Lakeri

Kriya lakeri dengan karakter Cina agar berumur panjang, pertengahan abad ke-16

Lakeri adalah jenis lapisan atau saluran akhir yang keras dan biasanya mengkilat yang diaplikasikan pada bahan seperti kayu atau logam. Hal ini paling sering dibuat dari resin yang diekstrak dari pohon dan lilin dan telah digunakan sejak jaman dahulu.[1]

Peranti lakeri Asia, yang dapat disebut "lakeri sejati", adalah benda yang dilapisi dengan getah Toxicodendron vernicifluum atau pohon terkait yang telah diolah, diwarnai, dan dikeringkan, diaplikasikan dalam beberapa lapisan pada alas yang biasanya terbuat dari kayu. Ini mengering menjadi lapisan permukaan yang sangat keras dan halus yang tahan lama, tahan air, serta menarik dalam hal rasa dan tampilan. Lakeri Asia terkadang dilukis dengan gambar, bertatahkan cangkang dan bahan lainnya, atau diukir, serta ditaburi emas dan diberi perawatan dekoratif lebih lanjut lainnya.

Dalam teknik modern, lakeri berarti serangkaian lapisan bening atau berpigmen yang dikeringkan dengan penguapan pelarut untuk menghasilkan hasil akhir yang keras dan tahan lama. Hasil akhir dapat berupa tingkat kemilau apa pun mulai dari tegas hingga kilap, dan dapat dipoles lebih lanjut sesuai kebutuhan. Lapisan akhir lakeri biasanya lebih keras dan rapuh dibandingkan cat berbahan dasar minyak atau lateks dan biasanya digunakan pada permukaan yang keras dan halus.

Bacaan lebih lanjut

  • Kimes, Beverly R.; Clark, Henry A. (1996), The Standard Catalog of American Cars 1805–1942, Kraus Publications, ISBN 0-87341-428-4 p. 1050
  • Nanetti, Paolo (2006), Coatings from A to Z, Vincentz Verlag, Hannover, ISBN 3-87870-173-X – A concise compilation of technical terms. Attached is a register of all German terms with their corresponding English terms and vice versa, in order to facilitate its use as a means for technical translation from one language to the other.
  • Webb, Marianne (2000), Lacquer: Technology and Conservation, Butterworth Heinemann, ISBN 0-7506-4412-5 – A Comprehensive Guide to the Technology and Conservation of Asian and European Lacquer
  • Michiko, Suganuma. "Japanese lacquer".

Referensi

  1. ^ "Urushi: All You Need to Know About Japanese Lacquer". 5 June 2020. Diakses tanggal 12 June 2022.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.