Merauke, Merauke
Merauke | |
|---|---|
| Koordinat: 8°29′44″S 140°24′38″E / 8.495551°S 140.410431°E | |
| Negara | |
| Provinsi | Papua Selatan |
| Kabupaten | Merauke |
| Kelurahan | 11 |
| Kampung | 5 |
| Pemerintahan | |
| • Kepala Distrik | Arnoldus Rudolf[1] |
| Luas | |
| • Total | 655,00 km2 (92,07 sq mi) |
| Populasi | |
| • Total | 103.641 |
| • Kepadatan | 158/km2 (410/sq mi) |
| Zona waktu | UTC+9 (WIT) |
| Kode pos | |
| Kode area telepon | +62 291 |
| Pelat kendaraan | PA xxxx G* |
| Kode Kemendagri | 93.01.01[3] |
| Kode SNI 7657-2010 | MRK |
Merauke adalah sebuah distrik sekaligus menjadi ibu kota kabupaten di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Indonesia.[4]
Wacana pemekaran
Wacana pemekaran Provinsi Papua Selatan berdampak pada wacana pemekaran distrik ini menjadi kota otonom dan memisahkan diri dari Kabupaten Merauke. Hal ini dilakukan sebagai syarat utama pembentukan sebuah provinsi baru, di mana setidaknya memiliki minimal 1 kota dan 4 kabupaten. Jika Distrik Merauke dimekarkan, maka luas wilayahnya sekitar 1.445,63 km². Walau akhirnya pusat pemerintahan Papua Selatan ditetapkan di Kota Terpadu Mandiri Salor yang berada di Kampung Salor Indah, Distrik Kurik.
Pembagian administratif
Distrik Merauke dibagi menjadi 11 kelurahan dan 5 kampung, yakni:
Demografi
Penduduk Distrik Merauke pada tahun 2021 berjumlah 103.641 jiwa, di mana laki-laki sebanyak 53.029 jiwa dan perempuan 50.612 jiwa, dengan kepadatan 158 jiwa/km².[2][5]
Dari segi demografi, kawasan ini merupakan kawasan yang multi etnis dan agama. Suku-suku yang ada di Distrik Merauke berasal dari berbagai suku, termasuk suku asli Papua seperti Asmat, dan juga suku pendatang seperti Jawa, Bugis, Batak, Minangkabau, dan beberapa Tionghoa dan Bali.
Agama
Demikian juga dalam kehidupan beragama, masyarakat Distrik Merauke sangat beragam dengan keyakinan dalam memeluk agama atau suatu kepercayaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke yang berada di Distrik Merauke, penduduk beragama Kristen berjumlah 55,06%, yang di mana Katolik 34,46% dan Protestan 20,60%.[5] Sementara pemeluk agama Islam mencapai 44,71%, kemudian Hindu 0,13% dan Buddha 0,10%.[5]
Referensi
- ^ "3 Plt Kepala Distrik Merauke Tunggu SK Bupati". www.lensamerauke.com. 21 Oktober 2022. Diakses tanggal 31 Oktober 2022.
- ^ a b "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 1 Juli 2022.
- ^ "Kode Kemendagri di Distrik Merauke". Kode Wilayah Administrasi Distrik Merauke.
- ^ "Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan (Permendagri No.137-2017) - Kementerian Dalam Negeri - Republik Indonesia". www.kemendagri.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-19. Diakses tanggal 2018-12-24.
- ^ a b c "Kabupaten Merauke Dalam Angka 2018". www.meraukekab.bps.go.id. Diakses tanggal 23 Februari 2020.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.