Museum Betawi

Museum Betawi
Tampak muka pintu masuk gedung Museum Betawi
Didirikan30 Juli 2017
LokasiJl. Moh. Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Koordinat6°20′18″S 106°49′30″E / 6.338308654917041°S 106.82498519698987°E / -6.338308654917041; 106.82498519698987
JenisMuseum khusus
Situs webSitus resmi Museum Betawi
Museum Betawi di Setu Babakan, Jakarta Selatan

Museum Betawi atau Museum Betawi Setu Babakan adalah museum yang terletak di Jl. RM Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.[1][2] Museum ini menampilkan koleksi terkait kegiatan yang dilakukan oleh Suku Betawi.

Sejarah

Museum ini dibangun selama tiga sejak tahun 2012 hingga 2015 yang pada awalnya diperuntukkan sebagai unit pengelola kawasan Perkampungan Budaya Betawi.[3] Pada 30 Juli 2017, museum dibuka secara resmi dan dibuka untuk kunjungan umum pada pelaksanaan Lebaran Betawi ke-11 yang dihadiri oleh Joko Widodo.[4] Pada awal pembukaan, hanya ada satu ruangan yang tersedia dan memamerkan koleksi pinjaman dari beragam museum seperti, Museum Fatahillah, Gedung Mohammad Hoesni Thamrin, Museum Tekstil, Museum Wayang dan Museum Bahari. Kemudian, pada tahun 2018, ruang pamer diperluas menjadi dua lantai, dengan lantai 1 dan lantai 3 bangunan dipergunakan sebagai museum, sedangkan lantai 2 bangunan masih digunakan sebagai kantor. Pada akhirnya, seluruh bangunan dari lantai 1 sampai 3 difungsikan sepenuhnya sebagai ruangan pameran untuk museum pada tahun 2020.[5] Pada tanggal 11 Januari 2022, Museum Betawi terdaftar secara resmi dan masuk ke dalam data yang disusun oleh Direktorat Pelindungan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.[6]

Koleksi dan bentuk bangunan

Bangunan tiga lantai ini berada di sebuah lokasi dengan luas 3.2 hektar.[7] Tiga lantai ini terdiri dari beragam koleksi. Lantai ini terdiri atas dua galeri, yaitu galeri 8 ikon budaya Betawi dan galeri pengantin budaya Betawi. Galeri ikon pada lantai pertama menampilkan rumah kebaya (rumah adat Betawi) dengan ornamen gigi balang, serta kembang kelapa warna warni yang menjadi hiasan pada ondel-ondel dan pakaian pengantin Betawi. Ada pula baju Abang dan None, kebaya serta baju Sadariah.[8] Selain pakaian, makanan juga menjadi ikon yaitu kerak telor dan bir pletok. Batik betawi didentik dengan warna cerah seperti kebaya kerancang dan baju sadariah yang dipakai oleh laki-laki yang biasanya digunakan bersama dengan peci dan kain cukin. Galeri pengantin Betawi menyajikan segala perlengkapan penganti seperti pakaian pengantin serta hantaran, peralatan musik serta roti buaya.[9] Lantai dua terdiri dari galeri rumah orang betawi berisi beragam perabot rumah khas Betawi, seperti kukusan, alu, pane (bakul nasi kayu), meja kanjengan, dan sepeda ontel. Lalu, lantai tiga adalah galeri komedi betawi yang menyajikan alat musik khas Betawi dan potret para seniman Betawi, seperti Benyamin Sueb dan Mpok Nori.[10][11]

Akses gratis

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan layanan masuk museum secara gratis bagi warga dengan tiga kategori, yakni penyandang disabilitas, lanjut usia dan peserta didik penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang berlaku mulai 20 Januari 2017. [12]

Referensi

  1. ^ "Melihat Lebih Dekat Budaya Betawi Lewat Museum Betawi Setu Babakan". Direktorat SMP. 2023-02-14. Diakses tanggal 2024-05-22.
  2. ^ Fadilah, Raihan (2025-03-11). "15 rekomendasi museum di Jakarta untuk study tour". Antara News. Diakses tanggal 2025-05-28.
  3. ^ Badai, Thoudy (2024-05-19). Aidilla, Tahta (ed.). "Liburan Kunjungi Museum Betawi di Jagakarsa". Republika Online. Diakses tanggal 2024-05-25.
  4. ^ Fauzi, Ahmad (12 Februari 2024). Sasongko, Agung (ed.). "Jelajah Budaya Jakarta di Museum Betawi". Republika Online. Diakses tanggal 2024-05-25.
  5. ^ "Museum Betawi". Sistem Registrasi Nasional Museum Kemdikbud (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-05-25.
  6. ^ Larasati, Citra (2023-02-14). "Wisata Edukasi dan Budaya ke Museum Betawi Setu Babakan, Ini Koleksi-koleksinya". medcom.id. Diakses tanggal 2024-05-25.
  7. ^ Rohaimi, ed. (2022-07-13). "Yuk Mengenal Koleksi Museum Betawi di Setu Babakan". www.tvonenews.com. Diakses tanggal 2024-05-25.
  8. ^ Wanadriani Santosa, Lia (2024-07-31). "Museum Betawi pamerkan baju Betawi yang bisa dijajal oleh pengunjung". Antara News. Diakses tanggal 2025-05-28.
  9. ^ Chaniago, Suci Wulandari Putri (2024-01-03). Agmasari, Silvita (ed.). "Wisata ke Museum Betawi, Cocok untuk Pencinta Barang Antik Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-05-25.
  10. ^ "Koleksi Museum Betawi di Setu Babakan "Open" Partisipasi Tokoh-tokoh Betawi". merdeka.com. 2021-10-21. Diakses tanggal 2024-05-25.
  11. ^ Wanadriani Santosa, Lia (2024-11-08). "DKI ajak orang tua kunjungi Museum Betawi dan Bahari bersama anak". Antara News. Diakses tanggal 2025-05-28.
  12. ^ "Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2017 tentang Layanan Gratis Masuk Taman Margasatwa Ragunan, Tugu Monumen Nasional dan Museum pada Hari Biasa Bagi Masyarakat Tertentu". JDIH - Jakarta. 27 Januari 2017. Diakses tanggal 2025-05-28.

Lihat pula

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.