Menghitung domba
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Februari 2023) |
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. |


Menghitung domba adalah latihan mental yang digunakan dalam beberapa kebudayaan sebagai cara untuk menidurkan diri. Dalam kegiatan ini, seseorang umumnya membayangkan segerombolan domba putih identik yang sedang melompati pagar, dan menghitungnya saat mereka melompat. Kegiatan ini mungkin dilakukan untuk menghalau kebosanan dengan cara mengisi pikiran dengan sesuatu yang sederhana, berulang-ulang, monoton, dan berirama. Hal-hal tersebut diketahui bisa membantu manusia untuk tertidur. Meskipun kegiatan ini hanya berupa stereotip dan tidak terbukti sebagai solusi bagi masalah susah tidur, kegiatan ini sering kali ditampilkan dalam acara kartun, cerita komik, dan media massa lainnya.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Oxford, jika dibandingkan dengan membayangkan pantai atau air terjun, kegiatan menghitung domba membuat seseorang tertidur 20 menit lebih lama. Para peneliti menduga bahwa menghitung domba sangat membosankan, sedangkan membayangkan suasana yang tenang justru membuat tubuh lebih rileks sehingga lebih cepat tertidur.[1] Sedangkan penelitian lainnya menyatakan bahwa seseorang akan susah tidur jika membayangkan atau memikirkan sesuatu yang tidak menyenangkan, membuat cemas, atau kegiatan-kegiatan lainnya yang menguras pikiran, alih-alih membayangkan sesuatu yang tenang.[2]
Referensi awal yang menyebutkan bahwa menghitung domba bisa digunakan sebagai cara untuk menidurkan diri terdapat dalam Don Quixote karya Miguel de Cervantes pada tahun 1605, meskipun ia menyebutkan "menghitung kambing", bukannya domba.[3]
Referensi
- ^ experiment
- ^ Harvey, Allison G., and Suzanna Payne. 2002. “The management of unwanted pre-sleep thoughts in insomnia: distraction with imagery versus general distraction.” Behaviour Research and Therapy. 40 (3): 267-277.
- ^ Ancient origins of counting sheep to fall asleep
- P. Martin (2005), Counting sheep: the science and pleasures of sleep and dreams, St. Martin's Griffin
- http://www.online-literature.com/view.php/don_quixote/24?term=how%20many%20goats
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.