Harun Aly
Harun Aly (ejaan lama: Haroen Aly, ejaan baru: Harun Ali) adalah seorang politikus asal Indonesia. Ia merupakan penjabat pertama Wali Kota Sabang yang memerintah Kota Sabang dalam periode tahun 1966–1972. Harun Aly menjabat sebagai Wali Kota Sabang selama 6 tahun tanpa didampingi Wakil Wali Kota Sabang. Jumlah penduduk Kota Sabang ketika masa pemerintahan Harun Aly sebanyak 18.015 orang pada tahun 1968.
Karier politik
Pada tahun 1965, Kewedanaan Sabang yang merupakan bagian dari Kabupaten Aceh Besar berubah statusnya menjadi sebuah kota yang terpisah dalam wilayah Provinsi Aceh. Wilayah Kewedanaan Sabang yang mencakup pulau Weh dan pulau-pulau lain di sekitarnya dibentuk menjadi Kota Sabang.[1] Kota Sabang dibentuk dengan status sebagai kotamadya berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1965.[2] Pembentukan Kota Sabang menjadikannya sebagai kota yang terletak paling barat dalam wilayah Indonesia. Wilayah Kota Sabang mencakup pulau Weh dan tiga pulau kecil yaitu pulau Seulako, pulau Rubiha dan pulau Klah.[3] Jabatan pertama sebagai Wali Kota Sabang dijabati oleh Harun Aly. Ketika Harun Aly menjabat sebagai Wali Kota Sabang, belum ada jabatan Wakil Wali Kota Sabang.[4]
Pemerintahan
Harun Aly menjabat sebagai Wali Kota Sabang selama enam tahun mulai tahun 1966 hingga tahun 1972.[5] Jumlah penduduk Kota Sabang ketika Harun Aly masih menjabat sebagai Wali Kota Sabang pada tahun 1968 sebanyak 18.015 orang.[6] Setelah masa jabatan Harun Aly berakhir pada tahun 1972, jabatannya sebagai Wali Kota Sabang digantikan oleh Oesman Effendi.[4]
Referensi
- ^ Ali S., M., dkk. (2020). Wajah Pesisir Aceh. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press. hlm. 94. ISBN 978-623-7780-33-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Tim Koordinasi Penyelesaian Komprehensif Masalah Aceh Bidang Ekonomi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2003). Aceh: Sabang, Dulu, Kini, Esok. Diterbitkan oleh Tim Koordinasi Penyelesaian Komprehensif Masalah Aceh Bidang Ekonomi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. hlm. 17. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Pusat Data dan Analisa Tempo (2019). Menikmati Wisata Bahari Kota Sabang Dan Sekitarnya. Diterbitkan oleh Tempo Publishing. hlm. 13. ISBN 978-623-262-610-2. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Wali Kota Sabang (Maret 2024). Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Derah Kota Sabang (PDF). Sabang: Pemerintah Kota Sabang. hlm. 40. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Alamsyah (2008). Ensiklopedi Aceh: Adat, Bahasa, Geografi, Kesenian, Sejarah. Diterbitkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Bidang Budaya, Satuan Kerja BRR NAD-Nias Pemulihan dan Pengembangan Bidang Agama, Sosial, dan Budaya. hlm. 125. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Panitia Almanak Nasional Sumatera (1969). Almanak Sumatera. Diterbitkan oleh Komando Antar Daerah Sumatera. hlm. 206. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.