Gua Adulam
Gua Adulam awalnya merupakan benteng yang disebut dalam Perjanjian Lama, dekat kota Adulam, tempat Raja Daud di masa depan mencari perlindungan dari Raja Saul.[1]
Kata "gua" biasanya digunakan tetapi "benteng", yang memiliki penampilan yang mirip secara tertulis, digunakan juga. Karya Wilhelm Gesenius, Hebrew and Chaldee Lexicon to the Old Testament Scriptures memberikan catatan yang mendukung Adulam sebagai makna "tempat persembunyian".[2] Brown, Driver, dan Briggs dalam Hebrew and English Lexicon of the Old Testament mengutip kata Arab' adula berarti "menyingkir" dan menyarankan Adulam berarti "mundur, berlindung".[3]
Selama periode ini, Daud memberikan beberapa peluang untuk membunuh Saul, yang pada gilirannya berusaha membunuh saingan mudanya, yang para pengikutnya percaya telah dipilih oleh Tuhan untuk menggantikan Raja Saul. Daud menolak untuk bertarung secara tidak adil, misalnya dengan membunuh Saul yang suka berperang ketika tidur. Menurut Perjanjian Lama, Tuhan menghormati standar etika Daud yang tinggi dan tak lama kemudian Raja Daud dan para pengikutnya yang pernah bersembunyi di Gua Adulam, terkenal di seluruh Israel karena tindakan keberanian mereka.
Istilah "Gua Adulam" telah digunakan oleh komentator politik yang merujuk pada kelompok kecil yang jauh dari kekuasaan tetapi berencana untuk kembali. Demikianlah dalam novel Waverley karya Walter Scott tahun 1814 ketika menceritakan kaum Jacobite melakukan pemberontakan tahun 1745 berbaris ke selatan melalui Inggris, Jacobite Baron dari Bradwardine menyambut sedikit orang yang direkrut sembari mengatakan bahwa mereka sangat mirip dengan pengikut Daud di Gua Adulam; "videlicet, setiap orang yang dalam kesulitan, dan setiap orang yang berhutang, dan setiap orang yang tidak puas".[4]
Referensi
- ^ 1Samuel 22:1:HE
- ^ Tregelles, Samuel (1857). Gesenius's Hebrew and Chaldee Lexicon to the Old Testament Scriptures, Translated, With Additions and Corrections from the Author's Thesaurus and Other Works. London: Samuel Bagster & Sons, Limited. hlm. 608d (DCVIII) – via archive.org.
- ^ Brown, F., Driver, S. R., Briggs, C. A., Strong, J., & Gesenius, W. (1994). The Hebrew and English Lexicon of the Old Testament: With an appendix containing the Biblical Aramaic : coded with the numbering system from Strong's Exhaustive concordance of the Bible. Peabody, Mass: Hendrickson Publishers. hlm. 726 – via archive.org. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^
Chisholm, Hugh, ed. (1911). . Encyclopædia Britannica. Vol. 1 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 218. cite Waverley, chapter lvii.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.