Lonjo
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Lonjo merupakan senjata tradisional Indonesia asal Kalimantan Utara yang memiliki bentuk seperti tombak. Batang lonjo terbuat dari kayu keras yang diujungnya diikatkan besi lancip berbentuk belah ketupat. Lonjo merupakan tombak dengan ukuran panjang sekitar 1,5 hingga 2 meter. Besi tersebut diikat ke batang lonjo dengan menggunakan anyaman rotan. Lonjo digunakan untuk berburu hewan di hutan dan juga dalam peperangan oleh Suku Dayak. Lonjo bukanlah tombak biasa, melainkan tombak bertuah yang memiliki kekuatan magis di dalamnya. Menurut budaya suku dayak, lonjo menyerap energi dari manusia yang dibunuhnya dan menyalurkan energi tersebut pada penggunanya. Semakin banyak lonjo dipakai untuk mengalahkan lawan, maka akan semakin besar kekuatan magis di dalamnya, membuat penggunanya kuat dan kebal secara bersamaan.[1]
Kayu lonjo berbentuk selongsong sehingga dapat digunakan sebagai sumpit. Lonjo dan panah sumpit biasa dipadukan dengan racun yang bersumber dari binatang dan tumbuhan seperti racun kalajengking, racun kodok hijau, bisa ular, dan getah pohon ipuh. Racun tersebut membuat lonjo sangat mematikan walaupun musuh hanya tergores sedikit saja.[2]
Fungsi Lonjo
Pada zaman dahulu senjata Lonjo sering digunakan untuk berperang. Namun, saat ini lebih banyak digunakan untuk berburu hewan di hutan serta dijadikan pajangan di rumah. Senjata Lonjo ini sering digunakan oleh Suku Dayak untuk berburu yang fungsinya digunakan agar dapat melumpuhkan hewan buruan dalam jarak dekat. Biasaya, pada bagian mata lonjo ini sering ditambahkan racun sehingga daya serang senjata Lonjo ini semakin maksimal. Senjata Lonjo ini juga dilengkapi dengan tangkai yang berongga. Tangkai ini dapat dijadikan sebagai pengganti selongsong sipet dalam kondisi terdesak.[3]
Bagian Lonjo
Lonjo sendiri terbagi atas mata tombak dan juga gagangnya. Untuk gagang, biasanya memakai kayu-kayu khusus serta memiliki beberapa hiasan. Penggunaan Lonjo ini macam-macam, mulai dari berburu sampai berperang.[4]
Barang yang dikeramatkan
Lonjo yang digunakan untuk berperang dikeramatkan oleh orang Dayak. Lonjo yang digunakan untuk berperang dipercaya bertuah.Semakin banyak nyawa musuh yang tewas karena senjata tombak ini, semakin besar energi yang ada pada lonjo. Energi tersebut bisa merasuk ke dalam tubuh orang yang menggunakannya sehingga lebih kuat dan kebal terhadap senjata musuh.[5] Sama halnya dengan Mandau dan Talawang, Lonjo juga dikeramatkan oleh orang Dayak.[6]
Referensi
- ^ Wukirsari Murdiastuti (01-09-2023). "Senjata Tradisional Kalimantan Utara". rri.co.id. Diakses tanggal 03-11-2025.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|access-date=and|date= - ^ Media, Kompas Cyber (2021-05-20). "Apa Saja Senjata Tradisional Kalimantan Utara". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-11-03.
- ^ "LONJO #SBM » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2025-11-03.
- ^ "Yuk, Mengenal 4 Senjata Khas Suku Dayak yang Ditakuti Sejak Dulu". kontenkalteng.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-03.
- ^ Editor (2020-09-08). "Lonjo, Tombak Khas Dayak yang Bertuah". 1001 Indonesia (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-03.
{{cite web}}:|last=mempunyai nama umum - ^ "Fungsi Lonjo, Senjata Tradisional Suku Dayak Kalimantan Tengah Mirip Tombak". Tribunkalteng.com. Diakses tanggal 2025-11-03.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.