Jacquetta Hawkes

Jacquetta Hawkes
Hawkes (kiri) dan J. B. Priestley pada tahun 1960
Hawkes (kiri) dan J. B. Priestley pada tahun 1960
LahirJacquetta Hopkins
(1910-08-05)5 Agustus 1910
Cambridge, Inggris
Meninggal18 Maret 1996(1996-03-18) (umur 85)
Cheltenham, Inggris
PekerjaanArkeolog, penulis, sejarawan budaya
KebangsaanBritania Raya
AlmamaterUniversitas Cambridge
Karya terkenalA Land, Dawn of the Gods, The First Great Civilizations
Pasangan

Jacquetta Hawkes OBE FBA (5 Agustus 1910 – 18 Maret 1996) adalah seorang arkeolog dan penulis asal Inggris. Ia adalah wanita pertama yang menempuh studi di jurusan Arkeologi dan Antropologi di Universitas Cambridge. Spesialisasinya adalah arkeologi prasejarah, dan ia pernah menggali sisa-sisa manusia Neanderthal di situs Paleolitikum di Gunung Karmel bersama Yusra dan Dorothy Garrod. Ia juga menjadi perwakilan Inggris di UNESCO dan kurator paviliun "People of Britain" pada Festival of Britain.

Hawkes dikenal luas berkat bukunya A Land (1951), yang menggabungkan gaya penulisan sastra dengan wawasan mendalam tentang lanskap dan kehidupan manusia di masa lampau. Selain menulis, ia juga menggunakan media film dan radio untuk memperkenalkan arkeologi kepada khalayak luas. Pada tahun 1953, ia menikah dengan J. B. Priestley, dan bersama-sama mereka menulis beberapa karya. Ia juga merupakan salah satu pendiri Campaign for Nuclear Disarmament serta aktif dalam kampanye reformasi hukum bagi kaum homoseksual di Homosexual Law Reform Society. Pada tahun 1967, ia menerbitkan Dawn of the Gods, yang memberikan interpretasi "feminin" terhadap Peradaban Minoa. Sebagai penghargaan atas jasanya dalam dunia arkeologi, Council for British Archaeology menunjuknya sebagai wakil presiden pada tahun 1971.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Gerbang Pfeiffer – Newnham College.

Jacquetta lahir dengan nama lengkap Jessie Jacquetta Hopkins pada 5 Agustus 1910 di Cambridge, Inggris. Ia adalah anak bungsu dari Sir Frederick Gowland Hopkins (1861–1947), seorang ahli biokimia peraih Penghargaan Nobel, dan Jessie Ann (1869–1956), putri dari Edward William Stevens, seorang pekerja kapal asal Ramsgate.[1][2] Ia memiliki satu saudara laki-laki dan satu saudara perempuan.[2] Ayahnya masih memiliki hubungan keluarga dengan penyair Gerard Manley Hopkins.[3] Kedua orang tuanya bertemu saat bekerja di Rumah Sakit Guy's.[3]

Sejak kecil, Hawkes sudah tertarik pada arkeologi. Pada usia sembilan tahun, ia menemukan bahwa rumahnya berada di lokasi pemakaman abad pertengahan. Hal ini mendorongnya untuk menggali halaman rumahnya sendiri secara diam-diam pada malam hari.[4][5]

Antara tahun 1921 hingga 1928, ia bersekolah di Sekolah Perse untuk Anak Perempuan. Kemudian, pada tahun 1929, ia melanjutkan studi di Universitas Cambridge, menjadi wanita pertama yang mengambil jurusan Arkeologi dan Antropologi.[3] Pada tahun kedua kuliahnya, ia ikut serta dalam penggalian situs Romawi di dekat Colchester, di mana ia bertemu dengan calon suami pertamanya, arkeolog Christopher Hawkes (1905–1992).[3] Ia lulus dengan gelar sarjana dengan predikat kehormatan kelas satu dari Newnham College.[1]

Karier Awal

Setelah lulus pada tahun 1932, Jacquetta Hawkes pergi ke Palestina dan bergabung dengan British School of Archaeology di Yerusalem,[6] untuk ikut serta dalam penggalian di Gunung Karmel bersama Yusra dan Dorothy Garrod.[3][5] Di sana, ia memimpin penggalian kerangka Neanderthal.[3] Sepulangnya dari Palestina, ia menikah dengan Christopher Hawkes pada 7 Oktober 1933 di Trinity College, Cambridge, saat usianya 22 tahun.[1][2]

Pada tahun 1934, ia menerbitkan artikel pertamanya yang berjudul Aspects of the Neolithic and Chalcolithic periods in western Europe dalam jurnal Antiquity.[2] Pada tahun yang sama, ia mengunjungi seorang anak berusia tujuh tahun bernama David Attenborough, yang memiliki "museum" kecil berisi fosil dan batuan geologi, lalu menyumbangkan beberapa spesimen ke koleksi anak tersebut.[7]

Pada tahun 1935, ia memandu program radio BBC berjudul Ancient Britain Out of Doors, di mana ia memperkenalkan konsep-konsep utama dalam arkeologi dan mendiskusikannya dengan koleganya, Stuart Piggott dan Nowell Myres.[6] Pada tahun 1937, ia melahirkan anak satu-satunya, Nicholas.[2]

Pada tahun 1938, buku pertamanya, The Archaeology of Jersey, diterbitkan. Buku ini merupakan bagian kedua dari seri tentang arkeologi Kepulauan Channel yang sebelumnya dimulai oleh Tom Kendrick.[8] Berkat kesuksesan akademik dari buku ini, ia terpilih sebagai anggota Society of Antiquaries of London.[8]

Pada tahun 1939, ia melakukan perjalanan ke Irlandia untuk memimpin penggalian Harristown Passage Tomb di dekat Waterford.[9] Penggalian ini didanai oleh skema bantuan pekerjaan dari Office of Public Works.[10]

Perang Dunia II

Potret Walter James Redfern Turner oleh Lady Ottoline Morrell

Hawkes dan putranya pindah ke Dorset pada awal perang, ketika Britania menghadapi ancaman invasi.[11] Dalam memoarnya, A Quest of Love, Hawkes menceritakan bagaimana, saat berada di Dorset, ia mengalami "keterlibatan emosional yang intens dengan seorang wanita" yang membangkitkan perasaan yang sebelumnya tidak ia sadari.[11] Biografernya, Christine Finn, menggambarkan hubungan tersebut membuat Hawkes "bingung secara emosional".[1] Sementara itu, penulis Robert Macfarlane menyebut Hawkes sebagai "biseksual sepanjang tahun 1930-an".[12]

Pada paruh akhir Blitz, Hawkes kembali ke London dan mulai bekerja di dinas sipil.[2][11] Awalnya, ia bertugas memindahkan barang-barang dari Museum Britania ke stasiun kereta bawah tanah Aldwych untuk diamankan.[2] Pada tahun 1941, ia mulai bekerja sebagai Asisten Kepala di Sekretariat Rekonstruksi Pasca-Perang.[3] Selanjutnya, pada tahun 1943 hingga 1949, ia bekerja di Kementerian Pendidikan sebagai Sekretaris Komite Nasional Inggris untuk UNESCO.[8][3] Dalam perannya di kementerian, ia menjadi pemimpin redaksi unit film dan memproduksi The Beginning of History, salah satu film pertama yang menggambarkan prasejarah.[1]

Meskipun sibuk dengan pekerjaannya di pemerintahan, Hawkes tetap aktif menulis. Ia menerbitkan Prehistoric Britain (1944) bersama suaminya saat itu, Christopher Hawkes, serta Early Britain (1945).[3] Prehistoric Britain menjadi buku referensi bagi banyak pelajar pada tahun 1940-an dan 1950-an serta mengalami beberapa kali cetak ulang.[2]

Selama perang, Hawkes bertemu dengan penyair Walter J. Turner, dan mereka menjalin hubungan di luar pernikahan. Turner meninggal pada tahun 1946 akibat perdarahan otak, yang membuat Hawkes sangat berduka.[3] Terinspirasi oleh tulisan Turner dan hubungan mereka, ia menerbitkan satu-satunya kumpulan puisinya, Symbols and Speculations, pada tahun 1948.[3] Buku ini berisi puisi yang menggambarkan pengalaman mistis dan fisik yang ia alami dalam karier arkeologinya.[13]

Sebagai Sekretaris Komite Nasional Inggris, tugas utama Hawkes adalah mempersiapkan konferensi pertama UNESCO yang diadakan di Kota Meksiko pada tahun 1947.[3] Salah satu perwakilan Britania dalam konferensi tersebut adalah calon suaminya, J. B. Priestley, meskipun awalnya Hawkes menentang keikutsertaannya.[3] Namun, dalam konferensi itu, mereka jatuh cinta.[3] Priestley kemudian menggambarkan Hawkes sebagai "Dingin di luar! Api di dalam!".[1]

Festival of Britain

Poster Festival of Britain

Pada tahun 1949, Hawkes meninggalkan pekerjaannya di pemerintahan untuk fokus sepenuhnya sebagai penulis.[3] Ia ingin memperkenalkan arkeologi dan seni dengan cara yang baru kepada audiens yang lebih luas, termasuk melalui tulisan kreatif dan film.[14][15] Pada tahun 1950, British Film Institute menunjuknya sebagai salah satu gubernur.[1] Tulisan-tulisannya banyak menggunakan pendekatan yang dikenal sebagai imajinasi arkeologi yang menggabungkan empati dengan fakta sejarah.[16]

Salah satu proyek kreatif pertamanya adalah menjadi penasihat arkeologi untuk Festival of Britain tahun 1951, di mana ia bertanggung jawab atas paviliun People of Britain.[2][17] Paviliun ini dirancang oleh H. T. Cadbury-Brown dan James Gardner.[6] Dalam paviliun ini, Hawkes menghadirkan situs arkeologi seolah-olah baru saja ditemukan, dimulai dari penguburan prasejarah, kalung emas Zaman Perunggu, hingga mosaik lantai peninggalan Romawi. Setelah bagian Romawi, pengunjung dapat melihat replika pemakaman kapal Sutton Hoo.[6]

A Land (1951)

Diterbitkan satu bulan setelah pembukaan Festival of Britain, buku A Land (1951) menjadi salah satu karya Hawkes yang paling dikenal. Buku ini menggambarkan arkeologi Britania sebagai hasil dari gelombang migrasi yang terus menerus.[18] Buku ini juga menampilkan ilustrasi dari Henry Moore.[18] Saat diterbitkan, A Land dikritik dalam jurnal The Journal of Geology sebagai "lebih merupakan ekspresi sastra daripada deskripsi ilmiah".[19] Bahkan Hawkes sendiri menyadari bahwa buku ini sulit untuk dikategorikan.[12] Namun, ulasan dari Harold Nicolson membantu meningkatkan popularitasnya. Nicolson menulis bahwa buku ini memiliki "keindahan yang aneh... ditulis dengan semangat cinta dan kebencian".[12]

Pada tahun 2012, geografer Hayden Lorimer menyebut buku ini sebagai "sebuah sejarah geologi yang tidak konvensional".[20] A Land menjadi buku laris di Britania dan pada tahun yang sama, Robert Macfarlane menyebutnya sebagai "salah satu buku non-fiksi Britania yang paling berpengaruh di dekade pascaperang".[12] Pada tahun 1952, Hawkes dianugerahi gelar Order of the British Empire (OBE).[21]

Pernikahan dengan J. B. Priestley

Jacquetta dan Christopher Hawkes bercerai pada tahun 1953, dan di tahun yang sama, ia menikah dengan Priestley.[22][3] Mereka awalnya tinggal di Pulau Wight, lalu pindah ke Alveston, Warwickshire, pada tahun 1960.[1] Selama pernikahan mereka, pasangan ini berkolaborasi dalam berbagai karya sastra eksperimental, termasuk drama Dragon's Mouth dan sebuah novel epistolari berjudul Journey Down a Rainbow. Dalam buku tersebut, surat-surat Priestley menggambarkan "Amerika baru yang penuh semangat di Texas", sedangkan Hawkes menulis dari perspektif masyarakat adat di New Mexico.[3]

Penelitian di tahun 1950-an

Naskah untuk film dokumenter tahun 1953 berjudul Figures in a Landscape, yang membahas karya Barbara Hepworth, ditulis oleh Hawkes.[2][23] Pada tahun 1956, ia mulai melakukan penggalian di Mottistone Manor, di lahan yang berbatasan dengan rumahnya dan Priestley di Brook Hill House.[24] Fokus penelitiannya adalah The Longstone, The Longstone. Hasil penelitiannya, yang diterbitkan dalam jurnal Antiquity, menunjukkan bahwa situs tersebut adalah sisa-sisa pintu masuk ke makam panjang zaman Neolitikum.[24]

Aktivisme

Kampanye Perlucutan Senjata Nuklir

Hawkes aktif dalam dunia politik. Pada akhir 1957 dan awal 1958, ia bersama Priestley ikut mendirikan Campaign for Nuclear Disarmament (CND).[2][3][25] CND resmi diluncurkan di Central Hall, Westminster, pada 17 Februari 1958.[26] Gerakan ini pada awalnya lebih menyerupai "kelompok tekanan elit", yang beranggotakan tokoh-tokoh terkenal seperti Bertrand Russell, George Kennan, Denis Healey, dan lainnya, yang saling mengenal satu sama lain.[25] Hawkes berperan penting dalam memperkenalkan CND ke masyarakat dengan mengadakan pertemuan besar di Sandown Pavilion, Pulau Wight.[27]

Sebagai anggota komite eksekutif, Hawkes ikut serta dalam Aldermaston March pertama pada 4–7 April 1958.[26] Pada tahun 1959, ia memimpin lebih dari 15.000 demonstran menuju Downing Street untuk menyerahkan piagam "Ban the Bomb" (Larang Bom Nuklir).[28] Meskipun aktif dalam gerakan ini, Hawkes menegaskan bahwa CND bukanlah gerakan politik, melainkan sebuah "perjuangan moral".[29] Ia juga mendirikan Komite Perempuan untuk CND.[30]

Masyarakat Reformasi Hukum Homoseksual

Hawkes aktif dalam kampanye untuk mendekriminalisasi hubungan sesama jenis melalui Homosexual Law Reform Society (HLRS), di mana ia menjadi salah satu anggota pendiri.[31][32] Pembentukan HLRS diumumkan melalui sebuah surat di The Times.[33] Pertemuan komite sering diadakan di apartemen Hawkes dan Priestley – B4 Albany – yang kemudian menginspirasi nama Albany Trust.[32]

Albany Trust didirikan pada tahun 1958 untuk mendukung kegiatan amal HLRS, dan Hawkes menjadi salah satu pengurus bersama Anthony Edward Dyson, Kenneth Walker, Andrew Hallidie Smith, dan Ambrose Appelbe.[34] Kelompok ini, yang menurut David Minto semuanya "secara lahiriah heteroseksual", berupaya menantang sikap masyarakat terhadap homoseksualitas melalui pendekatan yang "objektif".[35]

Kampanye Pelestarian Pedesaan Inggris

Setelah Hawkes dan Priestley pindah ke Alveston, Warwickshire pada awal 1960-an, ia menjadi Presiden cabang Warwickshire dari Campaign for the Preservation of Rural England dan juga menjadi pengurus di Shakespeare Birthplace Trust.[3]

Penelitian Arkeologi pada 1960-an

Penelitian arkeologi Hawkes terus berlanjut. Ia bekerja sama dengan Leonard Woolley dalam menyunting buku UNESCO tentang prasejarah berjudul History of Mankind, yang diterbitkan pada tahun 1963.[36] Dalam proyek ini, Hawkes menulis bagian tentang zaman Paleolitik dan Neolitikum, sementara Woolley lebih berfokus pada Zaman Perunggu di wilayah yang saat itu disebut sebagai "Bulan Sabit Subur".[36] Buku ini mendapat ulasan dari arkeolog Belanda, Sigfried J. De Laet, yang memuji gaya penulisan Hawkes serta pendekatannya yang menyoroti prasejarah dalam skala global. Namun, ia juga mengkritik beberapa informasi yang dianggap sudah ketinggalan zaman.[36]

Pada tahun 1968, Hawkes menerbitkan buku Dawn of the Gods yang membahas peradaban Minoa. Dalam bukunya, ia mengemukakan teori bahwa peradaban ini bersifat "feminin".[37][38] Hawkes adalah salah satu arkeolog pertama yang mengusulkan bahwa perempuan merupakan pemimpin dalam peradaban Minoa. Gagasan ini sebelumnya telah dibahas oleh sejarawan budaya dan agama seperti Joseph Campbell,[39] serta dalam diskusi feminis.[40] Hawkes menggunakan bukti seni untuk mendukung argumennya bahwa masyarakat Minoa bersifat matriarkal. Ia menulis: "Tidak adanya manifestasi pemimpin laki-laki yang berkuasa, yang sangat umum pada zaman ini dan dalam tahap perkembangan budaya ini, merupakan salah satu alasan untuk beranggapan bahwa para pemimpin Minoa mungkin adalah ratu."[41]

Buku ini mendapat ulasan dari Frank Stubbings, yang memujinya karena berhasil menggambarkan masyarakat Minoa sebagai manusia yang nyata. Namun, ia juga mengkritik beberapa aspek, seperti ketidaktepatan dalam penanggalan dan penggunaan bahasa yang terlalu puitis oleh Hawkes.[42] Arkeolog Nicoletta Momigliano mengelompokkan Dawn of the Gods sebagai bagian dari interpretasi "pasifis dan hippie" tahun 1960-an yang dipengaruhi oleh psikologi Jungian.[43]

Juga pada tahun 1968, Hawkes menerbitkan sebuah makalah di jurnal Antiquity berjudul "The Proper Study of Mankind". Dalam tulisan ini, ia mengkritik penekanan berlebihan terhadap pendekatan ilmiah dalam arkeologi.[8] Makalah ini menimbulkan perdebatan luas. Pada tahun 1970, arkeolog D. P. Agrawal menilai bahwa tulisan Hawkes merupakan "protes dari generasi yang mulai pudar" dan berkontribusi terhadap polarisasi dalam bidang arkeologi.[44] Pada tahun 1973, James Feibleman menentang pandangan Hawkes tentang ilmu arkeologi yang dianggap terlalu menyederhanakan kompleksitas manusia.[45]

Kehidupan di Masa Tua

Pada tahun 1971, Jacquetta Hawkes terpilih menjadi wakil presiden Council for British Archaeology sebagai pengakuan atas kontribusinya di bidang arkeologi.[5] Pada tahun 1980, ia menerbitkan buku A Quest of Love, sebuah memoar kreatif tentang kehidupan romantis dan seksualnya. Dalam buku ini, ia membayangkan dirinya sebagai berbagai perempuan dari masa ke masa, mulai dari seorang dukun Paleolitik bernama Jakka hingga seorang pengasuh di era Victoria.[8][46][47]

Karya ini mendapat ulasan negatif dari kritikus The New York Times, Katha Pollitt, yang menyebutnya sebagai buku "antifeminis", "tanpa humor dan bertele-tele", serta sebagai "fantasi masokis dari alam bawah sadar".[47] Sementara itu, John Sutherland dari London Review of Books memuji kejujuran bagian akhir buku yang membahas pernikahannya, tetapi tetap memberikan penilaian negatif secara keseluruhan.[48] Namun, dalam peninjauan ulang pada tahun 2018, teoritikus sastra Ina Habermann menyebutnya sebagai "autobiografi visioner" dan "karya yang terabaikan" dalam écriture féminine.[49]

Pada tahun 1982, Hawkes menerbitkan biografi tentang Mortimer Wheeler.[8] Namun, ulasan oleh F. H. Thompson di jurnal Antiquity mengkritik biografi ini karena terlalu menekankan dan mengkritisi kehidupan seksual Wheeler.[50]

Setelah Priestley meninggal pada tahun 1984, Hawkes pindah ke Chipping Campden dan tetap aktif dalam bidang arkeologi serta sains, terutama dalam bidang ornitologi.[3] Karya terakhirnya, The Shell Guide to British Archaeology, ditulis bersama arkeolog Paul Bahn dan diterbitkan pada tahun 1986.[8][51] Selain dikenal karena kepiawaiannya dalam menulis, Hawkes juga terkenal karena penampilannya yang menarik. Ia menjadi subjek karya beberapa fotografer terkenal selama hidupnya, termasuk Lord Snowdon, Bern Schwartz, Mark Gerson, J. S. Lewinski, dan Tara Heinemann.[52]

Wafat dan Warisan

Gereja St Michael and All Angels, Hubberholme, North Yorkshire

Hawkes meninggal di Cheltenham pada 18 Maret 1996.[3] Setelah dikremasi, abunya disemayamkan bersama Priestley di lokasi yang tidak diketahui di halaman Gereja St Michael and All Angels, Hubberholme, North Yorkshire.[8][53] Namun, keberadaan mereka di sana dikenang melalui sebuah plakat di gereja tersebut.[54]

Meskipun pandangan dan tulisan Hawkes dianggap terlalu puitis bagi komunitas arkeologi, terutama di era popularitas arkeologi prosesual pada pertengahan abad ke-20,[40] pada abad ke-21 karyanya kembali mendapatkan perhatian. Bukunya yang berjudul A Land diterbitkan ulang pada tahun 2012 dengan kata pengantar baru dari penulis dan akademisi Robert Macfarlane.[8][12] Pendekatan Hawkes yang menggabungkan seni, puisi, dan nilai kemanusiaan dalam arkeologi disebut sebagai arkeologi kreatif oleh penulis biografinya, Christine Finn.[8]

Arsip

Koleksi Khusus di Universitas Bradford menyimpan arsipnya, yang berisi buku harian, surat, foto, catatan, rancangan tulisan, karya yang belum diterbitkan, laporan sekolah, dan jurnal alam.[55]

Pameran

Beberapa pameran yang terinspirasi oleh kehidupan dan karya Hawkes antara lain:

Karya Pilihan

Buku

  • Hawkes, Jacquetta. Symbols & Speculations. Cresset Press, 1948.[13]
  • Hawkes, Jacquetta. A Land. Cresset Press, 1951.[60]
  • Hawkes, Jacquetta. Man and the Sun. Cresset Press, 1963.
  • Hawkes, Jacquetta. A Guide to the Prehistoric and Roman Monuments in England and Wales, 1951, revisi 1973.
  • Hawkes, Jacquetta, dan Sir Leonard Woolley. History of Mankind. Vol. 1. International Commission for a History of the Scientific and Cultural Development of Mankind, 1963.[61]
  • Hawkes, Jacquetta. Pharaohs of Egypt. American Heritage Publishing Co., Inc., 1965.
  • Hawkes, Jacquetta. Dawn of the Gods. Chatto & Windus, 1968.[62]
  • Hawkes, Jacquetta. The First Great Civilizations: Life in Mesopotamia, the Indus Valley and Egypt. Hutchinson, 1973. Seri The History of Human Society.
  • Hawkes, Jacquetta. Mortimer Wheeler: Adventurer in Archaeology. St Martin's Press, 1982.[63]

Artikel

  • Hawkes, Jacquetta (1935). "Asal Usul Budaya Windmill Hill". Proceedings of the Prehistoric Society. 1: 127–129.[64]
  • Hawkes, Jacquetta (1938). "Makna Tembikar Beralur di Eropa Barat Zaman Neolitikum". The Archaeological Journal. 95 (1): 126–173.[65]
  • Hawkes, Jacquetta (1941). "Penggalian Makam Megalitik di Harristown, Co. Waterford". Journal of the Royal Society of Antiquaries of Ireland. 11 (4): 130–147.[66]
  • Hawkes, Jacquetta (1951). "Seperempat Abad Antiquity". Antiquity. 25 (100): 171–173.[67]
  • Hawkes, Jacquetta (1968). "Kajian yang Tepat tentang Manusia". Antiquity. 62: 252–266.[68]

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h Finn, Christine (23 September 2004). "Hawkes [née Hopkins; other married name Priestley], (Jessie) Jacquetta (1910–1996), archaeologist and writer". Oxford Dictionary of National Biography (Edisi online). Oxford University Press. doi:10.1093/ref:odnb/61934. ; berlangganan atau keanggotan Perpustakaan Umum Britania Raya diperlukan
  2. ^ a b c d e f g h i j k Cooke, Rachel (2013). Her Brilliant Career – Ten Extraordinary Women of the 1950s. UK: Virago. hlm. 224–34, 250–53. ISBN 9781844087419.
  3. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u "Obituary: Jacquetta Hawkes". The Independent. 23 Oktober 2011. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  4. ^ Gussow, Mel (21 Maret 1996). "Jacquetta Hawkes, Arkeolog, Meninggal pada Usia 85 Tahun". The New York Times. ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  5. ^ a b c Bell, Katy (9 Mei 2014). "Jacquetta Hawkes". Trowel Blazers. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  6. ^ a b c d Thornton, Amara (2021). "13. A Land" (PDF). Online Exhibition: The MERL is 70. Museum of English Rural Life.
  7. ^ Attenborough, David (2002). Life on Air: Memoirs of a Broadcaster (dalam bahasa Inggris). BBC. hlm. 318. ISBN 978-0-563-53461-7.
  8. ^ a b c d e f g h i j Finn, Christine (2020), "Jacquetta Hawkes", Encyclopedia of Global Archaeology (dalam bahasa Inggris), Cham: Springer International Publishing, hlm. 1–2, doi:10.1007/978-3-319-51726-1_2660-1, hdl:10454/18315, ISBN 978-3-319-51726-1, diakses tanggal 18 Maret 2025
  9. ^ "Women in Archaeology: IWW 2014". UK Archaeology News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 16 March 2014. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  10. ^ Hawkes, Jacquetta (1941). "Excavation of a Megalithic Tomb at Harristown, Co. Waterford". The Journal of the Royal Society of Antiquaries of Ireland. 11 (4): 130–147. ISSN 0035-9106. JSTOR 25510313.
  11. ^ a b c Hawkes, Jacquetta (1980). A Quest of Love. Fakenham: Chatto & Windus. hlm. 213.
  12. ^ a b c d e Mcfarlane, Robert (11 Mei 2012). "A Land – Jacquetta Hawkes". The Guardian. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  13. ^ a b Hawkes, Jacquetta (1949). Symbols & Speculations. The Cresset Press.
  14. ^ Finn, Christine (2000). "Ways of Telling: Jacquetta Hawkes as Film-maker". Antiquity. 74 (283): 127–130. doi:10.1017/S0003598X00066229. S2CID 162582214.
  15. ^ Hawkes, Jacquetta (1946). "The Beginning of History – a film". Antiquity. 20 (78): 78–82. doi:10.1017/S0003598X00019402. S2CID 163795089.
  16. ^ Hick, Dan. "Jacquetta Hawkes, Sir Isaac Newton & the idea of stratigraphy". Day of Archaeology. Diarsipkan dari asli tanggal 20 September 2019. Diakses tanggal 20 September 2019.
  17. ^ Cox, Ian (1951). The South Bank Exhibition: A guide to the story it tells. London: H M Stationery Office. hlm. 62–66.
  18. ^ a b "A Land – The MERL" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  19. ^ "Review: A Land". The Journal of Geology. 61 (3): 287–8. 1953.
  20. ^ Lorimer, Hayden (2012). "Memoirs for the Earth: Jacquetta Hawkes' experiments in deep time". Cultural Geographies. 19 (1): 87–106. doi:10.1177/1474474011432377. JSTOR 44251454. S2CID 143802706.
  21. ^ "Hawkes, Jacquetta (1910–1996) | Encyclopedia.com". www.encyclopedia.com. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  22. ^ Díaz-Andreu, Margarita; Price, Megan; Gosden, Chris (2009). "Christopher Hawkes: his archive and networks in British and European archaeology". The Antiquaries Journal (dalam bahasa Inggris). 89: 405–426. doi:10.1017/S0003581509000080. ISSN 1758-5309. S2CID 161938354.
  23. ^ Finn, Christine (2005). "Jacquetta and the Artists". British Archaeology. 80: 24–7.
  24. ^ a b "Jacquetta Hawkes – Longstone Mystery Solver". National Trust. Diakses tanggal 218 Maret 2025.
  25. ^ a b Taylor, Richard J. K.; Pritchard, Colin (3 September 2013). The Protest Makers: The British Nuclear Disarmament Movement of 1958–1965, Twenty Years On (dalam bahasa Inggris). Elsevier. ISBN 978-1-4832-7881-0.
  26. ^ a b Hanson, Neil (2008). Priestley's wars. Tom Priestley, Nicholas Hawkes. Ilkley: Great Northern. hlm. 366. ISBN 978-1-905080-36-6. OCLC 166381517.
  27. ^ "Jacquetta Hawkes (1910-1996) – Isle of Wight Hidden Heroes". 10 Oktober 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 10 Oktober 2021. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  28. ^ "Aldermaston: The birth of the British protest song". The Guardian (dalam bahasa Inggris). 9 Agustus 2008. Diakses tanggal 10 Oktober 2021.
  29. ^ Taylor, Richard K. S.; Young, Nigel (1987). Campaigns for Peace: British Peace Movements in the Twentieth Century (dalam bahasa Inggris). Manchester University Press. ISBN 978-0-7190-1893-0.
  30. ^ Bruley, Sue (6 September 1999). Women in Britain since 1900 (dalam bahasa Inggris). Macmillan International Higher Education. ISBN 978-1-349-27743-8.
  31. ^ Bedell, Geraldine (24 Juni 2007). "Legally gay, 40 years on". The Guardian (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  32. ^ a b "Jacquetta Hawkes and the Albany Trust | Special Collections – University of Bradford". 10 Oktober 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2025. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  33. ^ Feather, Stuart (26 Februari 2016). Blowing the Lid: Gay Liberation, Sexual Revolution and Radical Queens (dalam bahasa Inggris). John Hunt Publishing. ISBN 978-1-78535-144-0.
  34. ^ "Albany Trust | The National Archives". 10 Oktober 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2025. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  35. ^ Lewis, Brian (1 November 2015). British queer history: New approaches and perspectives (dalam bahasa Inggris). Manchester University Press. ISBN 978-1-5261-0157-0.
  36. ^ a b c De Laet, Sigfried J. (1963). "PREHISTORY AND THE BEGINNINGS OF CIVILIZATION. (History of Mankind. Cultural and Scientific Development. Vol. 1.) By Jacquetta Hawkes and Sir Leonard Woolley. London, George Allen & Unwin, 1963. xlviii + 873 pp., 56 pls. , 92 text-figs. , 19 maps , 3 charts . £3 15 s ". Antiquity (dalam bahasa Inggris). 37 (148): 322–327. doi:10.1017/S0003598X00030350. ISSN 0003-598X.
  37. ^ Freeman, Charles (2014). Egypt, Greece, and Rome: Civilizations of the Ancient Mediterranean (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 120. ISBN 978-0-19-965191-7.
  38. ^ Castleden, Rodney (4 January 2002). Minoans: Life in Bronze Age Crete (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 162. ISBN 978-1-134-88064-5.
  39. ^ Campbell, Joseph (17 October 2017). Occidental Mythology (dalam bahasa Inggris). Joseph Campbell Foundation. ISBN 978-1-61178-003-1.
  40. ^ a b Muir, Richard (1 April 2003). "Founders: Jacquetta Hawkes". Landscapes. 4 (1): 99–110. doi:10.1179/lan.2003.4.1.99. ISSN 1466-2035. S2CID 144540319.
  41. ^ Hawkes, Jacquetta. Dawn of the Gods. hlm. 76.
  42. ^ Stubbings, Frank H. (1969). "Jacquetta Hawkes: Dawn of the Gods. With photographs by Dimitrios Harissiadis. London: Chatto and Windus, 1968. 303 pp., 150 illustrations (45 in colour). 75s". Antiquity (dalam bahasa Inggris). 43 (169): 78–79. doi:10.1017/S0003598X00040114. ISSN 0003-598X. S2CID 162882731.
  43. ^ Momigliano, Nicoletta (3 September 2020). In Search of the Labyrinth: The Cultural Legacy of Minoan Crete (dalam bahasa Inggris). Bloomsbury Publishing. ISBN 978-1-350-15671-5.
  44. ^ Agrawal, D. P. (1970). "Archaeology and the Luddites". Antiquity (dalam bahasa Inggris). 44 (174): 115–119. doi:10.1017/S0003598X00041272. ISSN 0003-598X. S2CID 163275912.
  45. ^ Feibleman, James K. (1973). "SYMPOSIUM: Human Nature as Recent Science Sees It". The Southwestern Journal of Philosophy. 4 (1): 7–19. doi:10.5840/swjphil1973411. ISSN 0038-481X. JSTOR 43154911.
  46. ^ Finn, Christine (2001). "A Rare Bird – Archaeology Magazine Archive". archive.archaeology.org. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  47. ^ a b Pollitt, Katha (8 Maret 1981). "HAWKES'S MANY SELVES". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  48. ^ Sutherland, John (16 Oktober 1980). "In Praise of Follett". London Review of Books (dalam bahasa Inggris). Vol. 02, no. 20. ISSN 0260-9592. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  49. ^ Habermann, Ina (2018), Orgis, Rahel; Heim, Matthias (ed.), "English Visions: The Work of Jacquetta Hawkes Priestley", Fashioning England and the English: Literature, Nation, Gender (dalam bahasa Inggris), Cham: Springer International Publishing, hlm. 253–271, doi:10.1007/978-3-319-92126-6_11, ISBN 978-3-319-92126-6, diakses tanggal 18 Maret 2025
  50. ^ Thompson, F. H. (1983). "Mortimer Wheeler: Adventurer in Archaeology. By Jacquetta Hawkes. 24 × 16 cm. Pp. xiv +387 + 16 pls. + 8 figs. London: Weidenfeld and Nicolson, 1982. ISBN 0-297-78056-5. £10.95". The Antiquaries Journal (dalam bahasa Inggris). 63 (1): 141–142. doi:10.1017/S000358150001444X. ISSN 0003-5815. S2CID 164147701.
  51. ^ "Dr Paul Bahn". Alumni (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  52. ^ "Image Search – Jacquetta Hawkes". National Portrait Gallery. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  53. ^ "Hubberholme Church". www.yorkshire-dales.com. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  54. ^ "Jemaat Gereja Hubberholme mengenang ikon sastra J. B. Priestley | Craven Herald". 18 Maret 2025. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2025. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  55. ^ "Poems in Stone: A Land". 100 Objects from Special Collections at the University of Bradford. 9 Februari 2011. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  56. ^ "Christine Finn: Back to a Land | Yorkshire Sculpture Park". 25 September 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2025. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  57. ^ "Pots before words : Kate Morrell". 25 September 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2025. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  58. ^ "Exhibition preview: The Sun Went In, The Fire Went Out | Chelsea". 25 September 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2025. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  59. ^ "Jacquetta Hawkes". I W Hidden Heroes. 3 Januari 2018. Diakses tanggal 18 Maret 2025.
  60. ^ Hawkes, Jacquetta (2012). A land. London: Collins. ISBN 978-0-00-745746-5. OCLC 774637410.
  61. ^ Hawkes, Jacquetta; Woolley, Leonard (1963). History of mankind-cultural & scientific development 01-prehistory & the beginnings of civilization. UNESCO. ISBN 0-04-913003-X. OCLC 650331972.
  62. ^ Hawkes, Jacquetta (1968). Dawn of the gods. London: Chatto & Windus. ISBN 0-7011-1332-4. OCLC 39422.
  63. ^ Hawkes, Jacquetta (1982). Adventurer in archaeology : the biography of Sir Mortimer Wheeler. New York: St. Martin's Press. ISBN 0-312-00658-6. OCLC 8052106.
  64. ^ Hawkes, Jacquetta (1935). "The Place Origin of Windmill Hill Culture". Proceedings of the Prehistoric Society. 1: 127–129. doi:10.1017/S0079497X00022258. S2CID 140185225.
  65. ^ Hawkes, Jacquetta (1938). "The Significance of Channelled Ware in Neolithic Western Europe". The Archaeological Journal. 95 (1): 126–173. doi:10.1080/00665983.1938.10853694.
  66. ^ Hawkes, Jacquetta (1941). "Excavation of a Megalithic Tomb at Harristown, Co. Waterford". Journal of the Royal Society of Antiquaries of Ireland. 11 (4): 130–147. JSTOR 25510313.
  67. ^ Hawkes, Jacquetta (1951). "A Quarter Century of Antiquity". Antiquity. 25 (100): 171–173. doi:10.1017/S0003598X00020482. S2CID 163303219.
  68. ^ Hawkes, Jacquetta (1968). "The Proper Study of Mankind". Antiquity. 62: 252–266.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.