Kue cubit

Infotaula de menjarKue cubit
Asal
Negara asalIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Rincian
Jeniskue dan jajanan jalanan Suntingan nilai di Wikidata
Bahan utamatepung, gula, mentega, telur, susu, bubuk pengembang, Natrium bikarbonat, vanili dan garam Suntingan nilai di Wikidata


Kue cubit (pinch cake) merupakan salah satu jenis kue basah jajanan tradisional khas Indonesia yang berasal dari masyarakat Betawi (Jakarta) karena sangat terkenal disana.[1][2] Yang khas dari kue cubit adalah alat memasaknya yang bentuknya menyerupai loyang panggangan bundar dengan beragam bentuk cetakan di dalamnya. Kue ini dimasak dengan cara dipanaskan diatas kompor bukan dengan menggunakan oven.[2] Pada dasarnya kue cubit hanya memiliki warna asli dari adonan yaitu kuning keputih-putihan dan sedikit pucat yang memiliki rasa yang manis, lembut dan legit.

Konon, jajanan kue cubit ini berasal dari negeri Belanda. Proses akulturasi terhadap keberadaan kue ini sudah ada pada zaman kolonialisme Belanda. Banyak kue-kue yang kita kenal saat ini merupakan bagian dari warisan Belanda, seperti kaasstengels, kroket hingga lapis legit. Kue cubit dalam bahasa Belanda dikenal sebagai poffertjes.[3]

Kue cubit awalnya dikembangkan pertama kali oleh para biarawan Prancis di dekat kota Woerden di Belanda pada tahun 1720 ketika Belanda menguasai Indonesia. Saat itu, poffertjes hanya dikonsumsi oleh masyarakat kurang mampu. Ini dikarenakan bahan utamanya yakni buckwheat yang hanya tumbuh di tanah yang gersang. Dengan taburan gula dan olesan mentega, makanan ini sudah cukup untuk mengisi perut para petani kala itu.[4]

Jajanan ini dinamakan kue cubit karena pada saat kue ini telah matang, si pembuat mengambil kue ini dengan menggunakan penjepit yang terbuat dari kayu untuk mengapit kue tersebut.[2] Jika dimasa lalu jajanan ini biasa disajikan dengan topping cokelat, kini kue cubit biasa disajikan dengan berbagai varian rasa lain, seperti greentea, keju, tiramisu, red velvet, hingga kitkat.[3]

Adonan kue cubit mirip dengan adonan pancake, kue cubit menggunakan bahan dasar tepung terigu dalam proses pembuatannya, dengan bahan tambahan lain seperti telur, gula, margarin, vanili, baking powder, dan ragi.[1] Bentuk dan cara pembuatannya mirip dengan kue pukis, hanya bedanya kue cubit bertekstur lebih lembut serta tidak menggunakan ragi instan dan santan.

Referensi

  1. ^ a b SJARIFUDDIN, SJAFRIEDO (2022). "PEMANFAATAN TEPUNG BIJI DURIAN DALAM PEMBUATAN KUE CUBIT". SKRIPSI: Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti.
  2. ^ a b c NURCAHYANI, EFI (2020). "ANALISIS TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN TERHADAP KUE CUBIT DENGAN PENGGUNAAN PEWARNA ALAMI DAUN BINAHONG". SKRIPSI: SEKOLAH TINGGI PARIWISATA AMPTA YOGYAKARTA.
  3. ^ a b admin1 (2022-12-05). "Begini Muasal Kue Cubit Khas Betawi". Seni Budaya Betawi (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-03-23. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  4. ^ "Mengenal Sejarah Poffertjes, Saudara Kue Cubit dari Belanda – Bersukaria Indonesia". bersukaria.com. Diakses tanggal 2026-03-24.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.