Hotel Majapahit

Hotel Majapahit
Peta
Jaringan hotelMGallery Hotel Collection
Informasi umum
AlamatJl. Tunjungan No. 65, Genteng, Surabaya, Jawa Timur
Koordinat7°15′36″S 112°44′23″E / 7.26013°S 112.73962°E / -7.26013; 112.73962
Pembukaan1911; 115 tahun lalu (1911)
ManajemenAccor
Informasi lain
Jumlah kamar139
Situs web
all.accor.com/hotel/B066/index.en.shtml
Cagar budaya Indonesia
Hotel Majapahit
PeringkatNasional
KategoriBangunan
No. RegnasCB.14
Lokasi
keberadaan
Kota Surabaya, Jawa Timur
No. SK021/M/2014
Tanggal SK17 Januari 2014
Tingkat SKMenteri
PemilikPT Central Cipta Murdaya (CCM), dengan status Hak Guna Bangunan (HGB)
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya

Hotel Majapahit adalah sebuah hotel mewah bersejarah di Jalan Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Pertama kali dibuka pada tahun 1911 dengan nama Hotel Oranje, hotel ini dibangun oleh Lucas Martin Sarkies, putra dari salah satu Sarkies Bersaudara dari Armenia, Martin Sarkies, yang juga menggarap desain Hotel Raffles di Singapura.[1] Hotel Oranje juga menggunakan jasa arsitek orang Inggris bernama James Afprey.[2]

Pada masa pendudukan Jepang, Hotel Oranje berganti nama menjadi Hotel Yamato, dan digunakan sebagai markas tentara Jepang. Salah satu momen yang paling dikenal di hotel ini adalah peristiwa perobekan bendera pada tanggal 19 September 1945, yaitu Insiden Hotel Yamato. Peristiwa bermula ketika sekelompok orang Belanda yang dipimpin Mr. Ploegman mengibarkan bendera Belanda (Merah Putih Biru) di puncak sebelah kanan hotel. Para pejuang Indonesia merobek warna biru pada bendera Belanda, yang berwarna merah, putih dan biru, dengan demikian bendera itu menjadi merah putih yaitu bendera Republik Indonesia. Insiden bendera itu mengakibatkan terbunuhnya Mr. Ploegman, seorang warga Belanda yang tewas saat perobekan bendera.[3] Setelah peristiwa ini, hotel menjadi dikenal dengan nama Hotel Merdeka.[4]

Pada tahun 1946, Sarkies Bersaudara kembali mengelola hotel dan mengganti namanya menjadi L. M. S. Hotel, untuk mengenang Lucas Martin Sarkies. Pada tahun 1969, Mantrust Holdings Co. mengambil alih administrasi hotel dan menamainya Hotel Majapahit.[4] Hotel mengalami renovasi pada tahun 1994, dipelopori oleh seorang pengusaha Tionghoa bernama Harry Susilo dengan pembiayaan mencapai $51 juta. Renovasi ini mengubah Hotel Majapahit menjadi hotel mewah bintang lima, dengan total 143 kamar di lantai satu dan dua, tetapi sebagian besar bangunan asli hotel ini masih dapat dilihat hingga saat ini.[5] Mandarin Oriental Hotel Group dikontrakkan untuk mengelola hotel dari tahun 1996 hingga 2006. Pada tahun 2006, Hotel Majapahit diakuisisi oleh PT Central Cipta Murdaya (CCM). Sejak tahun 2017, hotel ini dikelola oleh Accor, awalnya sebagai hotel tanpa merek, sebelum dipindahkan ke merek MGallery Hotel Collection.[6]

Rujukan

  1. ^ "Hotel Majapahit, Surabaya". Indonesia Expat. Diakses tanggal 1 Juni 2024.
  2. ^ Surabaya, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota. "Portal Data - ADINDA - Aplikasi Satu Data, Informasi dan Administrasi Disbudporapar Surabaya". ADINDA - Disbudporapar Surabaya. Diakses tanggal 2025-07-08. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  3. ^ "Napak Tilas Insiden Bendera bersama Eugene Ploegman". Roodebrug (dalam bahasa American English). 2012-09-11. Diakses tanggal 2025-07-08.
  4. ^ a b "Sejarah Hotel Majapahit, Dulu Ada Peristiwa Perobekan Bendera, Kini Tempat Deklarasi Anies-Cak Imin". Kompas TV. Diakses tanggal 1 Juni 2024.
  5. ^ "Hotel Majapahit - Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya". cagarbudaya.kemdikbud.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-11-10. Diakses tanggal 2021-10-16.
  6. ^ "Emilia Kusrini, Mengubah Citra Hotel Majapahit Surabaya". Men's Obsession. Diakses tanggal 20 April 2024.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.