Kereta api Malabar

Kereta api Malabar
Kereta api Malabar jadwal pagi melintas PJL 211 Kadungora, Garut.

Kereta api Malabar
Kereta api Malabar
Peta
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi II Bandung
Mulai beroperasi30 April 2010 (2010-04-30)
Operator saat iniKereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalBandung
Jumlah pemberhentianLihat di bawah.
Stasiun akhirMalang
Jarak tempuh780 km
Waktu tempuh rerata12 jam 50 menit[1]
Frekuensi perjalananDua kali keberangkatan tiap hari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
Kelas
  • Eksekutif dan Premium
  • Priority, Eksekutif dan Premium
Pengaturan tempat duduk
  • 28 tempat duduk disusun 2-2 (priority)
    kursi dapat direbahkan dan diputar (hanya di KA 67-68 saja).
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi premium)
    kursi saling berhadapan ke kiri dan berhadapan ke kanan dan bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, peredam suara, lubang audio jack
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional55 s.d. 120 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal
  • 67–68 (malam)
  • 70–69 (pagi)

Kereta api Malabar merupakan layanan kereta api penumpang kelas priority, eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia untuk melayani relasi BandungMalang melalui lintas selatan Pulau Jawa. Nama "Malabar" diambil dari Gunung Malabar yang terletak di sebelah selatan Stasiun Bandung, tepatnya di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sejarah

Kereta api Malabar pertama kali beroperasi pada 30 April 2010. Kereta api ini melayani penumpang dari Bandung dan sekitarnya yang melakukan perjalanan menuju Malang maupun sebaliknya dan sampai saat ini menjadi satu-satunya kereta api yang melayani rute tersebut.[2][3] Pada awal pengoperasiannya, kereta api ini merupakan satu-satunya kereta api penumpang di Indonesia yang memberikan tiga pilihan layanan kelas sekaligus dalam satu rangkaiannya, yaitu eksekutif, bisnis, dan ekonomi.

Kereta api Malabar melintas di Srengseng, Tambun, Bekasi, ketika masih melayani rute Malang-Pasar Senen via Bandung pada Gapeka tahun 2019.

Rute kereta api ini pernah diperpanjang hingga Stasiun Pasar Senen bersamaan dengan berlakunya grafik perjalanan kereta api per 1 Desember 2019.[4] Namun, rute kereta api ini kemudian dikembalikan lagi seperti semula pada 1 September 2020.

Mulai 1 Juni 2023, layanan kelas bisnis pada kereta api ini dihapus sehingga kereta api ini hanya menyisakan layanan dua kelas kereta saja, yaitu kelas eksekutif dan ekonomi. Hal ini karena susunan rangkaian pada kereta api ini berubah dari yang sebelumnya hanya membawa 1 kereta bagasi menjadi 2 kereta bagasi.

Pada pertengahan Mei 2023, sebelum dimulainya pemberlakuan grafik perjalanan kereta api (Gapeka 2023), operasional kereta api ini dialihkan dari yang sebelumnya Daerah Operasi VIII Surabaya ke Daerah Operasi II Bandung. Rangkaian kereta ini dimutasi ke Depo Kereta Bandung (BD).

Mulai 24 Januari 2024 terdapat penambahan jadwal kereta api ini dengan keberangkatan pagi dari Stasiun Bandung menuju Malang dan mulai tanggal 25 Januari 2024 untuk arah sebaliknya. Jadwal tambahan kereta api ini dilayani dengan kelas eksekutif dan ekonomi premium menggunakan sarana rangkaian baja nirkarat. Sarana rangkaian yang digunakan berbagi dengan kereta api Harina untuk memudahkan waktu tukar rangkaian. Susunan rangkaiannya terdiri dari empat kereta eksekutif, empat kereta ekonomi premium, satu kereta makan, dan satu kereta pembangkit.

Mulai 13 Mei 2024, rangkaian kereta api Malabar jadwal malam yang sebelumnya menggunakan rangkaian baja ringan sudah diganti dengan rangkaian baja nirkarat yang merupakan lungsuran dari kereta api Lodaya.

Tarif

Tarif tiket untuk kereta api Malabar relasi Malang–Bandung untuk kelas ekonomi premium adalah Rp260.000,00—Rp320.000,00, sedangkan untuk kelas eksekutif mencapai Rp450.000,00—Rp625.000,00.[5]

Stasiun pemberhentian

Peta rute geografis kereta api Malabar berdasarkan Gapeka 2025
Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun[6] Keterangan Status
Jawa Barat Kota Bandung Bandung B G 2 3 4
Stasiun ujung, terintegrasi dengan Commuter Line Bandung Raya dan Garut serta layanan bus Teman Bus (Metro Jabar Trans)
Kiaracondong B G
Terintegrasi dengna Commuter Line Bandung Raya dan Garut
Garut Leles G
Terintegrasi dengan Commuter Line Garut
Cipeundeuy Berhenti untuk pengecekan sarana kereta api
Kota Tasikmalaya Tasikmalaya
Ciamis Ciamis
Kota Banjar Banjar
Jawa Tengah Cilacap Sidareja
Maos Kecuali jadwal pagi arah Bandung
Kroya
Kebumen Gombong Kecuali jadwal pagi arah Bandung
Kebumen
Purworejo Kutoarjo P
Terintegrasi dengan Commuter Line Prambanan Ekspres
Klaten Klaten Y
Terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta

Hanya perjalanan kereta api menuju Malang

Kota Surakarta Solo Balapan Y AS
Terintegrasi dengan KA Bandara Adi Soemarmo, Commuter Line Yogyakarta, layanan bus Batik Solo Trans dan Trans Jateng di Terminal Tirtonadi
Sragen Sragen AS
Terintegrasi dengan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo
Daerah Istimewa Yogyakarta Kota Yogyakarta Yogyakarta YA Y P
Terintegrasi dengan Lin Yogyakarta International Airport, Commuter Line Yogyakarta, Prambanan Ekspres, layanan bus Trans Jogja dan Teman Bus Yogyakarta
Jawa Timur Ngawi Ngawi AS

Terintegrasi dengan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo

Kota Madiun Madiun
Nganjuk Nganjuk
Kertosono D P
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho dan Penataran
Kota Kediri Kediri
Tulungagung Tulungagung
Kota Blitar Blitar
Blitar Wlingi
Malang Sumberpucung D P
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho dan Penataran

Hanya perjalanan kereta api menuju Bandung pada jadwal pagi

Kepanjen D P
Terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho dan Penataran
Kota Malang Malang Kotalama
Malang D P
Stasiun ujung, terintegrasi dengan Commuter Line Dhoho dan Penataran serta Koridor 1 Trans Jatim Malang Raya

Legenda

Stasiun ujung (terminus)
Berhenti untuk semua arah dan jadwal
Berhenti untuk arah Bandung
Berhenti untuk arah Malang

Insiden

Pada 4 April 2014, kereta api Malabar terguling di Tasikmalaya, Jawa Barat di km 244 petak Stasiun Ciawi-Cirahayu yang mengakibatkan empat korban dilaporkan tewas dan dua korban lainnya terjepit di antara kereta yang terguling. Kereta api ini terguling akibat adanya tanah longsor sehingga ia terguling ke dalam jurang.[7]

Pada 2 Januari 2016, dua kereta penumpang kereta api Malabar yang sedang terparkir di bengkel lokomotif terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Pemadam kebakaran telah melakukan pendinginan pada dua kereta yang terbakar.[8]

Pada 29 Oktober 2016, kereta api Malabar menabrak truk bermuatan alat berat backhoe di Kaliwuluh, Kebakkramat, Karanganyar—di utara bekas Stasiun Grompol. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi lokomotif CC 206 13 95 tersebut harus menjalani perbaikan besar-besaran. Kejadian ini mengakibatkan perjalanan kereta api yang melalui lintas tersebut mengalami keterlambatan parah.[5]

Pada 2 Februari 2019, kereta api Malabar anjlok di petak BojongKarangpucung pada kereta makan pembangkit. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, perjalanan kereta api Mutiara Selatan dan Serayu tertahan di Stasiun Banjar dan Stasiun Ciamis[9]

Galeri

Referensi

  1. ^ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Nasional di Pulau Jawa Tahun 2025" (PDF) (Document). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Diakses tanggal 1 Februari 2025. ;
  2. ^ Glo (ed.). "Parahyangan Distop, Malabar Dibuka". Kompas.com. Diakses tanggal 2020-05-15.
  3. ^ "PT KA Operasikan KA Malabar Rute Bandung-Malang". Tempo.co. Diakses tanggal 2020-05-15.
  4. ^ Shuvia Rahma. "Kini Ke Jakarta Bisa Naik Kereta Malabar". Radar Malang Online. Diakses tanggal 2020-01-10.[pranala nonaktif permanen]
  5. ^ a b "Joglosemar: Kronologi Kereta Api Malabar Tabrak Truk Kebakkramat, Karanganyar". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-12. Diakses tanggal 2016-11-12.
  6. ^ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Nasional di Pulau Jawa Tahun 2025" (PDF) (Document). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. 30 Desember 2024. hlm. 209. Diakses tanggal 1 Februari 2025. ;
  7. ^ Majalah KA Edisi Mei 2014
  8. ^ Kompas: Dua Kereta Penumpang KA Malabar Terbakar di Bandung, Ini Kronologinya
  9. ^ Herdiansah, Isep Heri. "KA Malabar Anjlok di Ciamis Tadi Pagi, Tiga Kereta Tertahan". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-02-05.

Lihat pula

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.