Janice Tjen
Janice Tjen meraih medali emas ganda putri di SEA Games 2025 Thailand | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kewarganegaraan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Lahir | 6 Mei 2002 Jakarta, Indonesia | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 171 cm (5 ft 7 in) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Memulai pro | 2018 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tipe pemain | Tangan-kanan (backhand dua tangan) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kampus | Universitas Oregon (2020–2021)[1] Universitas Pepperdine (2021–2024)[2] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Total hadiah | US$ 843.403 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tunggal | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Rekor (M–K) | 133–37 (78.24%) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Gelar | 1 WTA, 1 WTA 125, 13 ITF | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Peringkat tertinggi | No. 36 (23 Februari 2026) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Peringkat saat ini | No. 40 (25 Mei 2026) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hasil terbaik di Grand Slam (tunggal) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Australia Terbuka | 2R (2026) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Prancis Terbuka | 1R (2026) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| AS Terbuka | 2R (2025) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ganda | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Rekor (M–K) | 80–33 (70.8%) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Gelar | 3 WTA, 2 WTA 125, 6 ITF | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Peringkat tertinggi | No. 41 (4 Mei 2026) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Peringkat saat ini | No. 42 (25 Mei 2026) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Hasil terbaik di Grand Slam (ganda) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Australia Terbuka | 1R (2026) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Prancis Terbuka | 1R (2026) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kompetisi beregu | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| BJK Cup | 8–2 (80%) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Rekam medali
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Statistik terbaru dimutakhir pada 28 Mei 2026. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Janice Tjen (lahir 6 Mei 2002) adalah pemain olahraga tenis asal Indonesia.[3] Karier tertingginya sebagai pemain tenis tunggal di tingkat dunia yakni urutan 36, diraih pada 23 Februari 2026, dan urutan 41 untuk kategori ganda, diraih pada 04 Mei 2026.[4]
Kehidupan awal
Janice Tjen lahir di Jakarta, Indonesia.[5] Dia mendapat tawaran untuk menjadi pemain tenis oleh temannya Priska Madelyn Nugroho, salah satu pemain terbaik junior Indonesia pada saat itu.[6] Janice berlatih tenis sejak usia 7 tahun.[7] Setelah lulus dari SMA Negeri Ragunan (Sekolah Khusus Olahragawan), Jakarta,[8]Janice berjuang untuk menjadi atlet profesional.
Untuk bermain profesional, Janice membutuhkan biaya yang besar, sehinga ia dan orangtuanya memutuskan agar ia bermain tenis melalui perguruan tinggi. Janice menempuh jalur tenis perguruan tinggi di Amerika Serikat dan mendapatkan beasiswa atletik NCAA (National Collegiate Athletic Association). Janice bermain untuk Universitas Oregon, kemudian pada 2021 ia pindah ke Universitas Pepperdine membela tim Pepperdine Waves dan lulus tahun 2024 dengan gelar Sarjana Sosiologi.[6][9][10] Hasil terbaiknya di liga tenis NCAA adalah sebagai runner-up NCAA Doubles 2024 berpasangan dengan Savannah Broadus.[11]
Karier
Janice Tjen mewakili Indonesia di Asian Games 2022, di mana ia berpasangan dengan Aldila Sutjiadi untuk meraih medali perunggu di nomor ganda putri. Dalam kurun waktu 1 tahun, Juni 2024–Juni 2025, Janice berhasil memenangkan 13 gelar ITF dalam nomor tunggal dan 6 gelar ITF dalam nomor ganda.
Janice mendapatkan penghargaan Player of the Month 2 bulan berturut-turut pada Mei dan Juni 2025 dari ITF (International Tennis Federation). Penghargaan bulan Mei 2025 diberikan karena ia memenangkan 2 gelar juara dan menjadi salah satu petenis dengan match-wins terbanyak kedua selama tur.[12] Penghargaan bulan Juni 2025 diberikan karena Janice memenangkan 5 gelar juara dan memenangkan 25 match selama berturut-turut.[13]
Pada Agustus 2025, ia lolos ke babak utama Grand Slam pertamanya di AS Terbuka dengan mengalahkan unggulan ketiga kualifikasi Aoi Ito dalam dua set langsung. Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang berkompetisi di turnamen besar sejak Angelique Widjaja di AS Terbuka 2004. Di babak pertama, Janice mengalahkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova dalam tiga set, menandai kemenangan pertama pemain wanita Indonesia di Grand Slam sejak Widjaja di Wimbledon 2003. Ia dikalahkan di babak kedua oleh Emma Raducanu dalam dua set langsung.
Janice Tjen menjadi petenis tunggal Indonesia pertama setelah 23 tahun yang berhasil mencapai babak final WTA setelah Angelique Widjaja pada 2002 di Pattaya.[14] Pada debutnya di tur WTA ini, Janice melaju ke babak final di WTA 250 SP Open 2025 dan menduduki posisi runner-up setelah kalah dari Tiantsoa Sarah Rakotomanga Rajaonah dari Prancis. Untuk mencapai babak final tersebut, sebelumnya Janice berhasil mengalahkan unggulan ke-7, ke-3, dan ke-6 turnamen, yaitu Leolia Jeanjean, Alexandra Eala, dan Francesca Jones.
Pada 5 Oktober 2025, Janice berhasil meraih gelar pertamanya pada turnamen WTA 125 dalam nomor ganda putri berpasangan dengan sesama atlet Indonesia, Aldila Sutjiadi, pada turnamen Suzhou Open di China.
Pada 26 Oktober 2025, Janice Tjen berhasil meraih gelar tur WTA pertamanya dalam nomor ganda pada turnamen WTA 250 Guangzhou Open 2025 berpasangan dengan Katarzyna Piter.
Gelar tur WTA pertamanya dalam nomor tunggal berhasil didapatkan pada 2 November 2025 di WTA 250 Chennai Open setelah mengalahkan Kimberly Birrell. Gelar ini adalah gelar pertama petenis tunggal putri Indonesia di ajang tur WTA setelah 23 tahun yang lalu.[15]
Pertama kali berkompetisi di Australia Terbuka 2026, Janice mengalahkan peringkat 23 dunia dan finalis AS Terbuka 2021, Leylah Fernandez, di babak pertama dengan dua set langsung. Di babak kedua, Janice dikalahkan dengan skor 4–6, 4–6 oleh mantan petenis putri nomor 1 dunia, Karolína Plíšková.
Janice Tjen menjadi petenis Indonesia kedua yang mencapai 50 besar peringkat WTA kategori tunggal setelah Yayuk Basuki.[16]
Performa terbaik pada Tur WTA
- Tunggal Putri
- Grand Slam: 2R
- WTA 1000: R16 (2026 Dubai Open)
- WTA 500: R16 (2026 Abu Dhabi Open)
- WTA 250: W (1 gelar)
- Ganda Putri
- Grand Slam: 1R
- WTA 1000: QF (2026 Madrid Open)
- WTA 500: SF (2026 Mérida Open, Abu Dhabi Open)
- WTA 250: W (3 gelar)
Final WTA
Tunggal Putri: 2 (1 gelar juara, 1 runner-up)
|
|
| Hasil | M–K | Tanggal | Turnamen | Tingkat | Jenis Lapangan | Lawan | Skor | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kalah | 0–1 | 14 September 2025 | SP Open, Brazil | WTA 250 | Keras | 3–6, 4–6 | [17] | |
| Menang | 1–1 | 2 November 2025 | Chennai Open, India | WTA 250 | Keras | 6–4, 6–3 | [18] |
Ganda Putri: 3 (3 gelar juara)
|
|
| Hasil | M–K | Tanggal | Turnamen | Tingkat | Jenis Lapangan | Pasangan | Lawan | Skor | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Menang | 1–0 | 26 Oktober 2025 | Guangzhou Open, China | WTA 250 | Keras | 3–6, 6–3, 10–5 | [19] | ||
| Menang | 2–0 | 2 November 2025 | Chennai Open, India | WTA 250 | Keras | 7–5, 6–4 | [20] | ||
| Menang | 3–0 | 17 Januari 2026 | Hobart International, Australia | WTA 250 | Keras | 6–2, 6–2 | [21] |
Final WTA 125
Tunggal Putri: 1 (1 gelar juara)
| Hasil | M–K | Tanggal | Turnamen | Jenis Lapangan | Lawan | Skor | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Menang | 1–0 | 18 Oktober 2025 | Jinan Open, China | Keras | 6–4, 4–6, 6–4 | [22] |
Ganda Putri: 2 (2 gelar juara)
| Hasil | M–K | Tanggal | Turnamen | Jenis Lapangan | Pasangan | Lawan | Skor | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Menang | 1–0 | 5 Oktober 2025 | Suzhou Open, China | Keras | 6–4, 6–3 | [23] | ||
| Menang | 2–0 | 5 Juni 2026 | Birmingham Open, Britania Raya | Rumput | 6–4, 6–3 | [24] |
Final ITF
Tunggal Putri: 16 (13 gelar juara, 3 runner-up)
|
|
Ganda Putri: 11 (6 gelar juara, 5 runner-up)
|
|
| Hasil | M–K | Tanggal | Turnamen | Tingkat | Jenis Lapangan | Pasangan | Lawan | Score |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Menang | 1–0 | Juni 2024 | ITF Monastir, Tunisia | W15 | Keras | 6–4, 6–1 | ||
| Kalah | 1–1 | Juni 2024 | ITF Monastir, Tunisia | W15 | Keras | 2–6, 4–6 | ||
| Kalah | 1–2 | Agustus 2024 | ITF Wanfercée-Baulet, Belgia | W15 | Tanah Liat | 4–6, 6–7(3) | ||
| Menang | 2–2 | November 2024 | ITF Antalya, Turkiye | W15 | Tanah Liat | 7–5, 4–6, [11–9] | ||
| Kalah | 2–3 | Februari 2025 | Arcadia Women's Pro Open, Amerika Serikat | W35 | Keras | 3–6, 4–6 | ||
| Kalah | 2–4 | April 2025 | ITF Osaka, Japan | W35 | Keras | 4–6, 5–7 | ||
| Menang | 3–4 | April 2025 | ITF Goyang, Korea Selatan | W35 | Keras | 4–6, 6–0, [10–5] | ||
| Kalah | 3–5 | Juni 2025 | ITF Maanshan, China | W15 | Keras | 3–6, 6–2, [6–10] | ||
| Menang | 4–5 | Juni 2025 | ITF Luzhou, China | W35 | Keras | 6–4, 6–3 | ||
| Menang | 5–5 | Juni 2025 | ITF Taizhou, China | W50 | Keras | 6–3, 6–4 | ||
| Menang | 6–5 | Juni 2025 | ITF Taipei, Taiwan | W35 | Keras | 6–1, 7–5 |
Tim Nasional
Ajang aneka olahraga
Tunggal: 2 (1 medali emas, 1 medali perunggu)
| Hasil | Tanggal | Turnamen | Jenis Lapangan | Lawan | Skor |
|---|---|---|---|---|---|
| Emas | Juli 2019 | ASEAN School Games, Semarang | Keras | 7–5, 6–4 | |
| Perunggu | Desember 2025 | Pesta Olahraga Asia Tenggara 2025, Thailand | Keras | 4–6, retired |
Ganda: 3 (1 medali emas, 1 medali perak, 1 medali perunggu)
| Hasil | Tanggal | Turnamen | Jenis Lapangan | Pasangan | Lawan | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Perak | Juli 2019 | ASEAN School Games, Semarang | Keras | 2–6, 2–6 | ||
| Perunggu | September 2023 | Pesta Olahraga Asia, Hangzhou | Keras | 2–6, 2–6 | ||
| Emas | Desember 2025 | Pesta Olahraga Asia Tenggara 2025, Thailand | Keras | 6–2, 6–1 |
Piala Billie Jean King
Janice Tjen debut di Piala Billie Jean King pada usia 18 tahun, melawan China di Grup I di Kualifikasi Grup I Asia/Oceania di Dubai, Uni Emirat Arab.[25]
Tunggal (4–1)
| Edisi | Babak | Tanggal | Lokasi | Tim Lawan | Jenis Lapangan | Lawan | M/K | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Piala Billie Jean King 2020–21 | Grup I Asia/Oseania Round Robin | Maret 2020 | Dubai (UEA) | Keras | Zheng Saisai | K | 1–6, 1–6 | |
| Piala Billie Jean King 2026 | Grup I Asia/Oseania Round Robin | April 2026 | New Delhi (India) | Keras | Monique Barry | M | 6–3, 6–1 | |
| Sahaja Yamalapalli | M | 6–2, 6–1 | ||||||
| Lee Eunhye | M | 6–2, 6–2 | ||||||
| Anchisa Chanta | M | 6–2, 6–4 |
Ganda (4–1)
| Edisi | Babak | Tanggal | Lokasi | Tim Lawan | Jenis Lapangan | Pasangan | Lawan | M/K | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Piala Billie Jean King 2020–21 | Grup I Asia/Oseania Round Robin | Maret 2020 | Dubai (UEA) | Keras | Priska Madelyn Nugroho | Xu Yifan Zhang Shuai |
K | 1–6, 4–6 | |
| Yasmina Karimjanova Sitora Normuradova |
M | 6–1, 6–3 | |||||||
| Aldila Sutjiadi | Choi Ji-hee Kim Na-ri |
M | 6–2, 6–0 | ||||||
| Piala Billie Jean King 2026 | Grup I Asia/Oseania Round Robin | April 2026 | New Delhi, (India) | Keras | Aldila Sutjiadi | Rutuja Bhosale Ankita Raina |
M | 6–3, 7(7)–6(4) | |
| Jeong Boyoung Lee Eunhye |
M | 6–4, 6–3 |
Pranala luar
- Janice Tjen di situs web resmi WTA
- Janice Tjen pada situs web resmi Federasi Tenis Internasional
- Janice Tjen di situs web resmi FedCup
Referensi
- ^ "2020-21 Women's Tennis Roster - Janice Tjen" (dalam bahasa Inggris). University of Oregon Athletics. Diakses tanggal 28 Agustus 2025.
- ^ "2023-24 Women's Tennis Roster - Janice Tjen" (dalam bahasa Inggris). Pepperdine University Athletics. Diakses tanggal 28 Agustus 2025.
- ^ "Janice Tjen". WTA. Diakses tanggal 28 Agustus 2025.
- ^ "Janice Tjen Matches | Past Tournaments & More – WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-05-04.
- ^ Oddo, Chris (2025-08-24). "Players to watch: Janice Tjen". US Open. Diakses tanggal 2025-08-27.
- ^ a b "Indonesia's Janice Tjen on her US Open run and being inspired by Barty". WTA (dalam bahasa Inggris). 2025-08-25. Diakses tanggal 28 Agustus 2025.
- ^ "Janice Tjen". Spirit TVRI. 2017.
- ^ "Lulus SMA, Janice Tjen Langsung Fokus Tenis Pro? - ayo tenis". 2020-05-15. Diakses tanggal 2025-11-16.
- ^ Eccleshare, Charlie (2025-08-27). "The myth of the tennis Cinderella story and the U.S. Open players writing their own chapters". The New York Times. Diakses tanggal 28 Agustus 2025.
- ^ "Janice Tjen". www.pelti.org. Diakses tanggal 28 Agustus 2025.
- ^ "Janice Tjen - Women's Tennis". Pepperdine University Athletics (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-20.
- ^ "ITF World Tennis Tour Player of the Month: Janice Tjen". www.itftennis.com. Diakses tanggal 2025-09-15.
- ^ "ITF World Tennis Tour June Player of the Month: Janice Tjen". www.itftennis.com. Diakses tanggal 2025-09-15.
- ^ "Tjen bests Eala in Sao Paulo; first Indonesian in WTA semifinal since 2002". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-15.
- ^ Bagaskara, Sem (3 November 2025). "Janice Tjen Juara Chennai Open, Putus 23 Tahun Puasa Gelar Indonesia". Kompas. Diakses tanggal 3 November 2025.
- ^ Tennis.com. "Janice Tjen becomes first Indonesian woman to be ranked in the Top 50 this century". Tennis.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-02.
- ^ "Rakotomanga Rajaonah vs. Tjen | Final SP Open 2025 | WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-14.
- ^ "Tjen vs. Birrell | Final Chennai Open 2025 | WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-02.
- ^ "Piter/Tjen vs. Chong/Liang | Final Guangzhou Open 2025 | WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-26.
- ^ "Hunter/Niculescu vs. Sutjiadi/Tjen | Final Chennai Open 2025 | WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-02.
- ^ "Kempen/Siskova vs. Piter/Tjen | Final Hobart International 2026 | WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-17.
- ^ "Tjen vs. Bondar | Final WTA 125 Jinan Open 2025 | WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-18.
- ^ antaranews.com. "Gelar WTA 125 Suzhou milik Aldila/Janice - Infografik ANTARA News". Antara News. Diakses tanggal 2025-10-18.
- ^ "Gibson/Tjen vs. Dart/Lumsden | Final Lexus Birmingham Open 2026 | WTA Official". Women's Tennis Association (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-06-05.
- ^ "Tim Piala Fed Indonesia Bertolak ke Dubai, Ini Penuturan Aldila dkk". Ayo Tenis. 1 March 2020. Diakses tanggal 7 July 2025.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.