Mesenterium
| Mesenterium | |
|---|---|
Mesenterium memanjang dari
Mesentery extending from the fleksur duodenojejunal ke persimpangan ileosesal | |
| Rincian | |
| Pelafalan | /ˈmɛzənˌtɛri/ |
| Sistem | Sistem pencernaan |
| Pengidentifikasi | |
| Bahasa Latin | mesenterium |
| MeSH | D008643 |
| TA98 | A10.1.02.007 |
| TA2 | 3740 |
| FMA | 7144 |
| Daftar istilah anatomi | |
Dalam anatomi manusia, mesenterium atau penggantung usus adalah sebuah organ yang menghubungkan usus dengan dinding abdomen posterior, yang mencakup lipatan ganda pada peritoneum. Organ ini membantu (beserta fungsi-fungsi lainnya) dalam menyimpan lemak dan memungkinkan pembuluh darah, pembuluh limfa dan saraf untuk menunjang usus.[1]
Mesokolon (bagian dari mesenterium yang menghubungkan usus besar dengan dinding abdomen) sebelumnya dianggap sebagai sebuah struktur yang terpisah, dengan bagian-bagian yang dikenal sebagai mesokolon naik, transversal, turun dan sigmoid; mesoapendiks dan mesorektum, secara terpisah mengakhiri pemasukan mereka kedalam dinding abdomen posterior.[2] Namun, pada 2012, pemeriksaan mikroskop elektron dan mikroskopi menunjukkan bahwa mesokolon merupakan struktur yang tunggal, yang merupakan derivat dari fleksur duodenojejunal dan memanjang hingga lapisan mesorektal distal.[2][3] Sehingga, mesenterium dianggap sebagai organ dalam.[4][5]
Referensi
- ^ "Definition of Mesentery". MedicineNet (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-04-21.
- ^ a b Coffey, JC (August 2013). "Surgical anatomy and anatomic surgery - Clinical and scientific mutualism". The Surgeon. 11 (4): 177–82. doi:10.1016/j.surge.2013.03.002. PMID 23597667.
- ^ Coffey JC, Sehgal R, Culligan K, et al. (June 2014). "Terminology and nomenclature in colonic surgery: universal application of a rule-based approach derived from updates on mesenteric anatomy". Techniques in Coloproctology. 18 (9): 789–94. doi:10.1007/s10151-014-1184-2. PMID 24968936. S2CID 20276149.
- ^ "Irish surgeon identifies emerging area of medical science". 22 December 2020.
- ^ Beth Mole, The human body may have a new organ—the mesentery (arstechnica.com, 4 January 2017)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.