Georgios Grivas
| Nama dalam bahasa asli | (el) Γεώργιος Γρίβας |
|---|---|
| Biografi | |
| Kelahiran | 6 Juni 1897 Nikosia |
| Kematian | 27 Januari 1974 Limassol |
| Penyebab kematian | Gagal jantung |
| Data pribadi | |
| Agama | Gereja Ortodoks Yunani |
| Pendidikan | Hellenic Military Academy (en) Pancyprian Gymnasium (en) École militaire |
| Kegiatan | |
| Pekerjaan | prajurit, biografer, partisan (militer), pejuang perlawanan |
| Pangkat militer | Letnan Jenderal jenderal |
| Konflik | Perang Dunia II dan Battle of Tylliria (en) |
Georgios Grivas, nama lengkap George Tehodorus Grivas (lahi, 5 Juli 1898 di Trikomo, Siprus, bagian kekaisaran Ottoman Turki - meninggal, 27 Januari 1974) adalah seorang pemimpin kelompok teroris Yunani Siprus EOKA-B, yang menganjurkan persatuan dengan Yunani. Sebelumnya ia memimpin kampanye gerilya melawan pemerintahan Inggris pada tahun 1950. Setelah kemerdekaan Siprus pada 1959, ia membentuk organizazion paramiliter EOKA-B, menentang presiden (dan Uskup Agung) Makarios III.[1]
Grivas berasal dari keluarga seorang pedagang gandum, Grivas menempuh pendidikannya di sekolah-sekolah di Nicosia dan Athena.[2] Pada tahun 1919, Ia memasuki akademi militer Kerajaan Hellenic sebagai kadet, bergabung dengan kelompok nasionalis Yunani yang menyukai penyatuan Siprus dengan Yunani ('Enosis').[2] Ia mengadopsi kewarganegaraan Yunani pada tahun 1919 dan bertempur dengan tentara Yunani dalam kampanye Asia Kecil, pada saat itu Ia dihiasi dengan keberanian.[2] Antara tahun 1925 dan tahun 1933, Ia belajar teknik militer di Prancis, dan kembali ke Yunani untuk kuliah di sekolah pelatihan Salonika.[2]
Pada pecahnya Perang Dunia II, Grivas bergabung dengan staf umum tentara Yunani.[2] Ia memerintahkan divisi dalam kampanye Albania (1940-1941) dan mendirikan kelompok perlawanan bawah tanah, yang berkembang menjadi sebuah gerakan nasionalis antikomunis yang ekstrem pada tahun 1945.[2] Selama tahun 1950 Grivas memimpin kampanye bawah tanah melawan pemerintahan Inggris di Siprus, membentuk gerilya tentara EOKA (Organisasi Nasional untuk Siprus Perjuangan) pada tahun 1954 dan menyebut dirinya 'Dighenis Akritas' setelah pahlawan Yunani yang legendaris.[2] Grivas meninggalkan Siprus pada tahun 1959 setelah perjanjian kemerdekaan dicapai tetapi kembali pada tahun 1964 untuk perintah (sampai 1967) Garda Nasional Siprus.[2] Pada tahun 1971, ia kembali diam-diam ke Siprus untuk melancarkan kudeta terhadap Presiden Makarios, Makarios dianggap sebagai pengkhianat karena telah menerima keanggotaan Persemakmuran daripada Enosis.[2] Grivas meninggal pada tahun 1974 dalam persembunyian.[2]
Rujukan
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.