Lullubi

Lullubi atau Lulubi (Akkadia: đ»đ»đđ , romanized: Lu-lu-biki, har. 'Negeri Lullubi'), yang lebih umum dikenal sebagai Lullu,[1][2][3][4] adalah sekelompok suku Zaman Perunggu yang muncul dan kemudian menghilang pada milenium ke-3 SM. Mereka berasal dari wilayah yang dikenal sebagai Lulubum, yang kini merupakan Dataran Sharazor di Pegunungan Zagros, di wilayah modern Kegubernuran Sulaymaniyah, Region Kurdistan, Irak. Lullubi merupakan tetangga dan terkadang sekutu dari kerajaan Hurri Simurrum, serta terlibat konflik dengan Kekaisaran Akkadia yang berbahasa Semit dan Asyur.[5] Menurut Frayne (1990), kota mereka yang bernama Lulubuna atau Luluban diidentifikasi dengan kota modern Halabja di wilayah tersebut.
Penggambaran
Dalam penggambaran mereka, Lullubi digambarkan sebagai masyarakat pegunungan yang bersifat militan.[6] Mereka sering ditampilkan bertelanjang dada dan mengenakan kulit hewan. Mereka memiliki janggut pendek, dan rambut mereka panjang serta dikenakan dalam kepang tebal, sebagaimana terlihat pada Prasasti Kemenangan Naram-Sin.[7]
Relief batu
Berbagai relief Lullubi dapat dilihat di kawasan Sar-e Pol-e Zohab, yang paling terawat di antaranya adalah relief batu Anubanini. Semua relief tersebut menampilkan seorang penguasa yang menginjak musuh, dan sebagian besar juga memperlihatkan sosok dewa yang menghadap penguasa tersebut. Relief lainnya dapat ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi itu, dengan gaya yang mirip dengan relief Anubanini, namun kali ini menggambarkan seorang penguasa tanpa janggut. Penisbatannya kepada penguasa tertentu masih belum pasti.[8][9]
Bahasa
Bahasa Lullubi dianggap sebagai bahasa yang belum terklasifikasi karena tidak memiliki bukti dalam catatan tertulis.[10] Namun, istilah Lullubi tampaknya berasal dari bahasa Hurri, bukan dari rumpun Semit atau Indo-Eropa yang saat itu belum hadir di wilayah tersebut. Selain itu, nama-nama penguasa yang diketahui menunjukkan pengaruh Hurri, atau lebih jarang pengaruh Semit, tanpa adanya jejak pengaruh Indo-Eropa seperti Iranik atau Indo-Arya.[11]
Penguasa
Berikut ini adalah daftar penguasa kerajaan Lullubi yang dikenal:[12][13]
- Immashkush (sekitar 2400 SM)[14]
- Anubanini (sekitar 2350 SM), memerintahkan pembuatan prasasti pada batu di dekat Sar-e Pol-e Zahab[15]
- Satuni (sekitar 2270 SM), sezaman dengan Naram-Sin, raja Akkad, dan Khita, raja Awan
- Irib (sekitar 2037 SM)
- Darianam (sekitar 2000 SM)
- Ikki (tanggal pasti tidak diketahui)[15]
- Tar ... duni (tanggal pasti tidak diketahui), putra Ikki; prasastinya ditemukan tidak jauh dari prasasti Anubanini[15]
- Nur-Adad (sekitar 881â880 SM)
- Zabini (sekitar 881 SM)
- Hubaia (sekitar 830 SM), vasal Asyur
- Dada (sekitar 715 SM)
- Larkutla (sekitar 675 SM)
Referensi
- ^ Eidem, Jesper; LĂŠssĂže, JĂžrgen (1992). The ShemshÄra Archives 2: The Administrative Texts (dalam bahasa Inggris). Kongelige Danske Videnskabernes Selskab. hlm. 22, 51â54. ISBN 978-87-7304-227-4.
- ^ Speiser, Ephraim Avigdor (2017-01-30). Mesopotamian Origins: The Basic Population of the Near East (dalam bahasa Inggris). University of Pennsylvania Press. hlm. 90. ISBN 978-1-5128-1881-9.
- ^ Campbell, Lyle (2017-10-03). Language Isolates (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 37. ISBN 978-1-317-61091-5.
- ^ Potts, Daniel T. (2014). Nomadism in Iran: From Antiquity to the Modern Era (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 36. ISBN 978-0-19-933079-9.
- ^ Hamblin, William J. (2006). Warfare in the Ancient Near East to 1600 BC. Routledge. hlm. 115â116. ISBN 9781134520626.
- ^ Bury, John Bagnell; Cook, Stanley Arthur; Adcock, Frank Ezra (1975). The Cambridge Ancient History: The Egyptian and Hittite empires to c. 1000 B.C. University Press. hlm. 505. ISBN 9780521086912.
- ^ "The hair of the Lullubi is long and worn in a thick braid. They wear animal skins, while the Akkadian soldiers wear the proper attire for battle, helmets and military tunics." in Bahrani, Zainab (2008). Rituals of War: The Body and Violence in Mesopotamia. Zone Books. hlm. 109. ISBN 9781890951849.
- ^ Osborne, James F. (2014). Approaching Monumentality in Archaeology. SUNY Press. hlm. 123. ISBN 9781438453255.
- ^ Vanden Berghe, Louis. Relief Sculptures de Iran Ancien. hlm. 19â21.
- ^ Rubio, Gonzalo (13 January 2025). "The Languages of the Ancient Near East (in A Companion to the Ancient Near East, 2nd ed., 2007)".
- ^ Tischler 1977â2001: vol. 5/6: 70â71. On the Lullubeans in general, see Klengel 1987â1990; Eidem 1992: 50â4.
- ^ Qashqai, 2011.
- ^ Legrain, 1922; Cameron, 1936; Dâyakonov, 1956; The Cambridge History of Iran; Hinz, 1972; The Cambridge Ancient History; Majidzadeh, 1991; Majidzadeh, 1997.
- ^ Cameron, George G. (1936). History of Early Iran (PDF). The University of Chicago Press. hlm. 35.
- ^ a b c Cameron, George G. (1936). History of Early Iran (PDF). The University of Chicago Press. hlm. 41.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.