Klindamisin

Klindamisin
Data klinis
Pengucapan/klɪndəˈmsɪn/
Nama dagangCindala, Cleocin, Clinacin, Dalacin, Medi-Klin, dll
Nama lain7-kloro-linkomisin
7-kloro-7-deoksilinkomisin, DARE-BV1
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa682399
License data
Kategori
kehamilan
Rute
pemberian
Oral, topikal, intravena, intravaginal
Kelas obatLincosamide antibiotic
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Data farmakokinetika
Bioavailabilitas90% (oral)
4–5% (topikal)
Pengikatan protein95%
MetabolismeHati
Waktu paruh eliminasi2–3 jam
EkskresiSaluran empedu & ginjal (sekitar 20%)
Pengenal
  • metil 7-kloro-6,7,8-trideoksi-6-{[(4R)-1-metil-4-propil-L-prolil]amino}-1-tio-L-treo-α-D-galakto-oktopiranosida
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
Ligan PDB
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.038.357 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC18H33ClN2O5S
Massa molar424,98 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • Cl[C@@H](C)[C@@H](NC(=O)[C@H]1N(C)C[C@H](CCC)C1)[C@H]2O[C@H](SC)[C@H](O)[C@@H](O)[C@H]2O
  • InChI=1S/C18H33ClN2O5S/c1-5-6-10-7-11(21(3)8-10)17(25)20-12(9(2)19)16-14(23)13(22)15(24)18(26-16)27-4/h9-16,18,22-24H,5-8H2,1-4H3,(H,20,25)/t9-,10+,11-,12+,13-,14+,15+,16+,18+/m0/s1 checkY
  • Key:KDLRVYVGXIQJDK-AWPVFWJPSA-N checkY
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Klindamisin adalah antibiotik golongan linkosamida yang dikembangkan pada tahun 1966. Antibiotik ini digunakan untuk menangani infeksi yang disebabkan oleh bakteri anaerob, golongan Streptococcus, golongan Staphylococcus. golongan Pneumococcus, serta Protozoa.[3]

Klindamisin bersifat bakteriostatik yang bekerja dengan cara menghambat sintesis protein bakteri pada tingkat ribosom sehingga perkembangbiakan bakteri berhenti. Namun, Klindamisin juga dapat bersifat bakterisidal (membunuh bakteri) pada pemberian dengan konsentrasi tertentu, tergantung organisme penyebab infeksi dan lokasi infeksi. Klindamisin dimetabolisme di hepar sehingga pemberian pada penderita gangguan hati perlu lebih berhati-hati.[4]

Klindamisin digunakan untuk infeksi pada sistem pencernaan, tulang, sendi, organ reproduksi wanita, serta infeksi gigi. Klindamisin juga dapat digunakan sebagai profilaksis sebelum tindakan pembedahan. Klindamisin diserap dengan baik di saluran pencernaan, tulang, dan sendi.[5][6]

Menurut kategori Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), Klindamisin termasuk obat-obatan kategori B, sehingga aman digunakan pada ibu hamil trimester kedua dan ketiga. Sedangkan pada kehamilan trimester pertama tidak direkomendasikan. Penggunaan pada ibu menyusui berpotensi menyebabkan efek pada bakteri yang berada di saluran pencernaan bayi.[4]

Klindamisin tersedia dalam sediaan kapsul (dosis 150 dan 300 mg), injeksi, dan sediaan topikal berupa krim 2% dan gel 2%. Beberapa efek samping yang muncul akibat penggunaan Klindamisin, seperti nyeri perut, mual, muntah, diare, infeksi jamur, kolitis pseudomembran, ruam kemerahan, urtikaria, hipotensi, dan disfungsi ginjal.[4]

Klindamisin juga umum dipakai sebagai pengobatan jerawat yang wajib dengan resep dokter spesialis. Cara kerja Klindamisin ialah memperlambat dan menghentikan pertumbuhan bakteri pada kulit berjerawat. Obat ini hanya untuk orang dewasa.

Referensi

  1. ^
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tanda <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Xaciato FDA label
  3. ^ "UpToDate". www.uptodate.com. Diakses tanggal 2019-11-10.
  4. ^ a b c "Cleocin, Clindesse (clindamycin) dosing, indications, interactions, adverse effects, and more". reference.medscape.com. Diakses tanggal 2019-11-12.
  5. ^ Smieja, M. (1998-1). "Current indications for the use of clindamycin: A critical review". The Canadian Journal of Infectious Diseases = Journal Canadien Des Maladies Infectieuses. 9 (1): 22–28. doi:10.1155/1998/538090. ISSN 1180-2332. PMC 3250868. PMID 22346533. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  6. ^ Brook, Itzhak; Lewis, Mike A. O.; Sándor, George K. B.; Jeffcoat, Marjorie; Samaranayake, L. P.; Vera Rojas, Jorge (2005-11). "Clindamycin in dentistry: more than just effective prophylaxis for endocarditis?". Oral Surgery, Oral Medicine, Oral Pathology, Oral Radiology, and Endodontics. 100 (5): 550–558. doi:10.1016/j.tripleo.2005.02.086. ISSN 1528-395X. PMID 16243239.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.