Gunung Bujel
| Gunung Bujel | |
|---|---|
Potret puncak gunung Bujel | |
| Geografi | |
| Letak | Kabupaten Lumajang, Jawa Timur |
| Negara | |
| Geologi | |
| Jenis gunung | Gunung pasif |
Gunung Bujel adalah gunung pasif yang terletak di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Indonesia[1][2][3]
Pembangunan
Pemerintah Desa Kebonan terus memperbaiki akses jalan menuju wisata Gunung Bujel, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Indonesia. Kepala Desa Kebonan, Munadi, mengerahkan warga untuk membangun jalan makadam di wilayah tersebut pada 15 September 2020.
Di tengah pandemi COVID-19, Munadi, berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan wisata Gunung Bujel. Gunung Bujel mulai dikenal karena keindahan alamnya yang fantastis. "Di Gunung Bujel kita bisa menikmati keindahan alam yang luar biasa dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh," kata Munadi.
Munadi mengoptimalkan potensi wisata agar menarik wisatawan luar daerah. "Saat ini kami membangun jembatan dan jalan makadam sepanjang 590 x 2,5 meter serta dua dekker. Seluruh pekerjaan dilakukan oleh warga desa untuk menonjolkan potensi wisata desa," tambah Munadi di lokasi pembangunan jalan.
Wisata puncak Gunung Bujel melengkapi destinasi wisata alam di Klakah seperti Gunung Lemongan dan segitiga danau Ranu Klakah, Ranu Bedali, dan Ranu Pakis. Meskipun belum banyak wisatawan yang datang, sudah ada beberapa fasilitas dan properti untuk berfoto, menjadikannya alternatif kunjungan wisata.[4]
Aktivitas
Gunung ini menjadi objek wisata alternatif pada tahun 2020 karena COVID-19, menjadikannya tempat untuk menghilangkan kejenuhan.[2] Para wisatawan dapat melihat panorama perkotaan Lumajang, Gunung Semeru, atau pemandangan yang indah dari puncak.[2][1] Di puncak gunung ini terdapat fasilitas dan properti yang digunakan untuk para wisatawan berfoto.[1][3]
Lihat pula
Referensi
- ^ a b c Solichah, Zumrotun (23 Juni 2020). Kusbiantoro, Didik (ed.). "Menikmati keindahan Gunung Bujel Lumajang yang eksotis". Antara Jatim News. Diakses tanggal 20 Juli 2024.
- ^ a b c Musleh, Muhammad. "Gunung Bujel Klakah, Sajikan Panorama Alam Pegunungan". tadatodays.com. Diakses tanggal 20 Juli 2024.
- ^ a b SRI ANDINI, IRMA (17 Juni 2020). "Wisata Puncak Gunung Bujel di Klakah Udah Mulai Ngehits loh! Udah Kesini?". visitlumajang.com. Diakses tanggal 20 Juli 2024.
- ^ Irawan, Bambang (15 September 2020). Masduki (ed.). "Kades Kebonan Bangun Jalan Akses Menuju Wisata Gunung Bujel". Gempur News. Diakses tanggal 20 Juli 2024.
Pranala luar
- "Wisata Alam Gunung Bujel". Pemerintah Kabupaten Lumajang.
- Redaktur (21 Juni 2020). "PEMKAB LUMAJANG TERUS KEMBANGKAN POTENSI WISATA DAN LESTARIKAN KEARIFAN LOKAL". PORTAL BERITA KABUPATEN LUMAJANG.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.