Komunitas Singkel Muda Chinquelle
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Desember 2025) |
| Tanggal pendirian | Juli 26, 2020 |
|---|---|
| Pendiri | Suhardin Djalal, Dian Saputra, Abdul Dawi |
| Jenis | Organisasi, Komunitas |
| Kantor pusat | Aceh Singkil, Indonesia |
| Lokasi |
|
| Situs web | Instagram resmi |
Komunitas Singkel Muda Chinquelle, atau biasa disebut Chinquelle, adalah komunitas kepemudaan yang berbasis di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Indonesia. Didirikan pada tanggal 26 Juli 2020, komunitas ini fokus pada isu pendidikan, perlindungan anak, dan pengembangan potensi anak muda.
Sejarah
Komunitas ini didirikan oleh Suhardin Djalal, Dian Saputra, dan Abdul Dawi, para pemuda yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda di daerah mereka. Nama "Chinquelle" diambil dari adaptasi fonetik kata "Singkel", mencerminkan identitas dan semangat kebersamaan dalam pembangunan daerah.
Chinquelle mulai dikenal publik lewat kegiatan edukatif di sekolah-sekolah seperti MAN Aceh Singkil, Dayah Perbatasan Safinatussalamah Danau Paris dan SMPN 3 Gunung Meriah. Kegiatan mereka berfokus pada penyuluhan anti-perundungan dan penguatan karakter pelajar.
Visi dan Misi
Visi
- Terbinanya generasi muda yang unggul, berdaya saing, inklusif, dan berbudaya dalam mewujudkan Aceh Singkil madani.
Misi
- Memberikan edukasi tentang perlindungan anak dan hak remaja
- Menjadi ruang ekspresi dan kreativitas pemuda membangun jejaring kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan lembaga pemerintahan
Kegiatan

Sejak awal berdiri, Chinquelle telah menyelenggarakan berbagai kegiatan yang berdampak langsung pada pelajar dan masyarakat. Beberapa program unggulannya antara lain:
- English Contest 2023 – Kompetisi bahasa Inggris untuk pelajar tingkat SMP dan SMA se-Aceh Singkil, bertujuan meningkatkan literasi dan kepercayaan diri generasi muda.[1]
- Bimbingan Belajar Warga Perbatasan – Program edukatif bagi pelajar dan warga di daerah terpencil, seperti Kecamatan Danau Paris dan Pulau Banyak.[2]
- Latihan Kepemimpinan Dasar Siswa dan Santri – Bekerja sama dengan IKADAPSAL untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan santri dayah.[3]

- Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Perundungan – Menggandeng Mahkamah Syar’iyah Aceh Singkil dan sekolah-sekolah dalam kampanye edukasi tentang kekerasan berbasis gender dan bullying.[4]
- Kegiatan Edukasi dan Orientasi Siswa – Berkolaborasi dengan berbagai sekolah dan madrasah, komunitas ini turut mengisi kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) dengan edukasi karakter.[5][6][7]
- Ekspedisi Sungai Singkil 2025 – Berkolaborasi bersama Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah I Aceh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dalam upaya mencari jejak peradaban masyarakat Aceh Singkil dan Kota Subulussalam di sepanjang sungai Alas - Singkil.[8]

Aktivitas Media Sosial
Chinquelle memanfaatkan media sosial, terutama Instagram, sebagai sarana utama untuk menyebarluaskan informasi, edukasi publik, serta memperluas jangkauan program mereka. Akun resmi @chinquelle menampilkan berbagai konten bertema sosial, pendidikan, lingkungan, hingga budaya Aceh Singkil.
Beberapa jenis konten yang rutin dibagikan antara lain:
- Dokumentasi kegiatan lapangan seperti edukasi anti-perundungan melalui program Chinquelle Goes To School di SMPN 3 Gunung Meriah.[9]
- Infografis edukatif, termasuk kampanye pencegahan kekerasan seksual, bullying, dan pentingnya literasi digital di kalangan remaja. Konten ini disajikan secara visual dengan gaya yang ringan tetapi informatif.[10]
- Kampanye lingkungan seperti peringatan Hari Bumi dan ajakan menjaga ekosistem pulau-pulau di Aceh Singkil.[11]
- Refleksi hari besar nasional dan keagamaan, termasuk Hari Kemerdekaan, Hari Pendidikan Nasional, dan Ramadan, dengan pesan-pesan penguatan karakter dan persatuan pemuda.[12]
- Pelestarian budaya lokal, seperti konten mengenalkan bahasa Singkil, tradisi lokal, hingga tokoh-tokoh inspiratif dari Aceh Singkil. Chinquelle juga membagikan konten bertema sejarah lokal untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah.[13]
- Seri konten kreatif dan workshop daring seperti Ngabuburit 5.0 yang menyajikan diskusi edukatif dengan narasumber muda lintas bidang.[14]
Melalui pendekatan visual dan bahasa yang dekat dengan kalangan muda, Chinquelle berhasil menjadikan media sosial sebagai alat pendidikan nonformal yang efektif. Platform ini juga menjadi jembatan komunikasi antara komunitas dengan relawan, pelajar, guru, dan masyarakat umum baik di dalam maupun luar Aceh Singkil.
Peran dalam Pembangunan Daerah
Chinquelle kerap dilibatkan dalam forum lintas sektor dan dilihat sebagai bagian dari gerakan kebangkitan anak muda Aceh Singkil, terutama dalam konteks meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah yang masih tertinggal dibandingkan wilayah lain di Aceh.[15][16]
Referensi
- ^ Rosadi, Dede (2023-01-17). "Komunitas Anak Muda di Aceh Singkil Adakan English Contest 2023, Berhadiah Uang Tunai - Serambinews.com". aceh.tribunnews.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ Rosadi, Dede (2023-03-20). "Komunitas Anak Muda Tumbuhkan Semangat Belajar Warga Perbatasan Aceh Singkil". Serambinews.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ hab (2023-07-10). "IKADAPSAL Gandeng Chinquelle Latih Kepemimpinan Santri Dayah Perbatasan Aceh Singkil". xtrafmsingkil.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ hab (2023-10-29). "Chinquelle dan Mahkamah Syar'iyah Singkil Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual dan Bullying ke Sekolah". Radio Xtra FM Singkil. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ aceHTrend.com (2024-05-29). "Wujudkan Generasi Emas, Komunitas Chinquelle Ajak Siswa Aceh Singkil Cegah Bullying". aceHTrend.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ Barus, Salihin (2025-07-19). "Siswa di Singkil, Mendapatkan Materi Edukasi Pencegahan Bullying". Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ Akbar, Firdaus (2025-07-17). "MAN Aceh Singkil Gelar Edukasi Pencegahan Perundungan dalam Matsama 2025". Pos Aceh. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ Barus, Salihin (2025-11-17). "Ekspedisi Sungai, Komunitas Chinquelle: Mencari Sisa Peradaban Singkil". RRI. Diakses tanggal 2025-11-22.
- ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ Network, AJNN net-Aceh Journal National (2025-04-29). "Bangkit dari Ketertinggalan". AJNN.net. Diakses tanggal 2025-07-27.
- ^ "Hari Jadi ke-26: Bersama Pemerintahan Baru, Momentum Aceh Singkil Bangkit dari Ketertinggalan »". dialeksis.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-07-27.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.