Mori Hanafi

Mori Hanafi
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Mulai menjabat
1 Oktober 2024
PresidenPrabowo Subianto
Ketua DPRPuan Maharani
Grup parlemenFraksi Partai NasDem
Daerah pemilihanNusa Tenggara Barat I
Mayoritas67.727 (2024)
Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB
Masa jabatan
2019–2022
Ketua DPRDBaiq Isvie Rupaeda
GubernurZulkieflimansyah
Informasi pribadi
Lahir30 Juli 1970 (umur 55)
Jakarta, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politik  NasDem (sejak 2023)
  Gerindra (2014-2023)
AlmamaterUniversitas Pancasila, University of Wollongong, NSW Australia
PekerjaanPolitisi pengusaha
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Mori Hanafi (lahir 30 Juli 1970) adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia yang menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB periode (2014-2022) kemudian menjadi anggota DPR RI di Komisi V periode (2024-2029). Ia lulusan sebuah perguruan tinggi di Jakarta kemudian dilanjutkan di Australia dan berasal dari Partai Gerindra sebelum akhirnya berlabuh ke Partai Nasdem. Meskipun kalah dalam Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2018, ia masih dipercayakan untuk meperebutkan kursi DPRD Provinsi NTB dan menjadi wakil ketua DPRD NTB dalam pemilihan umum legislatif Indonesia 2019.[1]

Latar Belakang

Mori Hanafi adalah putra kedua dari pasangan Marwan Saridjo, yang sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag) dan Kultsum binti HM Said. Orangtuanya berasal dari Desa Ngali, Kabupaten Bima. Mori Hanafi merupakan lulusan S1 Ekonomi dari Universitas Pancasila, Jakarta tahun 1994. Ia berhasil menyelesaikan S2 dalam jurusan Manajemen Ilmu Perdagangan Internasional pada 1996 di University of Wolongong New South Wales Australia. Ia sempat menjabat sebagai Ketua Senat Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Pancasila periode 1993-1994 dan menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Pancasila periode 2026-2030. Ia mengawali kariernya dalam bidang politik pada tahun 1999 saat terpilih sebagai anggota DPRD NTB dan kembali terpilih untuk kali kedua pada tahun 2014 dan diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD.[2]

Referensi

  1. ^ "Ketiga Kalinya, Mori Hanafi DiprediksiLolos ke Udayana". Garda Asakota.
  2. ^ "Mengenal Mori Hanafi, Keturunan Ulama – Ulama Besar Bima yang Lebih Memilih Politik daripada Bisnis". Kabar NTB.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.