Kelenteng Ancol
| An Xu Da Bo Gong Miao | |
|---|---|
安卒大伯公廟 | |
Klenteng Ancol | |
| Agama | |
| Afiliasi | Tridharma |
| Wilayah | Jakarta |
| Dewa | Da Bo Gong |
| Lokasi | |
| Lokasi | Ancol |
| Negara | Indonesia |
| Arsitektur | |
| Tipe | Klenteng |
| Gaya | Tionghoa |
| Didirikan | 1425 (versi pertama) 1650 (versi kedua) |
Da Bo Gong atau Vihara Bahtera Bakti adalah kelenteng tertua di Jakarta, selain Kim Tek Ie atau Vihara Dharma Bakti. Vihara atau Kelenteng ini terletak di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, tepatnya di Jalan Pantai Sanur V, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.[1]
Klenteng Ancol yang dikenal dengan Vihara Bahtera Bhakti menyimpan banyak kisah di balik dinding bangunan yang tidak memiliki langgam, dan ciri atap khas klenteng-klenteng di Jawa.[2]
Sejarah
Versi pertama, menurut Salmon dan Lombard (1985), klenteng ini dibangun sekitar tahun 1650 atau sezaman dengan kelenteng Jin De Yuan di Petak Sembilan atas perintah seorang Kapiten Cina bernama Lim Teng Tjauw.[3]
Sedangkan versi kedua, yaitu dari cerita yang diwariskan secara turun temurun, bahwa kelenteng itu sudah ada jauh sebelum Lim Teng Tjauw mendirikan kelenteng, yaitu sekitar tahun 1425-an dan dipergunakan sebagai tempat memuja Sam Po Soei Soe, atau Wu Ping, seorang juru masak Laksamana Cheng Ho dan istrinya ibu Sitiwati yang beragama Islam.[3]

Awalnya, ia dikenal dengan nama Klenteng Da Bo Gong, lalu berganti menjadi Klenteng Ancol, dan kemudian menggunakan nama sekarang.
Diketahui, dulu dikenal dengan nama Da Bo Gong, penyembah Dewa Bumi. Terus berganti jadi Klenteng Ancol karena letaknya di daerah Ancol. Tahun 1984, kita berubah lagi jadi Vihara Bahtera Bhakti.[4]
Makam Keramat
DI dalam sebuah ruangan bernuansa khas Tionghoa yang terletak di dekat kolam yang ada Vihara Bahtera Bakti ini ini terdapat makam keramat yang bernuansa Islami. Ketika berjalan terus ke dalamnya, pengunjung dapat melihat papan bertuliskan "Kramat Ancol Kota Paris Embah Said Areli Dato Kembang - Ibu Enneng".[5][6]
Referensi
- ^ "8 Klenteng di Jakarta beserta Lokasinya". kumparan. Diakses tanggal 2023-05-29.
- ^ Malagina, Agni (2021-04-03). "Klenteng Ancol: Kisah Damai Konghucu, Buddha, Tao, dan Muslim - Semua Halaman - National Geographic". nationalgeographic.grid.id. Diakses tanggal 2023-05-29.
- ^ a b Hasanudin, author (2023-01-21). "Mengenal Jejak Sejarah Kelenteng Tertua di Jakarta". mediago.id (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2023-05-29.
- ^ Lupita, author (2022-12-10). "Vihara Bahtera Bhakti di Ancol Usia Hampir 6 Abad". bolong.id. Diakses tanggal 2023-05-29.
- ^ Purnamasari, Deti Mega (2022-01-28). "Menyusuri Vihara Bahtera Bhakti di Ancol, Ada Makam Muslim Tionghoa di Dalamnya Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-05-29.
- ^ Purnamasari, Deti Mega (2022-01-31). "Vihara Bahtera Bhakti, Wihara Bersejarah yang Direkomendasikan Jadi Cagar Budaya Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2023-05-29.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.


