Harda Kiswaya

Harda Kiswaya
Harda Kiswaya pada 2025
Bupati Sleman ke‑15
Mulai menjabat
20 Februari 2025
PresidenPrabowo Subianto
GubernurHamengkubuwana X
WakilDanang Maharsa
Sebelum
Pengganti
Petahana
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir26 Januari 1964 (umur 62)
Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Suami/istriParmilah
AlmamaterUniversitas Islam Indonesia (S.E.)
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (M.Si.)
PekerjaanPolitikus · Akuntan
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Harda Kiswaya (lahir 26 Januari 1964) adalah pensiunan Aparatur Sipil Negara yang menjabat sebagai Bupati Sleman masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 20 Februari 2025 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.[1] Sebelumnya, ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman periode 2020–2024.

Pada Pemilihan umum Bupati Sleman 2024, Harda mencalonkan diri sebagai Bupati Sleman masa jabatan 2025–2030 berpasangan dengan politikus PDI Perjuangan, Danang Maharsa. Harda mendaftar sebagai bakal calon melalui Partai Golkar dan kemudian PDI Perjuangan, serta menjalin komunikasi politik dengan sejumlah partai lain.[2][3][4] Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 381.580 suara atau 62,14% dari total suara sah.[5]

Kehidupan

Harda Kiswaya lahir di Sleman pada 26 Januari 1964. Ia menghabiskan masa kecilnya di Dusun Kowanan, Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman.

Pendidikan

Ia menempuh pendidikan tinggi di S1 Sarjana Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan S2 Ilmu Ekonomi Universitas “Veteran” Yogyakarta (UPN).[6]

Karier

Mayoritas karier Harda dijalani sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 1993, setelah sebelumnya bekerja di kantor akuntan publik. Ia memulai dinas di Dinas Pendapatan Daerah Sleman (kini BKAD), lembaga yang mengelola pendapatan dan aset daerah.[7]

Ia kemudian menjabat sebagai Sekretaris dan Kepala BKAD sebelum menjadi Sekretaris Daerah Sleman. Dalam jabatan-jabatan tersebut, ia terlibat langsung dalam pengelolaan anggaran daerah, termasuk alokasi belanja, hibah, proyek pengadaan, dan aset pemerintah.

Penghargaan

Pada tahun 2019, Harda Kiswaya menerima Satyalancana Karya Satya XX, tanda kehormatan dari Pemerintah Indonesia yang diberikan kepada pegawai negeri sipil yang telah mengabdi selama 20 tahun tanpa catatan pelanggaran berat.[8] [9]

Kontroversi

Pelanggaran Etik ASN

Pada tahun 2023, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyatakan bahwa Harda Kiswaya melanggar kode etik sebagai aparatur sipil negara karena baliho pencalonannya sebagai bupati tersebar di berbagai titik saat ia masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman.[10] KASN memerintahkan pencopotan baliho tersebut dan pembinaan etik terhadap Harda Kiswaya oleh pejabat pembina kepegawaian.

Penanggung Jawab Hibah Pariwisata

Pada April 2025, Harda Kiswaya diperiksa sebagai saksi oleh Kejaksaan Negeri Sleman dalam kasus dugaan penyimpangan dana hibah pariwisata tahun anggaran 2020 senilai Rp49,7 miliar. Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Tim Penyaluran Hibah Pariwisata Kabupaten Sleman dan bertanggung jawab dalam proses verifikasi serta pencairan dana kepada para penerima.[11]

Audit BPKP Daerah Istimewa Yogyakarta menemukan indikasi penyaluran dana kepada penerima yang tidak memenuhi syarat, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp10 miliar. Hingga Juli 2025, kejaksaan belum menetapkan tersangka, tetapi telah memeriksa lebih dari 362 saksi, termasuk Harda Kiswaya sebagai penanggung jawab administratif dalam penyaluran dana tersebut.[12]

Kontroversi dengan Sultan HB X terkait Stadion Maguwoharjo

Pada Juli 2025, Harda Kiswaya menyatakan bahwa penggunaan Stadion Maguwoharjo oleh klub sepak bola PSIM Yogyakarta belum dapat diizinkan karena adanya sejarah konflik antara suporter PSIM dan PSS Sleman.[13]

Pernyataan itu merupaka bantahan Harda atas kritik dari Sri Sultan Hamengkubuwono X yang menyebut pola pikir Harda “terlalu cupet”. Sultan menilai bahwa stadion yang dibangun dengan dana APBN seharusnya tidak boleh dimonopoli oleh satu pihak saja.[14][15][16]

Kegeraman Sultan dipicu oleh fakta bahwa ia sebelumnya telah secara terbuka mendorong agar PSIM dapat menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai markas selama kompetisi Liga 1 2025/2026. Namun hingga akhir Juli 2025, Harda tak mengeluarkan izin. Padahal, klub dari luar DIY seperti PSBS Biak telah lebih dahulu mendapat persetujuan untuk menggunakan stadion tersebut.[17][18]

Kekayaan

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kekayaan Harda Kiswaya mengalami peningkatan signifikan selama menduduki jabatan.

Pada 31 Desember 2017, saat menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman, Harda melaporkan total kekayaan sebesar Rp1.001.000.000.[19] Enam tahun kemudian, dalam LHKPN tertanggal 31 Desember 2023, saat menjabat sebagai Sekretaris Daerah Sleman, kekayaannya tercatat sebesar Rp6.153.005.585.[20]

Perbandingan Kekayaan Berdasarkan LHKPN
Tahun Jabatan Total Kekayaan (Rp)
2017 Kepala Bappeda Sleman 1.001.000.000
2023 Sekretaris Daerah Sleman 6.153.005.585

Kekayaan Harda meningkat sebesar lebih dari 514 persen atau setara dengan 6,15 kali lipat dalam 6 tahun. Hingga pertengahan 2025, laporan kekayaan untuk tahun 2024 belum tersedia di portal e-LHKPN KPK.

Referensi

  1. ^ "Daftar Lengkap 481 Pasangan Kepala Daerah Dilantik Prabowo Hari Ini". cnnindonesia.com. 20-02-2025. Diakses tanggal 20-02-2025.
  2. ^ Rahadian Bagus Priambodo, "Eks Sekda Sleman Harda Kiswaya Resmi Daftar Bacabup Sleman 2024 Lewat PDI‑Perjuangan", Times Indonesia, 29 April 2024. [1]
  3. ^ Catur Dwi Janati, "Kantongi Rekomendasi dari Golkar, Harda Kiswaya Mulai Cari Dukungan untuk Maju Pilkada Sleman", Harian Jogja, 27 Maret 2024. [2]
  4. ^ "Didukung 12 Partai, Harda Kiswaya dan Danang Maharsa Daftar Pilbup Sleman", BeritaSatu, 27 Agustus 2024. [3]
  5. ^ Kusuma, Wijaya (09-01-2025). Gloria Setyvani Putri (ed.). "Harda Kiswaya dan Danang Maharsa Ditetapkan Jadi Bupati-Wakil Bupati Sleman". kompas.com. Diakses tanggal 11-03-2026.
  6. ^ "H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si.", Garda Sleman, diakses 2024. [4]
  7. ^ "Berawal dari Anak Desa, Harda Kiswaya Berhasil jadi Sekda dan Bersiap Maju di Pilkada Sleman", Suara.com, 28 Maret 2024. [5]
  8. ^ "Profil Harda Kiswaya, Bakal Calon Bupati Sleman yang Diusung 6 Partai", Viva.co.id, diakses 2024. [6]
  9. ^ "Orders, decorations, and medals of Indonesia – Satyalancana Karya Satya", Wikipedia (en), diakses 17 Juli 2025. [7]
  10. ^ "KASN Perintahkan Copot Baliho Sekda Sleman Nyalon Bupati", IDN Times, 26 Desember 2023. [8]
  11. ^ "Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Bupati Harda Kiswaya Diperiksa Kejaksaan Sleman", BPK Perwakilan DIY, diakses 18 Juli 2025. [9]
  12. ^ "Bupati Sleman Harda Kiswaya Dipanggil Kejari Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata", Kompas.com, 16 April 2025. [10]
  13. ^ "Jawab Bupati Sleman, Disentil Sultan HB X soal PSIM Berkandang di Maguwoharjo", Detik.com, 25 Juli 2025. [11]
  14. ^ "PSIM Belum Dapat Izin di Maguwoharjo, Sultan: Rembugan, Jangan Cupet Pola Pikirnya", KRJogja.com, 24 Juli 2025. [12]
  15. ^ "Sultan HB X Tegaskan Stadion Maguwoharjo Bisa Dipakai Semua Tim, Termasuk PSIM Jogja", Harian Jogja, 24 Juli 2025. [13]
  16. ^ "Polemik Stadion Maguwoharjo, Sultan HB X Tegaskan Tak Ada Monopoli: PSIM Punya Hak", BeritaSatu.com, 25 Juli 2025. [14]
  17. ^ "PSIM Masuk Liga 1, Sultan Sarankan Stadion Maguwoharjo untuk Home Base", Kompas.com, 10 Juni 2025. [15]
  18. ^ "Berkandang di Yogyakarta, PSBS Memulai Persiapan Liga 2025/2026", Kompas.id, 12 Juli 2025. [16]
  19. ^ "LHKPN Harda Kiswaya 2017", e-LHKPN KPK. [17]
  20. ^ "LHKPN Harda Kiswaya 2023", e-LHKPN KPK. [18]

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.