Geosite Sipinsur

Geosite Sipinsur

Geosite Sipinsur di Humbang Hasundutan
Informasi
Lokasi Desa Pearung, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara
Negara Indonesia Indonesia
Pengelola Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan
Jenis objek wisata Wisata alam
Gaya Hutan bebas
Luas 0,002 km2
Fasilitas Toilet umum, pondok, lahan parkir, tempat bermain anak, dan tempat sampah

Geosite Sipinsur adalah sebuah taman atau kawasan wisata alam di tepian Danau Toba, tepatnya berada di desa Pearung, kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan, provinsi Sumatera Utara, Indonesia.[1] Di Geosite Sipinsur ini, pengunjung dapat melihat sekitaran Danau Toba.[2] Geosite Sipinsur berada di ketinggian 1.213 mdpl, tepat di punggung Bukit Barisan.[3]

Lokasi

Geosite Sipinsur berada di desa Pearung, kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan, provinsi Sumatera Utara. Jarak ke objek wisata ini sekitar 18 kilometer dari Bandar Udara Internasional Silangit, di Siborongborong, Tapanuli Utara.[4]

Bandara Silangit adalah pintu masuk utama melalui udara menuju kawasan wisata Danau Toba. Dan Danau Toba menjadi salah satu dari lima kawasan wisata prioritas Indonesia, sesuai arahan presiden Indonesia, Joko Widodo.[5]

Situs geologi

Tempat kuliner di Geosite Sipinsur.

Pada tahun 2019, presiden Indonesia Joko Widodo, melakukan kunjungan ke kawasan Geosite Sipinsur.[6] Bulan Agustus tahun 2019, Danau Toba menjadi anggota UNESCO Global Geopark (UGG). Sehingga menjelang peresmian menjadi anggota UGG pada April 2020 di kota Paris Prancis, pemerintah fokus mengembangkan 16 kawasan geosite Danau Toba, salah satunya adalah Geosite Sipinsur.[7]

Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) fokus mengembangkan 16 situs geologi tersebut. Pengembangan kawasan termasuk perbaikan infrastruktur, pembangunan tempat kuliner, serta memperbanyak agenda seni budaya di kawasan Geosite Sipinsur.[8]

Fasilitas

Pemandangan Danau Toba dari Geosite Sipinsur, dan terlihat pula kecamatan Muara, Tapanuli Utara.

Geosite Sipinsur dikelilingi oleh pepohonan Pinus, sehingga tempat ini cukup rindang, dan udara di kawasan ini juga tergolong lembap. Posisi Sipinsur berada di ketinggian 1.213 mdpl, sehingga melalui tempat ini, bisa melihat sekitar kawasan Danau Toba, dan juga bisa melihat dua Pulau Sibanding, yang ada di Danau Toba. Kawasan wisata Muara di Kabupaten Tapanuli Utara juga bisa terlihat dari Geosite Sipinsur.[3]

Setelah dilakukan pengembangan dan revitalisasi, berbagai fasilitas di Geosite Sipinsur dapat mendukung kebutuhan wisatawan yang datang ke tempat ini. Beberapa fasilitas yang dikembangkan adalah tersedianya pusat jajanan dengan konsep tiny house atau rumah kecil. Tersedia juga peralatan tenda untuk wisatawan yang ingin berkemah, dan juga ada taman bermain untuk anak-anak.[4][3] Pada akhir tahun 2018, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika, layanan Wi-Fi gratis telah tersedia di tempat ini. Pengadaan Wifi gratis ini juga meningkatkan jumlah wisatawan ke Geosite Sipinsur.[9]

Referensi

  1. ^ Napitupulu, Masdalena (21 Desember 2021). "Wisata Geosite Sipinsur, Info Rute dan Daya Tarik". sumut.idntimes.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-08. Diakses tanggal 5 Februari 2022.
  2. ^ Rasyid, Muhammad Anil (26 Januari 2022). Ayu Prasandi (ed.). "Geosite Sipinsur, Wisata yang Hits di Humbang Hasundutan, Biaya Masuk Hanya Rp 1000". Tribunnews.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-07. Diakses tanggal 5 Februari 2022.
  3. ^ a b c "Taman Wisata Sipinsur Geosite Sipinsur - Humbahas". www.pariwisatasumut.net. Pariwisata Sumut. 9 Maret 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-29. Diakses tanggal 5 Februari 2022.
  4. ^ a b "Geosite Sipinsur". northsumatrainvest.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-30. Diakses tanggal 5 Februari 2022.
  5. ^ "Infografik: 5 Destinasi Super Prioritas". Kemenparekraf/Baparekraf RI. Diakses tanggal 2024-08-14.
  6. ^ Jordan, Ray. "Sambangi Geosite Sipinsur, Jokowi Ajak Iriana Foto dan Ngopi Tabodo". detiknews. Diakses tanggal 2024-08-14.
  7. ^ "Status Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark Terancam Dicabut". VOA Indonesia. 2023-10-05. Diakses tanggal 2024-08-14.
  8. ^ "Kembangkan 16 Situs Geologi". p3tb.pu.go.id. 23 Februari 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-08. Diakses tanggal 5 Februari 2022.
  9. ^ "Tersedia Wifi Gratis, Pengunjung Geosite Sipinsur Meroket 500 Persen". sumut.idntimes.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-06. Diakses tanggal 5 Februari 2022.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.