Kembuhung

Kembuhung adalah sebauh teknik fermentasi ikan asal Sumatra Selatan. Ikan yang biasanya difermentasi meliputi ikan semah, ikan nila, atau mujair. Ikan kemudian difermentasi dengan menambahkan nasi serta sedikit garam, dan didiamkan selama 7 hari dalam wadah tertutup rapat.

Selain menggunakan ikan, kembuhung juga bisa terbuat dari bahan kerang air tawar atau tulang maupun daging sisa yang tak habis. Seperti makanan fermentasi lainnya, dalam proses pembuatan kembuhung akan melibatkan berbagai macam bakteri yang tumbuh secara alami. Misalnya, mikroorganisme seperti bakteri asam laktat (BAL), yakni Lactobacillus.[1]

Referensi

  1. ^ "Kembuhung, Tradisi Fermentasi Ikan Asal Sumatera Selatan yang Ramah Lingkungan". Kumparan.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.