ISO/IEC 25010
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022) |
| Jenis | Pengujian Kualitas Perangkat Lunak |
|---|---|
| Tujuan | Standar internasional |
Bahasa resmi | Indonesia |
| Situs web | www |
ISO/IEC 25010 merupakan bagian dari model sistem pengujian kualitas perangkat lunak (software testing) yang menggantikan ISO 9126 untuk kesiapan dari suatu produk perangkat lunak (software engineering) - Software product Quality Requirements and Evaluation (SQuaRE). Standar ISO/IEC 25010 adalah standar kualitas pengujian terhadap perangkat lunak secara internasional yang berlaku atau digunakan saat ini. Dalam mengembangkan atau memilih produk perangkat lunak berkualitas tinggi, maka akan terjadi interaksi dimana ketika suatu produk digunakan akan disesuaikan dengan konteks penggunaan tertentu[2]
Karakteristik

Standar kualitas ISO/IEC 25010 meliputi 8 (delapan) karakteristik atau aspek yaitu kesesuaian fungsional (functional suitability), kegunaan (usability), efisiensi kinerja (performance efficiency), keandalan (reliability), kesesuaian (compatibility), keamanan (security), maintabilitas (maintainability) dan juga portabilitas (portability) yang dijabarkan menjadi serangkaian sub-karakteristik.[2]
Tujuan
Tujuan utama dari pengujian perangkat lunak sangat penting dalam memastikan suatu perangkat lunak (software) agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan (requirement) yang sebelumnya telah ditentukan.[3] Dengan Standar kualitas ISO/IEC 25010 ini, maka perangkat lunak mampu mencapai persyaratan dan harapan pengguna. Dalam arti yang sempit dapat mencakup fungsionalitas yang diperlukan didasarkan faktor kualitas kesesuaian fungsional dengan menyatakan bahwa perangkat lunak harus menyediakan fungsionalitas kepada pengguna yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan mereka atau diartikan bahwa perangkat lunak dapat melakukan apa yang diperlukan dan berapa banyaknya pembiayaan yang dibutuhkan.[2]
Biaya Kualitas
Banyak faktor dalam unit moneter ketika terkait dengan kualitas dari suatu produk salah satunya berasal dari bidang manufaktur yaitu tentang biaya kualitas (Cost of Quality) yang mana digunakan agar dapat menggambarkan biaya peningkatan kualitas serta biaya kualitas yang hilang. Model biaya kualitas juga menggambarkan berbagai macam biaya dan hubungan tertentu.[4] Dalam mencegah biaya kualitas yang hilang ataupun berkurang, maka biaya kualitas terhadap perangkat lunak didasarkan pada beberapa komponen yang meliputi biaya pencegahan (prevention costs), biaya penilaian (appraisal cost), biaya kegagalan internal (internal failure costs) dan biaya kegagalan eksternal (external failure costs).[butuh rujukan]
Kualitas perangkat lunak tidak dapat dipisahkan pengaruhnya terhadap ekonomi seperti hubungan biaya/manfaat dari perangkat lunak. Setiap perangkat lunak pada beberapa lingkungannya yang dapat berupa komponen perangkat lunak lainnya, perangkat lunak platform dan perangkat keras. Ada juga berbagai tahap aktivitas yang dilakukan pada perangkat lunak meliputi pengembangan awal perangkat lunak, pemeliharaan perangkat lunak yang terdiri dari korektif, adaptif dan perfeksif perubahan, perangkat lunak perlu diadministrasikan selama pengoperasian, tujuan utamanya adalah agar perangkat lunak yang digunakan menjalankan fungsinya.[5]
Lihat pula
Referensi
- ^ Wagner, Stefan (2013), Software Product Quality Control, Berlin Heidelberg: Springer, ISBN 978-3-642-38570-4
- ^ a b c Wagner, Stefan (2013), Software Product Quality Control, Berlin Heidelberg: Springer, hlm. 10, ISBN 978-3-642-38570-4
- ^ Nugroho, Hizkia (2018), "Pentingnya Testing", medium.com, diakses tanggal 2021-11-28
- ^ Wagner, Stefan (2013), Software Product Quality Control, Berlin Heidelberg: Springer, hlm. 12, ISBN 978-3-642-38570-4
- ^ Wagner, Stefan (2013), Software Product Quality Control, Berlin Heidelberg: Springer, hlm. 13, ISBN 978-3-642-38570-4
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.