalui humor dan meredam kebencian antaragama.[1][2][3][4]

Para admin Garis Lucu memiliki grup Twitter sebagai 'dapur' atau jejaring maya yang disebut Admin Garis Lucu Sejagat. Grup ini diinisiasi oleh admin Buddhis Garis Lucu. Awalnya, mereka saling me-mention di tiap unggahan mereka. Dalam grup itu, para admin Garis Lucu kerap bertukar pikiran terkait konten dan narasi yang akan mereka lempar. Meski memiliki banyak kesamaan visi, tiap-tiap akun tetap mewakili masing-masing kelompok SARA yang memiliki ajaran dan nilai yang berbeda. Diskusi jadi hal penting dalam gerakan ini. Tujuannya, untuk memastikan gagasan yang mereka lempar tak melukai keyakinan kelompok yang lain.[5]

Di grup ini perbincangan sama sekali tidak serius. Namun, dari ketidakseriusan itu, pada bulan Januari 2020 mereka pernah membuat acara LombaVlogGLSejagat dgn tema #ManaToleransimu. Acara ini didukung oleh Ganjar Pranowo yang dianggap sebagai Gubernur Garis Lucu.

Contoh

  • NU Garis Lucu
  • Muhammadiyah Garis Lucu
  • Katolik Garis Lucu
  • Kristen Garis Lucu
  • Konghucu Garis Lucu
  • Hindu Garis Lucu
  • dll.

Catatan kaki

  1. ^ Okezone (2019-07-01). "Bermunculan Akun Religius Garis Lucu di Medsos, Sebuah Cara Cairkan Suasana? page-2 : Okezone Lifestyle". lifestyle.okezone.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-01-05. Diakses tanggal 2020-06-09.
  2. ^ "Republik Indonesia Garis Lucu". qureta.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-09-17. Diakses tanggal 2020-06-09.
  3. ^ developer, era id. "Cara Akun 'Garis Lucu' Meredam Sensitivitas Agama". era.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-09. Diakses tanggal 2020-06-09.
  4. ^ "Akun Garis Lucu dan Dialog Antaragama". Alif.ID. 2019-06-23. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-09-27. Diakses tanggal 2020-06-09.
  5. ^ "Silang Keyakinan Satu Nilai di 'Dapur' Akun Garis Lucu". ERA.ID. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-08-01. Diakses tanggal 2021-04-17.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.